"Ketika bisa menciptakan situasi di mana ada pemain yang berada di ruang bebas untuk mengoper bola, seharusnya cari pemain lain untuk dioper dan masukkan bolanya ke gawang. Namun, kami tidak melakukan itu," tutur dia.
Kondisi permainan mengalami perubahan yang cukup signifikan ketika kedua tim memasuki interval babak kedua di lapangan.
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut mencermati adanya penurunan kualitas permainan yang ditunjukkan oleh armada tempur London Utara.
Konsistensi yang menjadi kekuatan Arsenal seolah menghilang dan para pemain mulai sering melakukan kesalahan mendasar.
Kehilangan penguasaan bola secara mudah menjadi pemandangan yang membuat Arteta harus berpikir keras di pinggir lapangan.
"Saya tidak tahu kenapa bisa begitu. Mungkin karena kelelahan atau apa. Kami tidak bisa menemukan struktur yang tepat untuk menekan lawan. Akan tetapi, setidaknya kami mendapatkan satu poin. Saya juga mengapresiasi tim atas upaya maksimalnya selama periode Natal. Kami kini berada di posisi yang kuat (di klasemen-red)," kata dia.
Kendala kebugaran fisik pemain diduga menjadi salah satu faktor utama menurunnya intensitas tekanan terhadap tim asuhan Liverpool.
Struktur pertahanan dan pola serangan Arsenal tidak lagi terlihat rapi seperti yang mereka tunjukkan pada awal laga.
Meskipun demikian, tambahan satu angka tetap memberikan kontribusi positif bagi perjalanan Arsenal dalam perebutan gelar juara.
Keteguhan mental pemain selama jadwal padat di periode Natal tetap mendapatkan pujian dari sang juru taktik utama.
Hasil seri ini memastikan posisi Arsenal tetap tidak tergoyahkan di puncak klasemen sementara Premier League musim ini.
Meriam London kini mengoleksi total 49 poin yang dikumpulkan dari 21 pertandingan yang telah mereka jalani.
Keunggulan mereka terhadap rival terdekat, Manchester City, masih terjaga dengan selisih jarak sebesar enam poin.
City yang berada di posisi kedua terus membayangi, namun Arsenal masih memegang kendali penuh di sirkuit juara.
Sementara itu, Liverpool yang berhasil mencuri satu poin kini bertengger di peringkat empat besar klasemen sementara.
Tim asuhan Arne Slot tersebut mengumpulkan 35 poin dari jumlah pertandingan yang sama dengan skuad asuhan Mikel Arteta.
Persaingan di zona Liga Champions tetap sengit mengingat selisih poin di papan atas masih tergolong cukup rapat.
Bagi Arsenal, pertandingan melawan Liverpool ini menjadi pengingat bahwa dominasi tanpa gol tidak akan membuahkan kemenangan.
Evaluasi taktik akan segera dilakukan sebelum mereka menghadapi jadwal pertandingan selanjutnya di kompetisi kasta tertinggi Inggris ini.
Fans di Emirates berharap ketajaman lini serang bisa kembali membaik demi menjaga asa meraih trofi di akhir musim.
