Jika John Herdman Resmi Pelatih Timnas Indonesia, Sistem Kepelatihan Jangan Terpisah

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:16 WIB
Jika John Herdman Resmi Pelatih Timnas Indonesia, Sistem Kepelatihan Jangan Terpisah
John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Tunggu Diumumkan [Suara.com]
baca 10 detik
  • Penurunan kualitas permainan Timnas Indonesia di SEA Games 2025 dibandingkan era Gerald Vanenburg.

  • PSSI mempertimbangkan Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman sebagai kandidat kuat pelatih nasional.

  • Pentingnya membangun struktur kepelatihan terpadu dari level junior hingga senior demi kemajuan prestasi.

Suara.com - Performa Timnas Indonesia pada ajang SEA Games 2025 mendapatkan sorotan tajam dari pengamat sepak bola tanah air.

Erwin Fitriansyah selaku pakar sepak bola nasional melihat adanya tren negatif dalam kualitas permainan skuad Merah Putih.

Menurut pengamatannya, daya saing Indonesia saat ini berada di bawah level ketika masih ditangani Gerald Vanenburg.

Kualitas strategi yang ditunjukkan di lapangan dianggap belum mampu menyamai standar permainan pada periode kepelatihan sebelumnya.

“Cara bermainnya lebih meyakinkan ketika ditangani Gerald Vanenburg. Tim bisa menguasai permainan,” kata Erwin dikutip dari keterangan tertulis, Jumat.

Padahal komposisi pemain yang diterjunkan dalam turnamen ini relatif tidak banyak berubah dari skuad yang ada.

Titik lemah yang paling mencolok terlihat pada rendahnya tingkat kreativitas para pemain saat membangun serangan ke lawan.

Selain itu, Erwin juga menekankan adanya masalah pada semangat juang serta konsistensi pemain dalam menjalankan skema pelatih.

Perbedaan mencolok ini menjadi sinyal bahwa ada kendala teknis yang harus segera diselesaikan oleh otoritas sepak bola Indonesia.

baca juga

Ketidakmampuan menjaga ritme permainan membuat timnas kesulitan mendominasi pertandingan seperti yang pernah ditunjukkan pada masa lalu.

Kondisi ini bertepatan dengan momentum PSSI yang sedang melakukan proses seleksi ketat untuk mencari pelatih kepala baru.

Dua sosok pelatih internasional yakni Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman muncul sebagai kandidat kuat pengisi kursi kepemimpinan.

Erwin berharap kehadiran nahkoda baru nanti bisa memberikan perubahan fundamental pada sistem kepelatihan di dalam tubuh federasi.

Pembenahan struktur kepelatihan secara total dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk mengembalikan martabat sepak bola Indonesia di kancah internasional.

Momentum pemilihan ini harus dimanfaatkan untuk menciptakan sistem yang lebih profesional dan terukur di seluruh tingkatan usia.

Fokus utama pelatih baru nantinya diharapkan tidak hanya terpaku pada prestasi instan tim senior semata di kejuaraan.

“Kembali, tugas utama siapa pun pelatih timnas yang akan dipilih PSSI adalah menyiapkan struktur kepelatihan yang terintegrasi dari U-17, U-20, U-23 hingga timnas senior. Bukan model terpisah per tim,” ujar Erwin.

Sistem yang menyatu dari kelompok umur paling bawah hingga senior akan mempermudah proses transisi bakat-bakat muda berbahan lokal.

Pendekatan strategis ini bertujuan agar setiap level tim nasional memiliki satu pedoman dan cara bermain yang selaras.

Tanpa adanya keterkaitan antar level, kebijakan teknis di satu kategori umur tidak akan memberikan dampak bagi kategori lainnya.

Penyelarasan filosofi dan taktik permainan menjadi kunci utama jika Indonesia ingin sejajar dengan negara-negara besar di Asia.

Konsistensi dalam menjalankan strategi jangka panjang akan membantu pemain beradaptasi lebih cepat saat naik ke level senior.

Harapannya, Indonesia tidak hanya mampu berbicara banyak di level regional namun juga kompetitif pada kancah global yang luas.

Daya saing yang tinggi hanya bisa dicapai melalui perencanaan yang matang dan eksekusi taktik yang disiplin di lapangan.

Faktor-faktor krusial inilah yang menurut Erwin harus segera diimplementasikan oleh jajaran pengurus PSSI dan tim pelatih baru.

Di sisi lain, rivalitas di Asia Tenggara semakin memanas setelah Vietnam memastikan diri sebagai juara SEA Games 2025.

Negeri Naga Biru tersebut meraih medali emas usai menumbangkan Thailand dengan skor ketat 3-2 di Stadion Nasional Rajamangala.

Kemenangan dramatis pada hari Rabu tersebut semakin mempertegas status Vietnam sebagai raja sepak bola baru di wilayah ASEAN.

Sebelumnya, Vietnam juga telah mengamankan trofi Piala AFF 2025 yang membuat koleksi gelar mereka semakin lengkap tahun ini.

Dominasi total Vietnam menjadi cermin sekaligus cambuk bagi Indonesia untuk mengevaluasi diri demi mengejar ketertinggalan prestasi yang ada.

Catatan gemilang Vietnam tersebut sebenarnya memberikan pelajaran berharga bagi manajemen tim nasional Indonesia untuk melakukan pembenahan total.

Pada partai final Piala AFF 2025, Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit dan mendominasi jalannya pertandingan yang sangat ketat.

Meskipun saat itu dilatih oleh Gerald Vanenburg, skuad Garuda harus menerima kenyataan pahit kalah dengan skor tipis 0-1.

Kekalahan tipis tersebut menunjukkan bahwa potensi Indonesia sebenarnya sangat besar jika dikelola dengan arahan taktik yang tepat.

Kini, tugas besar menanti PSSI untuk merajut kembali kekuatan sepak bola nasional agar bisa memutus dominasi negara tetangga tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Mulai Terungkap

2 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Mulai Terungkap

Bola | Jum'at, 19 Desember 2025 | 15:45 WIB

Striker Naturalisasi Ini Sebut Prestasi Timnas Indonesia Mundur 10 Langkah

Striker Naturalisasi Ini Sebut Prestasi Timnas Indonesia Mundur 10 Langkah

Bola | Jum'at, 19 Desember 2025 | 15:43 WIB

Erick Thohir Akan Umumkan Pelatih Baru Timnas Indonesia

Erick Thohir Akan Umumkan Pelatih Baru Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 19 Desember 2025 | 15:20 WIB

Terkini

Kabar Duka, Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia

Kabar Duka, Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Apa Itu Mini Velo? Ini 4 Rekomendasi Sepeda Paling Bagus dan Awet untuk Bike To Work

Apa Itu Mini Velo? Ini 4 Rekomendasi Sepeda Paling Bagus dan Awet untuk Bike To Work

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:49 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG

Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?

Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin

Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor

Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:33 WIB

5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama

5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram

Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:23 WIB

CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!

CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel

Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:21 WIB

×