3 Efek Buruk PSSI Tunda Tunjuk Pelatih Baru Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Rabu, 26 November 2025 | 13:53 WIB
3 Efek Buruk PSSI Tunda Tunjuk Pelatih Baru Timnas Indonesia
3 Efek Buruk PSSI Tunda Tunjuk Pelatih Baru Timnas Indonesia. (dok. AFC)
baca 10 detik
  • PSSI menunda penentuan suksesor Patrick Kluivert, mengindikasikan pelatih baru efektif bekerja jelang Maret 2026.
  • Penundaan ini berisiko menghilangkan waktu krusial adaptasi taktik dan pembangunan *chemistry* tim Garuda.
  • Kekosongan pelatih kepala menciptakan ketidakpastian program teknis serta berpotensi mematikan momentum kepercayaan publik.

Suara.com - Pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir yang tak mau buru-buru dalam menentukan siapa suksesor Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, mungkin terdengar bijaksana.

Itu bisa jadi sebuah sinyal bahwa federasi ingin melakukan proses seleksi pelatih baru Timnas Indonesia dengan cermat dan teliti.

Namun, di balik sikap tenang itu, terdapat potensi efek buruk mengancam persiapan skuad Garuda andai PSSI tak kunjung menentukan piliha soal sosok pelatih anyar.

Setelah era Patrick Kluivert berakhir, kursi panas pelatih kepala kini kosong.

PSSI memang mengindikasikan bahwa sang nakhoda baru baru akan benar-benar efektif bekerja jelang agenda internasional pada Maret 2026.

Secara kalender, itu mungkin masuk akal. Tapi dalam realita sepak bola, menunda penunjukan pelatih adalah sebuah perjudian besar.

Ada setidaknya tiga potensi efek buruk yang mengintai jika Timnas Indonesia terlalu lama berada dalam status tanpa pelatih.

1. Hilangnya Waktu Adaptasi yang Krusial

Sepak bola bukanlah ilmu pasti di mana seorang pelatih bisa datang H-1 dan langsung menyulap tim.

baca juga

Seorang pelatih baru butuh waktu. Waktu untuk menanamkan filosofi, waktu untuk mencoba berbagai skema taktik, waktu untuk mengenal karakter setiap pemain, dan yang terpenting, waktu untuk membangun chemistry.

Jika pelatih baru datang terlalu mepet ke bulan Maret, ia tidak akan punya kemewahan itu.

Ia akan dipaksa bekerja dalam mode 'pemadam kebakaran', bukan sebagai 'arsitek'.

Waktu berharga antara sekarang hingga akhir tahun, yang seharusnya bisa digunakan untuk fondasi, akan terbuang percuma.

2. Ketidakpastian

Tanpa pelatih kepala, siapa yang akan memimpin program teknis? Siapa yang akan memantau performa pemain di liga setiap pekannya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata 2 Pemain Abroad Timnas Indonesia Pernah Dilatih Giovanni van Bronckhorst

Ternyata 2 Pemain Abroad Timnas Indonesia Pernah Dilatih Giovanni van Bronckhorst

Bola | Rabu, 26 November 2025 | 13:45 WIB

Giovanni van Bronckhorst Resmi Pelatih Timnas Indonesia? Erick Thohir: Jangan Buru-buru

Giovanni van Bronckhorst Resmi Pelatih Timnas Indonesia? Erick Thohir: Jangan Buru-buru

Bola | Rabu, 26 November 2025 | 13:42 WIB

Exco PSSI Kairul Anwar Maju Pemilihan Ketua Asprov PSSI Jateng, Duel vs Yoyok Sukawi?

Exco PSSI Kairul Anwar Maju Pemilihan Ketua Asprov PSSI Jateng, Duel vs Yoyok Sukawi?

Bola | Rabu, 26 November 2025 | 13:39 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×