Timur Kapadze Vs Giovanni van Bronckhorst, Siapa Gaji yang Lebih Besar?

Ronald Seger Prabowo

Selasa, 25 November 2025 | 15:53 WIB
Timur Kapadze Vs Giovanni van Bronckhorst, Siapa Gaji yang Lebih Besar?
Adu gaji dua kandidat pelatih Timnas Indonesia, Timur Kapadze dan Giovanni van Bronckhorst, menjadi sorotan besar publik sepakbola nasional. (Instagram/@uzbekistanfa)
baca 10 detik
  • PSSI mempertimbangkan Timur Kapadze dan Giovanni van Bronckhorst sebagai calon pelatih Timnas Indonesia pengganti Patrick Kluivert.
  • Gaji Timur Kapadze diperkirakan sekitar Rp7,5 miliar per tahun setelah sukses bawa Uzbekistan U-23 ke Olimpiade Paris 2024.
  • Giovanni van Bronckhorst memiliki potensi gaji jauh lebih besar, pernah menerima Rp75 miliar dalam enam bulan di Besiktas.

Suara.com - Adu gaji dua kandidat pelatih Timnas Indonesia, Timur Kapadze dan Giovanni van Bronckhorst, menjadi sorotan besar publik sepakbola nasional. Perbandingannya mencolok, bahkan bak bumi dan langit.

Nama keduanya santer diberitakan masuk dalam daftar incaran PSSI untuk menggantikan Patrick Kluivert.

Posisi pelatih Timnas Indonesia memang masih kosong, dan PSSI disebut sudah mengantongi lima nama calon pelatih baru.

Namun, Ketua BTN Sumardji enggan membocorkan siapa saja kandidat yang tengah didekati.

Meski begitu, rumor kuat menyebut Kapadze dan van Bronckhorst termasuk di dalamnya.

Media Inggris: Giovanni van Bronckhorst Kandidat Kuat Pelatih Timnas Indonesia [Instagram Giovanni van Bronckhorst]
Media Inggris: Giovanni van Bronckhorst Kandidat Kuat Pelatih Timnas Indonesia [Instagram Giovanni van Bronckhorst]

Karena itu, menarik melihat perbandingan gaji kedua sosok ini.

Untuk Timur Kapadze, Federasi Sepakbola Uzbekistan (UFA) tidak pernah merilis resmi honor yang diterimanya.

Namun, sejumlah laporan menyebut gajinya sekitar Rp7,5 miliar per tahun saat menangani Uzbekistan.

Angka ini memang tidak besar untuk level internasional, tetapi prestasinya luar biasa.

baca juga

Kapadze sukses membawa Uzbekistan U-23 lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Ia juga pernah menangani tim senior Uzbekistan sebelum posisinya berubah menjadi asisten usai Fabio Cannavaro datang.

Kapadze kemudian resmi mundur pada 10 November 2025, membuka peluang dilirik PSSI.

Berbanding terbalik, Giovanni van Bronckhorst memiliki gaji jauh lebih tinggi.

Saat melatih Besiktas, ia menerima bayaran 4,5 juta euro atau sekitar Rp75 miliar hanya untuk enam bulan.

Angka itu sudah termasuk pesangon 2 juta euro dan tambahan 1 juta euro untuk staf pelatihnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simon Tahamata dan Komentarnya yang Perkuat Fakta Indonesia Butuh Pelatih Sekarakter STY

Simon Tahamata dan Komentarnya yang Perkuat Fakta Indonesia Butuh Pelatih Sekarakter STY

Your Say | Selasa, 25 November 2025 | 15:46 WIB

Target Medali Perak Timnas Indonesia di SEA Games 2025: Realistis atau Pesimistis?

Target Medali Perak Timnas Indonesia di SEA Games 2025: Realistis atau Pesimistis?

Your Say | Selasa, 25 November 2025 | 15:43 WIB

Giovanni van Bronckhorst Keturunan Mana? Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia

Giovanni van Bronckhorst Keturunan Mana? Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 25 November 2025 | 15:16 WIB

Terkini

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

Perjalanan Menuju 70 Tahun Astra: Pendaftaran Astra Half Marathon 2026 Resmi Dibuka 15 September

Perjalanan Menuju 70 Tahun Astra: Pendaftaran Astra Half Marathon 2026 Resmi Dibuka 15 September

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 21:13 WIB

Bansos Beras 30 Kg Pakai Data Desil Terbaru, Cair Juli-September 2026

Bansos Beras 30 Kg Pakai Data Desil Terbaru, Cair Juli-September 2026

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 21:13 WIB

Usai Digeledah Polda Metro Jaya Terkait Mafia Tanah, Pelayanan BPN Cibinong Kembali Normal

Usai Digeledah Polda Metro Jaya Terkait Mafia Tanah, Pelayanan BPN Cibinong Kembali Normal

Bogor | Kamis, 10 September 2026 | 21:09 WIB

DRed FC Warnai Sepak Bola Surabaya, Bonek: Kami Tidak Akan Mendukung Dua Klub!

DRed FC Warnai Sepak Bola Surabaya, Bonek: Kami Tidak Akan Mendukung Dua Klub!

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 21:09 WIB

LG Bawa Presisi OLED ke TV LCD, MRGB evo AI Dikembangkan dengan Talenta Indonesia

LG Bawa Presisi OLED ke TV LCD, MRGB evo AI Dikembangkan dengan Talenta Indonesia

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 21:08 WIB

BNPB: Water Bombing Tak Berguna Jika Api Karhutla Sudah Membesar

BNPB: Water Bombing Tak Berguna Jika Api Karhutla Sudah Membesar

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:08 WIB

KPK Telusuri Deposito dan Bangunan Milik Eks Kepala Kanwil Pajak Haniv

KPK Telusuri Deposito dan Bangunan Milik Eks Kepala Kanwil Pajak Haniv

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:01 WIB

×