Komdis PSSI: Muhammad Hilmi, Pelaku Tendangan Kung Fu di Liga 4 Layak Dihukum Berat

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 06 Januari 2026 | 11:12 WIB
Komdis PSSI: Muhammad Hilmi, Pelaku Tendangan Kung Fu di Liga 4 Layak Dihukum Berat
Brutal di Liga 4! Muhammad Hilmi Tendang Dada Lawan, PS Putra Jaya Malah Bangga [Instagram PS Putrajaya]
baca 10 detik
  • Pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi, melakukan tendangan brutal ke dada Firman Nugraha (Perseta 1970) pada Liga 4 Jatim, Senin (5/1/2026).
  • Ketua Komdis PSSI, Umar Husein, menegaskan tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi dan menuntut penegakan Kode Disiplin tegas.
  • Komdis PSSI merekomendasikan hukuman terberat bagi pelaku, termasuk potensi larangan bermain sepak bola seumur hidup.

Suara.com - Insiden pelanggaran keras yang terjadi di kompetisi Liga 4 Jawa Timur berbuntut serius.

Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Umar Husein, akhirnya angkat bicara dan menegaskan bahwa tindakan brutal yang dilakukan pemain Putra Jaya Kabupaten Pasuruan, Muhammad Hilmi, tidak bisa ditoleransi.

Peristiwa tersebut terjadi dalam pertandingan Putra Jaya Kabupaten Pasuruan kontra Perseta 1970 Tulungagung yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1/2026) pukul 13.00 WIB.

Laga ini merupakan bagian dari babak 32 besar Grup CC Liga 4 PSSI Jawa Timur. Pada pertandingan itu, Putra Jaya tampil dengan kostum kuning, sedangkan Perseta 1970 mengenakan jersey hijau.

Momen horor terjadi ketika pemain Perseta 1970, Firman Nugraha, berusaha merebut bola. Tanpa diduga, Muhammad Hilmi melakukan tendangan keras yang mengarah langsung ke dada Firman.

Pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi tendang dada pemain Perseta Pasuruan, Firman Nugraha (YouTube PSSI Jawa Timur)
Pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi tendang dada pemain Perseta Pasuruan, Firman Nugraha (YouTube PSSI Jawa Timur)

Kontak brutal tersebut membuat Firman terkapar di lapangan dan harus mendapat penanganan serius.

Wasit yang memimpin pertandingan langsung mengambil keputusan tegas dengan mengeluarkan kartu merah untuk Muhammad Hilmi bernomor punggung 23.

Situasi di lapangan sempat memanas karena pemain Perseta 1970 bereaksi keras atas pelanggaran tersebut.

Demi mencegah bentrokan lebih jauh, rekan setim Putra Jaya segera mengarahkan Hilmi meninggalkan lapangan.

baca juga

Akibat insiden itu, Firman Nugraha harus dilarikan ke rumah sakit untuk memastikan kondisinya aman setelah menerima tendangan berbahaya.

Kejadian ini pun langsung menjadi sorotan publik sepak bola Jawa Timur, terutama terkait jaminan keselamatan pemain di level kompetisi daerah.

“Ya, jadi isu tentang keselamatan atlet ini tidak hanya monopoli keluarga sepak bola. Jadi semua olahraga itu harus menjamin keselamatan atletnya,” kata Umar Husin dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (6/1/2025).

“Jadi pertandingan bisa ditunda, bisa dibatalkan, bisa ditutup kalau mengancam keselamatan atlet dan pihak-pihak yang terlibat,” lanjutnya.

Dalam konteks sepak bola, Umar menegaskan bahwa aspek keselamatan juga diperkuat melalui Kode Disiplin.

Regulasi ini dirancang untuk mencegah terulangnya aksi-aksi brutal di lapangan hijau.

“Turunannya khusus sepak bola itu ada di Kode Disiplin gitu ya. Memang untuk mencegah berulangnya tindakan-tindakan brutal, memang harus ditegakkan secara tegas,” katanya.

“Artinya bagaimana sepak bola itu berkembang dengan sehat, dengan baik, dan tidak merugikan pihak lain."

“Nah, pihak-pihak yang mengancam atmosfer yang sehat ini, yang ini yang mesti ditertibkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Umar juga mengingatkan pentingnya peran panitia disiplin di seluruh level kompetisi. Ia meminta agar tidak ada keraguan dalam menjatuhkan hukuman kepada pelaku pelanggaran keras.

“Kami menghimbau kepada teman-teman yang menjadi Panitia Disiplin atau berperan sebagai Komite Disiplin di semua tingkatan liga untuk tidak ragu-ragu menghukum,” ujarnya.

“Jadi itu penegasannya, agar Komdis di tingkat daerah ataupun Pandis itu bisa bertindak tegas tanpa ragu-ragu,” ia menambahkan.

Terkait langsung dengan kasus Muhammad Hilmi, Umar menilai sanksi berat sangat layak diberikan demi efek jera.

“Terkait kejadian tersebut kami rasa harus dihukum seberat-beratnya, seperti larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Tendangan Kung Fu Muhammad Hilmi di Liga 4 Buka Suara: Dada Masih Sakit dan Nyeri

Korban Tendangan Kung Fu Muhammad Hilmi di Liga 4 Buka Suara: Dada Masih Sakit dan Nyeri

Bola | Senin, 05 Januari 2026 | 21:43 WIB

Brutal di Liga 4! Muhammad Hilmi Tendang Dada Lawan, PS Putra Jaya Malah Bangga

Brutal di Liga 4! Muhammad Hilmi Tendang Dada Lawan, PS Putra Jaya Malah Bangga

Bola | Senin, 05 Januari 2026 | 20:47 WIB

Profil Pemilik Putra Jaya Pasuruan, Klub yang Viral Pemain Tendang Dada Lawan

Profil Pemilik Putra Jaya Pasuruan, Klub yang Viral Pemain Tendang Dada Lawan

Bola | Senin, 05 Januari 2026 | 18:33 WIB

Persija Jakarta Melawan Putusan Komdis PSSI Atas Larangan Bertanding Ryo Matsumura

Persija Jakarta Melawan Putusan Komdis PSSI Atas Larangan Bertanding Ryo Matsumura

Bola | Jum'at, 02 Januari 2026 | 13:05 WIB

PSIM Yogyakarta Kena Denda Komdis PSSI Gara-gara Suporter Tandang di SUGBK

PSIM Yogyakarta Kena Denda Komdis PSSI Gara-gara Suporter Tandang di SUGBK

Bola | Kamis, 04 Desember 2025 | 17:21 WIB

Terkini

Kalah Dramatis dari Argentina, Pelatih Mesir: Francois Letexier Rugikan The Pharaohs

Kalah Dramatis dari Argentina, Pelatih Mesir: Francois Letexier Rugikan The Pharaohs

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ulasan Taktik Cerdas Lionel Scaloni: Perubahan Berani di Babak Kedua Jadi Kunci

Ulasan Taktik Cerdas Lionel Scaloni: Perubahan Berani di Babak Kedua Jadi Kunci

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 03:59 WIB

Presiden Argentina Histeris Lihat Comeback Dramatis Lionel Messi Cs

Presiden Argentina Histeris Lihat Comeback Dramatis Lionel Messi Cs

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 03:52 WIB

Lionel Scaloni Ungkap Dua M yang Bikin Argentina Comeback Kalahkan Mesir

Lionel Scaloni Ungkap Dua M yang Bikin Argentina Comeback Kalahkan Mesir

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 03:25 WIB

Wanita yang Buat Kevin De Bruyne dan Courtois Tak Saling Sapa Lebih dari Satu Dekade

Wanita yang Buat Kevin De Bruyne dan Courtois Tak Saling Sapa Lebih dari Satu Dekade

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13 WIB

Hanya 1 Pemain Brasil yang Berani Pulang Kampung Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Hanya 1 Pemain Brasil yang Berani Pulang Kampung Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 03:03 WIB

Tuding Argentina Menang Dibantu Wasit Francois Letexier, Pemain Mesir Bawa-bawa Tuhan

Tuding Argentina Menang Dibantu Wasit Francois Letexier, Pemain Mesir Bawa-bawa Tuhan

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 02:57 WIB

PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik

PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 02:36 WIB

Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir

Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 01:55 WIB

Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe

Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 01:43 WIB

×