Kata-kata Erick Thohir Disuruh Mundur dari Jabatan Ketua Umum PSSI

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 05 November 2025 | 20:05 WIB
Kata-kata Erick Thohir Disuruh Mundur dari Jabatan Ketua Umum PSSI
Erick Thohir (PSSI)
baca 10 detik
  • Erick Thohir teguh menolak mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI.

  • Jabatan PSSI adalah amanah dari voters dan juga mandat FIFA.

  • Ia berkomitmen tuntaskan transformasi sepak bola hingga periode 2027.

Suara.com - Desakan publik di media sosial agar Erick Thohir melepaskan posisi pucuk pimpinan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) masih terus bergema.

Namun, mantan pemilik Inter Milan ini dengan tegas menolak tuntutan netizen tersebut, sebab dirinya memandang jabatan itu sebagai sebuah amanah besar, termasuk dari entitas sepak bola global FIFA.

Keterangan ini disampaikan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dalam sebuah diskusi yang ditayangkan di kanal YouTube Bukan Kaleng Kaleng pada Selasa (4/11/2025).

Erick mengakui betul adanya sorotan tajam yang menuntutnya mundur pasca kegagalan Tim Nasional Indonesia melaju ke turnamen akbar Piala Dunia 2026.

Meski demikian, pria yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini bergeming, berpegang teguh bahwa pemilihannya adalah mandat sah dari para pemilik suara PSSI.

"Saya itu kan terpilih atas voters dari daerah, dari klub-klub," kata Erick Thohir, menekankan dasar legalitas kepemimpinannya.

Dia menyatakan bahwa tidak hanya voters di tingkat domestik, tetapi juga ada mandat signifikan dari FIFA terkait upaya perbaikan menyeluruh (transformasi) persepakbolaan nasional.

Sebagai informasi, Erick Thohir mulai menjabat sebagai Ketua Umum PSSI setelah tragedi memilukan Kanjuruhan, menggantikan kepemimpinan Mochamad Iriawan sebelumnya.

Periode kepemimpinan Erick Thohir ditetapkan akan berlangsung hingga 2027, tahun di mana akan diadakan pemilihan pengurus baru.

baca juga

Dia menegaskan kewajiban moral untuk menjalankan tanggung jawab ini hingga akhir masa jabatannya.

"Nah, jadi amanah ini ya saya harus pertanggungjawabkan dan jaga, dan itu yang saya bilang, pada 2027 ada pemilihan, silakan saja," ia menambahkan.

Erick meminta kesempatan untuk menuntaskan pekerjaan yang telah dimandatkan, meskipun menyadari adanya banyak kekurangan.

Dia menolak anggapan dirinya merasa selalu benar, sebaliknya mengakui bahwa sebagai manusia banyak kekhilafan.

"Tapi beri kesempatan kita bekerja dengan segala kekurangan kita. Dan saya juga tidak mau misalnya kita selalu benar, ya mana ada sih manusia yang selalu benar. Yang ada banyak salah."

Kontinuitas upaya kerja keras harus dijaga sebagai bentuk pertanggungjawaban atas amanah yang sudah diemban.

"Tetapi kontinuitas kesempatan bekerja kita lakukan dengan kerja keras. Nah, ini yang saya mendapat amanah itu, ya saya coba jaga dan saya terbuka. Nanti 2027 ada pemilihan, silakan saja," imbuhnya.

Lebih lanjut, Erick Thohir menyatakan sikapnya yang sangat terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik konstruktif dari seluruh penggemar sepak bola di Indonesia, termasuk desakan untuk mengundurkan diri.

Menurutnya, kritik yang datang justru menjadi bahan penting untuk mengevaluasi diri.

"Itu justru jadi introspeksi diri dong. Masa itu malah membuat kita keras kepala? Enggak. Justru kita dengar, oh ini salahnya apa ya, oh mungkin ada koreksi yang harus dilakukan. Itu harus kita lakukan," jelasnya.

Kritik publik tidak pernah dianggap sebagai penghalang, melainkan sebagai jalan untuk perbaikan.

Erick Thohir menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah menutup diri, bahkan aktif berkomunikasi dengan berbagai pihak baik di dalam maupun luar negeri.

Pertemuan-pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan kembali rencana strategis PSSI dengan mengadaptasi seluruh masukan dan kritik yang diterima.

"Jadi saya tidak menutup diri. Saya terbuka. Saya bilang, mohon maaf, saya bertemu banyak pihak, tidak hanya di dalam dan di luar negeri, untuk menyusun ulang lagi dengan segala masukan dan kritik itu, dan kembali introspeksi diri juga," pungkasnya.

Komitmen untuk menjaga amanah kepemimpinan ini akan menjadi fokus utama Erick Thohir hingga tahun 2027.

Ia berjanji akan terus bekerja keras dan transparan demi tercapainya cita-cita reformasi sepak bola Indonesia.

Penyusunan ulang kebijakan PSSI akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan seluruh koreksi yang disampaikan oleh pecinta olahraga kulit bundar nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Calon Pelatih Timnas Indonesia Sudah Tersedia, Siapa Saja?

5 Calon Pelatih Timnas Indonesia Sudah Tersedia, Siapa Saja?

Bola | Rabu, 05 November 2025 | 14:00 WIB

Erick Thohir Siap Tinggalkan Kursi Ketua Umum PSSI, tapi...

Erick Thohir Siap Tinggalkan Kursi Ketua Umum PSSI, tapi...

Bola | Rabu, 05 November 2025 | 13:33 WIB

Erick Thohir Menolak Mundur dari Ketum PSSI, Bawa-bawa FIFA

Erick Thohir Menolak Mundur dari Ketum PSSI, Bawa-bawa FIFA

Bola | Rabu, 05 November 2025 | 13:17 WIB

Terkini

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

×