-
Timnas U-22 Indonesia dominan atas Myanmar di SEA Games.
-
Indonesia unggul 8 kali menang dari 11 pertemuan sejak 1979.
-
Duel 2025 adalah penentu lolos fase grup krusial bagi Garuda Muda.
Pada perhelatan SEA Games 2013 yang diselenggarakan di Myanmar, Indonesia berhasil membalas kekalahan empat tahun sebelumnya.
Gol tunggal penalti dari Alfin Tuasalamony membawa skuad asuhan Rahmad Darmawan meraih kemenangan dan menggagalkan langkah Myanmar ke semifinal.
Namun, Myanmar kembali membalas kekalahan tersebut dua tahun kemudian, pada SEA Games 2015 yang berlangsung di Singapura.
Timnas Indonesia U-22 harus menyerah dengan skor 2-4, di mana gol Abduh Lestaluhu dan Ahmad Nufiandani tidak mampu menghindarkan dari kekalahan.
Dalam tiga gelaran SEA Games terakhir sebelum edisi 2025, Garuda Muda menunjukkan dominasinya dengan selalu memenangkan pertandingan melawan Myanmar.
Pada semifinal SEA Games 2019, Indonesia berhasil menaklukkan Myanmar dengan skor 4-2.
Kemenangan tersebut tercipta berkat kontribusi gol dari Evan Dimas, Egy Maulana Vikri, dan dua gol dari Osvaldo Haay.
Dua tahun setelahnya, di fase grup SEA Games 2021, Indonesia kembali mencatatkan kemenangan 3-1 atas Myanmar.
Selain Egy, Witan Sulaeman dan Marselino Ferdinan juga turut menyumbangkan gol penting dalam pertandingan tersebut.
Kemenangan terbesar Indonesia atas Myanmar tercatat pada SEA Games 2023, di mana Garuda Muda menang telak 5-0.
Gol Ramadhan Sananta dengan dwi gol, serta sumbangan dari Marselino, Fajar Fathur Rachman, dan Titan Agung memastikan kemenangan telak itu.
Kemenangan terakhir ini menegaskan superioritas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjelang duel krusial di SEA Games 2025.