Lolos ke Babak 16 Besar ACL, Persib Bandung Berpotensi Dapat Sanksi, Kok Bisa?

Ronald Seger Prabowo

Sabtu, 13 Desember 2025 | 18:16 WIB
Lolos ke Babak 16 Besar ACL, Persib Bandung Berpotensi Dapat Sanksi, Kok Bisa?
Persib Bandung berpotensi mendapatkan sanksi, setelah dipastikan lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. (the-afc.com)
baca 10 detik
  • Persib Bandung berpotensi kena sanksi AFC karena penyalaan flare suporter setelah menang 1-0 atas Bangkok United (10/12/2025).
  • Dua kemungkinan sanksi adalah pengurangan kapasitas stadion atau laga 16 besar dimainkan tanpa penonton.
  • Manajemen telah berdiskusi dengan AFC dan kepolisian mengenai dampak sanksi terhadap finansial dan moral tim.

Suara.com - Persib Bandung berpotensi mendapatkan sanksi, setelah dipastikan lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

Pada pertandingan pamungkas Grup G AFC Champions League Two 2025/2026, skuad Maung Bandung berhasil menaklukkan Bangkok United 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (10/12/2025).

Setelah pertandingan berakhir, terjadi penyalaan flare di beberapa sudut tribun. Akibat kejadian itu, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengaku khawatir Persib mendapatkan sanksi.

"Kami memahami bahwa kemarin itu seperti hajatan, jadi kami sangat memahami euforia dan animo Bobotoh," kata Adhitia.

"Namun memang karena kejadian tersebut, ada potensi beberapa potensi (sanksi) yang muncul, ada kekhawatiran lah," ucapnya menambahkan.

Manajemen Persib sudah berkomunikasi dengan AFC, terkait potensi sanksi yang akan didapat Persib pada pertandingan selanjutnya, akibat insiden tersebut.

Menurut Adhitia, ada kemungkinan pada babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 kapasitas Stadion Gelora Bandung Lautan Api akan kembali dikurangi atau bahkan tanpa penonton.

"Semalam kami sudah berdiskusi dengan pihak AFC, ada dua potensi yang muncul, yaitu stadion ditutup 50 persen atau yang paling berat, kita tanpa penonton di 16 besar," ungkapnya.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, jumlah Bobotoh yang datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api terus bertambah, sehingga membuat motivasi pemain semakin meningkat.

baca juga

Manajemen Persib berharap, pada pertandingan selanjutnya di antaranya di babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026, Bobotoh bisa datang dengan jumlah lebih banyak.

"Jujur di tiga match terakhir, Bojan sudah bilang di pertandingan lawan Dewa, Borneo, dan kemarin lawan Bangkok, saya sih bisa bilang gila atmosfer stadion luar biasa, terbaik, dan membuat pemain berlari tanpa henti," ujarnya.

"Di 16 besar, kami sangat membutuhkan dukungan itu. Trafik penonton juga kan naik, dari 19 ribu, 25 ribu, 28 ribu. Harapannya di babak besar bisa sampai 32–35 ribu," katanya.

Melihat meningkatnya jumlah penonton, manajemen Persib sudah menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian dan berharap pada laga selanjutnya kapasitas penonton bisa ditambah lagi.

Namun, dengan adanya potensi sanksi maka pada pertandingan babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 kemungkinan besar kapasitas Stadion dikurangi bahkan tanpa penonton.

"Tim juga sedang komunikasi dengan kepolisian agar stadion bisa dibuka penuh. Tapi dengan ada potensi sanksi, kita jadi bingung. Kalau ditutup setengah, itu berasa loh dari 38 ribu jadi hanya 19 ribu," ujarnya.

"Kalau tanpa penonton, lebih berat lagi. Kerugiannya bukan hanya finansial, tapi moral. Finansial mah sudah lah ga usah dibahas lagi, tapi moral itu yang berpengaruh dengan animo Bobotoh yang lagi hype. Semoga ke depan kita bisa lebih memahami aturan dan menjaga situasi," pungkasnya.

Kontributor : Rahman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lupakan Hasil Fantastis di ACL 2, Thom Haye Tak Sabar Ingin Kalahkan MU

Lupakan Hasil Fantastis di ACL 2, Thom Haye Tak Sabar Ingin Kalahkan MU

Bola | Jum'at, 12 Desember 2025 | 21:59 WIB

Persib Garang di ACL Two, Thom Haye Tegaskan Pangeran Biru Siap Lawan MU

Persib Garang di ACL Two, Thom Haye Tegaskan Pangeran Biru Siap Lawan MU

Bola | Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:59 WIB

Lolos ke 16 Besar, Persib Bandung akan Datangkan Pemain Baru

Lolos ke 16 Besar, Persib Bandung akan Datangkan Pemain Baru

Bola | Jum'at, 12 Desember 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×