-
Justen Kranthove adalah bek keturunan Indonesia yang bermain untuk AS Trencin.
-
Bek 25 tahun ini pernah menimba ilmu di akademi Leicester City Inggris.
-
Kranthove menjadi pilar pertahanan AS Trencin bersama Marselino Ferdinan.
Di level tersebut, Justen mencatatkan total 15 kali penampilan serta membukukan tiga gol yang cukup produktif untuk seorang bek.
Meskipun harus mengakhiri kontraknya pada akhir musim 2020/2021, pengalaman berharga yang didapat di Inggris menjadi bekal penting dalam karier profesionalnya.
Darah sepak bola mengalir deras dalam diri Justen Kranthove, karena ia adalah putra dari seorang mantan pesepak bola.
Ayahnya, Jerry Kranthove, pernah menjadi striker untuk klub Belanda, Haarlem, di era tahun 1990-an.
Bakat alami dan lingkungan yang mendukung semakin memuluskan jalan Justen di dunia si kulit bundar Eropa.
Kisah Kranthove menambah daftar panjang pemain berdarah Indonesia yang bersinar di kompetisi Eropa, memberikan harapan bagi kemajuan sepak bola nasional.
Kehadirannya di AS Trencin bersama Marselino Ferdinan menciptakan ikatan menarik antara Indonesia dan klub Slovakia tersebut.
Justen Kranthove adalah contoh nyata diaspora Indonesia di kancah sepak bola internasional yang patut dibanggakan.
Kami akan terus memantau perkembangan karier Justen Kranthove bersama AS Trencin di kancah Eropa.
Sebagai informasi, ia berbagi tempat bermain yang sama dengan Marselino, yang memperkuat AS Trencin sebagai pemain pinjaman.
Kranthove menunjukkan bahwa potensi pemain keturunan Indonesia di Eropa memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
“Saya berharap kehadirannya bisa memberikan kontribusi, terutama di lini depan,” ujar Marselino Ferdinan, rekan setim Kranthove, dalam sebuah kesempatan, meskipun Kranthove bermain di lini belakang.