- Kobbie Mainoo, gelandang muda MU, setuju pindah Januari 2026 karena menit bermain minim di bawah pelatih Ruben Amorim.
- Napoli menghidupkan minat transfer dengan skema pinjaman opsi beli, terinspirasi kesuksesan eks pemain United lainnya.
- Keputusan Mainoo penting untuk menghidupkan karier demi peluang skuad Inggris Piala Dunia 2026.
Suara.com - Here We Go! Kobbie Mainoo Setuju Hijrah dari MU, Susul Scott McTominay Cs
Gelandang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk pindah pada bursa transfer Januari 2026.
Keputusan ini muncul setelah ia terus tersingkir dari skuad utama di bawah pelatih Ruben Amorim.
Mainoo, lulusan akademi MU yang melejit pada musim 2023/24 di era Erik ten Hag, sempat menjadi salah satu talenta paling menjanjikan Inggris.
Ia bahkan tampil sebagai starter di final Euro 2024 ketika Inggris kalah dari Spanyol, sebuah pencapaian besar di usianya yang baru menginjak 19 tahun kala itu.
Namun, sejak Amorim datang menggantikan Ten Hag pada November lalu, menit bermain Mainoo merosot drastis.
Amorim menilai posisi Mainoo bertabrakan dengan peran Bruno Fernandes, membuat sang gelandang muda hanya menjadi pilihan kesekian.
![Cuma Jadi Ban Serep di MU, Kobbie Mainoo Diincar Trio Raksasa Spanyol [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/10/78073-kobbie-mainoo.jpg)
Musim ini, ia baru tampil sebagai starter satu kali, itu pun dalam kekalahan memalukan Manchester United di Carabao Cup melawan Grimsby Town.
Situasi itu membuat Napoli kembali menghidupkan minat lama mereka.
Baca Juga: Ruben Amorim Dicap Kepala Batu, Legenda Liverpool: Dia Gak Ngerti Cara Bermain
Menurut laporan media Italia, Il Mattino, klub juara Serie A tersebut telah membuka kembali pembicaraan transfer dengan Manchester United dan ingin mengamankan kesepakatan segera setelah jendela transfer dibuka.
Pelatih Napoli, Antonio Conte, disebut sangat terkesan dengan kontribusi para mantan pemain Premier League seperti Scott McTominay dan Rasmus Hojlund—dua eks United yang kini bersinar di Naples.
Mainoo diyakini melihat keberhasilan dua mantan rekannya itu sebagai inspirasi, dan kini ia sangat ingin melanjutkan kariernya di Italia.
Napoli diyakini menawarkan skema pinjaman, dengan opsi beli yang bisa menjadi permanen di akhir musim jika United menerima syarat finansial yang signifikan.
Bagi Mainoo, keputusan ini penting untuk menghidupkan kembali kariernya yang mandek.
Peluang masuk skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia 2026 semakin jauh, sehingga paruh kedua musim menjadi kesempatan terakhir untuk menunjukkan diri.
Di sisi lain, fans Manchester United bereaksi kecewa terhadap kemungkinan kepergian pemain homegrown tersebut.
Mereka menyambut hangat Mainoo ketika ia masuk sebagai pemain pengganti dalam kekalahan 0-1 dari Everton awal pekan ini, tanda bahwa mereka masih sangat menghargai talentanya.
Legenda klub Paul Scholes tak segan menyebut merosotnya menit bermain Mainoo sebagai salah satu hal paling mengecewakan musim ini.
“Dia butuh bermain,” ujar Scholes dilansir dari Metro.uk
“Semua orang tahu kualitasnya. Tapi untuk alasan tertentu, Amorim tidak mempercayainya. Itu membuat frustrasi.”
Nicky Butt, ikon akademi MU lainnya, bahkan menyebut cara Amorim memperlakukan Mainoo sebagai sesuatu yang mengerikan mengingat potensinya.
Manchester United saat ini berada di peringkat 10 Premier League dan tengah mencari konsistensi.
Mainoo berharap masih mendapat kesempatan tampil sebelum keputusannya final, dimulai dari laga melawan Crystal Palace akhir pekan ini.
Kontributor: M.Faqih