John Herdman: Filosofi Saya Sangat Jelas, Bersaing di Panggung Dunia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:31 WIB
John Herdman: Filosofi Saya Sangat Jelas, Bersaing di Panggung Dunia
John Herdman (Suara.com)
baca 10 detik
  • John Herdman mencari pemain keturunan level dunia untuk meningkatkan standar performa Timnas Indonesia.

  • Pelatih baru Garuda berencana mengunjungi Eropa guna memantau pemain bertalenta di liga top.

  • Target utama adalah membawa Indonesia mengukir sejarah baru dengan lolos ke Piala Dunia.

Suara.com - John Herdman sebagai nakhoda anyar menegaskan bahwa komposisi pemain yang ada sekarang masih memerlukan pengembangan.

Pelatih asal Inggris tersebut tidak ingin terpaku hanya pada peninggalan pemain dari periode Patrick Kluivert sebelumnya.

Meskipun sejumlah nama besar tetap dipertahankan, Herdman berkomitmen untuk terus mengeksplorasi potensi pemain keturunan lainnya.

Tujuannya adalah membentuk kesebelasan yang memiliki standar kompetisi papan atas di kancah sepak bola internasional.

Kriteria utama dalam pemilihan pemain di bawah kendali Herdman adalah jam terbang di liga-liga elit.

Ia meyakini bahwa intensitas tinggi dari kompetisi terbaik dunia akan memberikan dampak instan bagi Garuda.

"Ya, saya rasa jika Anda telah melihat perjalanan saya di Kanada bersama tim putra, saya memiliki filosofi yang sangat jelas untuk bersaing di panggung dunia," kata Herdman usai jumpa pers di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Herdman memandang rekam jejak karier seorang atlet profesional sebagai bukti otentik dari kualitas teknis mereka.

Baginya, pemain yang terbiasa menghadapi tekanan taktis di Eropa adalah kebutuhan mendesak bagi perkembangan Indonesia.

baca juga

Filosofi permainan yang diusung Herdman sangat menekankan pada kecerdasan dalam membaca situasi di lapangan hijau.

"Anda membutuhkan pemain level satu, level dua, pemain yang bermain di lima liga teratas di dunia. Anda membutuhkan pemain yang telah mengalami intensitas, kecerdasan taktis sepak bola dunia, sepak bola internasional," lanjutnya.

Indonesia kini berada pada posisi tawar yang menarik bagi para pemain berdarah campuran di luar negeri.

Popularitas sepak bola tanah air menjadi magnet kuat bagi mereka yang ingin memulai karier di level negara.

"Jadi secara konsisten, saya akan selalu merekrut pemain yang kariernya menceritakan kisah terbaik dan karier sepak bola Anda tidak berbohong. Jika Anda adalah pemain top, Anda bermain di level teratas. Dan Indonesia berada pada tahap di mana orang ingin bermain untuk negara ini," tambahnya.

Radar pencarian kini mulai mengarah pada beberapa nama muda yang sedang naik daun di Benua Biru.

Sosok Laurin Ulrich yang kini berseragam klub Jerman, VfB Stuttgart, masuk dalam daftar pantauan tim pelatih.

Selain itu, bek tangguh Sunderland, Jenson Seelt, juga dianggap memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Kedua pemain tersebut dipandang sebagai investasi jangka panjang karena usia mereka yang masih sangat produktif.

John Herdman berencana melakukan pendekatan personal untuk melihat kesungguhan mereka dalam membela panji Merah Putih.

Proses meyakinkan pemain hebat untuk berpindah kewarganegaraan bukanlah sebuah perkara yang mudah bagi seorang pelatih.

"Ya, saya rasa tidak sulit untuk melihat di mana pemain top Anda berada. Anda berusaha membawa pemain terbaik ke negara ini. Meyakinkan para pemain tersebut untuk bermain bagi Indonesia adalah langkah besar," terang Herdman.

Namun, ia sangat optimis karena Indonesia menawarkan peluang bersejarah yang jarang ditemukan di negara lain.

Peluang untuk menjadi generasi pertama yang membawa Garuda ke putaran final Piala Dunia adalah daya tarik utama.

“Karena ada banyak peluang bagi para pemain.Tetapi, saya berpikir ketika para melihat pemain dan melihat gairah ini, peluang ini, peluang untuk menjadi grup pria pertama yang meloloskan suatu negara ke Piala Dunia,” tambahnya.

Herdman memiliki rekam jejak yang terbukti berhasil dalam urusan menaturalisasi pemain berkualitas tinggi sebelumnya.

Ia mengenang keberhasilannya membujuk Stephen Eustaquio untuk pindah dari tim junior Portugal ke tim senior Kanada.

Kisah sukses tersebut akan coba ia replikasi dalam kerja samanya bersama federasi sepak bola Indonesia, PSSI.

Ketekunan dalam memantau bakat menjadi kunci utama untuk menemukan permata tersembunyi yang bisa memperkuat lini pertahanan maupun serang.

“Jadi saya akan menghabiskan waktu saya bersama orang lain di PSSI untuk bekerja dengan tekun mencari pemain terbaik dan berjanji mereka untuk menjadi bagian dari perjalanan ini, yang akan menjadi salah satu kisah terhebat dalam sepak bola dunia,” jelasnya.

Implementasi dari rencana besar ini akan segera diwujudkan dalam perjalanan dinas ke Benua Eropa dalam waktu dekat.

“Pada akhir Januari, awal Februari, saya akan pergi ke Eropa untuk mengamati lingkungan pelatihan mereka, mendengarkan mereka secara langsung, dan mencari pemain lain yang mungkin siap bergabung,” kata Herdman.

Kunjungan langsung ke tempat latihan pemain dimaksudkan agar ia bisa merasakan atmosfer dan karakter asli sang pemain.

Herdman ingin memastikan bahwa setiap pemain baru yang bergabung memiliki visi dan perspektif yang selaras dengan tim.

"Tapi, ini akan sangat sibuk. Ini adalah waktu yang sibuk dan mendengarkan para pemain, memahami perspektif mereka, adalah hal terpenting pada tahap ini," pungkasnya.

Waktu yang tersisa sebelum bulan Maret akan dioptimalkan untuk menyusun kerangka tim yang benar-benar kompetitif.

Tugas berat sudah menanti karena publik sepak bola tanah air menaruh harapan besar pada pundak pelatih baru.

Agenda FIFA Series 2026 akan menjadi panggung pembuktian awal bagi racikan strategi yang disiapkan oleh Herdman.

Dukungan penuh dari PSSI diharapkan mampu memperlancar urusan administrasi para pemain diaspora yang menjadi target utama.

Integrasi antara pemain lokal berkualitas dan diaspora level elit diharapkan menciptakan harmoni permainan yang solid di lapangan.

Transformasi skuad Garuda kini mengarah pada profesionalisme tingkat tinggi seperti yang diterapkan di negara-negara sepak bola maju.

John Herdman percaya bahwa dengan materi pemain yang tepat, Indonesia bukan lagi sekadar pelengkap di kancah Asia.

Setiap langkah yang diambil saat ini merupakan bagian dari cetak biru besar menuju prestasi internasional yang berkelanjutan.

Semangat juang para pemain dan kecerdikan taktis pelatih akan menjadi perpaduan maut dalam setiap pertandingan mendatang.

Kini seluruh mata penggemar sepak bola nasional tertuju pada perkembangan hasil blusukan Herdman di tanah Eropa nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan John Herdman Pro Local Pride di Timnas Indonesia

Alasan John Herdman Pro Local Pride di Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 15 Januari 2026 | 09:43 WIB

Tinggal Pilih Langsung Gas! 3 Calon Asisten Pelatih Lokal untuk John Herdman

Tinggal Pilih Langsung Gas! 3 Calon Asisten Pelatih Lokal untuk John Herdman

Bola | Kamis, 15 Januari 2026 | 09:18 WIB

Ya Allah Kabulkan Doa John Herdman Ini untuk Pemain Lokal Rp 11,30 Miliar

Ya Allah Kabulkan Doa John Herdman Ini untuk Pemain Lokal Rp 11,30 Miliar

Bola | Kamis, 15 Januari 2026 | 09:12 WIB

Terkini

Rp144,82 Miliar Raib, Begini Kronologi Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi

Rp144,82 Miliar Raib, Begini Kronologi Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:06 WIB

Dari Pekerja Migran Indonesia ke Pengusaha, BRI Dampingi Rosyidah Raih Sukses Bersama C'milzea

Dari Pekerja Migran Indonesia ke Pengusaha, BRI Dampingi Rosyidah Raih Sukses Bersama C'milzea

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS

Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS

Jabar | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:01 WIB

Maut Menjemput Usai MPLS: Tabrakan Beruntun 4 Motor Pelajar di Ngawi, Satu Siswa SMK Tewas

Maut Menjemput Usai MPLS: Tabrakan Beruntun 4 Motor Pelajar di Ngawi, Satu Siswa SMK Tewas

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:01 WIB

BRI Peduli Salurkan Ratusan Paket Sembako Lewat Gereja di Sulawesi Utara

BRI Peduli Salurkan Ratusan Paket Sembako Lewat Gereja di Sulawesi Utara

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:59 WIB

Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI

Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:59 WIB

Kasus Suap Ubah Opini WDP ke WTP, Anggota BPK Bobby Tak Banyak Bicara usai Diperiksa KPK

Kasus Suap Ubah Opini WDP ke WTP, Anggota BPK Bobby Tak Banyak Bicara usai Diperiksa KPK

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:58 WIB

BRI Dampingi Rosyidah Wujudkan Mimpi Membangun Usaha Olahan Laut di Pesisir Indramayu

BRI Dampingi Rosyidah Wujudkan Mimpi Membangun Usaha Olahan Laut di Pesisir Indramayu

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:52 WIB

Lampung ke Bandung Kini Sejauh Kedipan Mata: Wings Air Resmi Buka Rute Langsung Tiap Hari

Lampung ke Bandung Kini Sejauh Kedipan Mata: Wings Air Resmi Buka Rute Langsung Tiap Hari

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:51 WIB

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:50 WIB

×