Isu Panas Pelatih Timnas Indonesia Setelah STY dan Patrick Kluivert Digaji Rendah

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 22 November 2025 | 11:03 WIB
Isu Panas Pelatih Timnas Indonesia Setelah STY dan Patrick Kluivert Digaji Rendah
Timnas Indonesia (Antara)
baca 10 detik
  • PSSI punya 5 calon pelatih; wawancara dilakukan pekan depan.

  • Prioritas PSSI adalah kualitas dan karakter, bukan besaran gaji.

  • Pelatih baru diharapkan membawa Timnas Indonesia raih prestasi.

Suara.com - Spekulasi seputar pencarian arsitek baru untuk skuad Garuda sedang ramai diperbincangkan publik. Satu satunya isu gaji pelatih Timnas Indonesia selanjutnya punya gaji lebih rendah dari Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

Kontrak dengan pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert, telah berakhir, namun federasi sepak bola nasional belum mengumumkan penggantinya.

Situasi tersebut menyebabkan Tim Nasional Indonesia harus absen dari agenda FIFA Matchday edisi November 2025.

Absennya Indonesia dari jadwal resmi FIFA ini memicu berbagai pertanyaan, termasuk dugaan adanya upaya mencari pelatih dengan harga kontrak yang lebih terjangkau.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, angkat suara menanggapi isu yang beredar luas ini.

Sumardji menjelaskan bahwa PSSI memiliki perhitungan dan rencana yang terperinci terkait kriteria pelatih yang dicari.

"Semua sudah ada di buku kami, ada di catatan kami. Di situ sudah ada list lengkapnya. Jadi kalau ditanya soal itu, tunggu saja nanti," kata Sumardji kepada awak media.

Ia menekankan bahwa upaya federasi selalu bertujuan untuk memberikan yang terbaik bagi perkembangan sepak bola nasional.

“Kami berusaha, berusaha, PSSI berusaha memberikan yang terbaik,” ujar Sumardji.

baca juga

Pernyataan ini secara implisit menepis anggapan bahwa PSSI berfokus pada pelatih dengan biaya rendah, melainkan pada kualitas terbaik.

PSSI saat ini telah mengantongi daftar berisi lima nama yang menjadi kandidat kuat untuk memimpin Timnas Indonesia.

Sumardji, yang juga menjabat manajer Timnas Indonesia, memilih untuk merahasiakan identitas kelima calon tersebut.

Ia menjelaskan bahwa semua kandidat potensial tersebut saat ini masih terikat perjanjian kerja dengan klub atau tim nasional lain.

“Jadi tidak mungkin kami membuka namanya,” ucap Sumardji.

Tahapan selanjutnya yang akan dilakukan adalah proses wawancara mendalam terhadap daftar pendek calon pelatih tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calon Pelatih Timnas Timur Kapadze: Datang ke Indonesia karena Rahmat dari Allah SWT

Calon Pelatih Timnas Timur Kapadze: Datang ke Indonesia karena Rahmat dari Allah SWT

Bola | Sabtu, 22 November 2025 | 10:49 WIB

Akhrirnya! PSSI Hubungi Timur Kapadze: Mau Melatih Timnas Indonesia?

Akhrirnya! PSSI Hubungi Timur Kapadze: Mau Melatih Timnas Indonesia?

Bola | Sabtu, 22 November 2025 | 10:36 WIB

4 Pelatih Ini Masih Punya Kontrak dengan Klub dan Timnas, Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia?

4 Pelatih Ini Masih Punya Kontrak dengan Klub dan Timnas, Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia?

Bola | Sabtu, 22 November 2025 | 10:23 WIB

Terkini

Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP

Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP

Sumut | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:22 WIB

Femas Yani Arianto, WNI yang Kabur dari Rombongan Wisata di Korsel Diduga Overstay

Femas Yani Arianto, WNI yang Kabur dari Rombongan Wisata di Korsel Diduga Overstay

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:22 WIB

Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta

Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta

Jabar | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:21 WIB

Danantara Asset Management Siap Bawa Eks BRI MI Jadi Perusahaan Investasi Berdaya Saing

Danantara Asset Management Siap Bawa Eks BRI MI Jadi Perusahaan Investasi Berdaya Saing

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:20 WIB

Usut Emas 74 Kg di Sentul, Kejagung Terbitkan Sprindik Baru TPPU Febrie Adriansyah

Usut Emas 74 Kg di Sentul, Kejagung Terbitkan Sprindik Baru TPPU Febrie Adriansyah

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:19 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya? Eks Dirutnya Jadi Tersangka Korupsi

Berapa Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya? Eks Dirutnya Jadi Tersangka Korupsi

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:19 WIB

Bongkar Korupsi Petral Hingga Akar, JAMPER Layangkan 4 Tuntutan Tegas ke Kejagung

Bongkar Korupsi Petral Hingga Akar, JAMPER Layangkan 4 Tuntutan Tegas ke Kejagung

Jabar | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:14 WIB

Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET

Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06 WIB

Terjebak Pregnancy Beauty Standard: Saat Tubuh Ibu Hamil Dijadikan Komoditas Estetika

Terjebak Pregnancy Beauty Standard: Saat Tubuh Ibu Hamil Dijadikan Komoditas Estetika

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:05 WIB

Kemarau Panjang Terjang Bogor, 52 Ribu Warga di 16 Ribu KK Alami Krisis Air Bersih

Kemarau Panjang Terjang Bogor, 52 Ribu Warga di 16 Ribu KK Alami Krisis Air Bersih

Bogor | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03 WIB

×