Rekor Pertemuan Indonesia vs Vietnam Jelang Duel Panas di Fase Grup Piala AFF 2026

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:24 WIB
Rekor Pertemuan Indonesia vs Vietnam Jelang Duel Panas di Fase Grup Piala AFF 2026
Pemain Timnas Indonesia Rafael Struick saat berebut bola dengan pemain Vietnam pada matchday ketiga Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (21/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia berada di Grup A Piala AFF 2026 bersama Vietnam dan Singapura.

  • Rekor pertemuan mencatat Indonesia menang 11 kali dan Vietnam menang 9 kali sejak 1991.

  • Indonesia mengincar gelar juara perdana setelah enam kali menjadi runner up di ajang ini.

Suara.com - Persaingan ketat sepak bola Asia Tenggara Piala AFF 2026 kembali memanas setelah hasil pengundian grup turnamen bergengsi dirilis resmi.

Agenda Drawing Piala AFF 2026 baru saja rampung dilaksanakan pada Kamis sore.

Berdasarkan hasil undian tersebut, Timnas Indonesia dipastikan menghuni Grup A bersama beberapa tim kuat lainnya.

Salah satu sorotan utama dalam grup ini adalah pertemuan kembali antara Skuad Garuda dengan rival abadi mereka, Vietnam.

Selain Vietnam, Indonesia juga akan bertarung melawan Singapura, Kamboja, serta pemenang babak playoff antara Brunei atau Timor Leste.

Duel melawan Vietnam selalu menyajikan tensi tinggi mengingat sejarah rivalitas kedua negara yang sangat panjang.

Sejak pertama kali bertemu pada tahun 1991, kedua kesebelasan tercatat sudah saling berhadapan sebanyak 31 kali.

Statistik menunjukkan persaingan yang cukup berimbang dengan catatan 11 kemenangan diraih oleh kubu Indonesia.

Vietnam sendiri berhasil mengoleksi sembilan kemenangan, sementara 11 pertandingan sisa berakhir dengan skor imbang.

baca juga

Pertemuan di panggung Piala AFF mendominasi sejarah panjang bentrokan antara tim Merah Putih dan The Golden Star.

Melihat performa dalam lima laga terakhir, Timnas Indonesia menunjukkan grafik permainan yang lebih unggul dibanding lawannya.

Pasukan Garuda sukses mengamankan tiga kemenangan penting, sedangkan Vietnam hanya mampu mencuri dua kemenangan saja.

Kemenangan krusial Indonesia tersebut didapatkan saat kedua tim bertemu di ajang Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia.

Namun, patut menjadi catatan bahwa dua kekalahan terakhir Indonesia justru terjadi di turnamen Piala AFF sebelumnya.

Data ini menjadi sinyal waspada bagi pelatih agar tidak meremehkan kekuatan Vietnam di kompetisi tingkat regional.

Sejarah prestasi kedua negara di ajang ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok dalam beberapa dekade.

Vietnam tercatat sudah merasakan manisnya gelar juara Piala AFF sebanyak tiga kali sepanjang partisipasi mereka.

Sebaliknya, Timnas Indonesia hingga saat ini masih memburu trofi perdana mereka setelah sering kali gagal di final.

Label runner up abadi melekat pada Indonesia karena sudah enam kali hanya mampu mengakhiri turnamen di posisi kedua.

Turnamen tahun 2026 ini menjadi momentum besar bagi Skuad Garuda untuk mengakhiri puasa gelar internasional mereka.

Meskipun Vietnam menjadi lawan terberat, keberadaan Singapura dan Kamboja di Grup A juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Singapura memiliki sejarah kuat di kompetisi ini, sementara Kamboja terus menunjukkan perkembangan performa yang signifikan setiap tahunnya.

Pemenang dari laga playoff antara Brunei Darussalam dan Timor Leste akan melengkapi daftar penghuni di Grup A.

Format pertandingan yang kompetitif menuntut konsistensi tinggi dari anak asuh Shin Tae-yong sejak laga pembuka penyisihan.

Dukungan penuh dari suporter di tanah air diharapkan mampu membakar semangat pemain saat melakoni laga kandang nanti.

Tensi panas di dalam lapangan seringkali dipicu oleh sejarah panjang pertemuan yang penuh dengan drama dan aksi.

Kutipan tersebut menegaskan kepastian langkah Indonesia dalam memulai kampanye perebutan takhta tertinggi sepak bola di Asia Tenggara.

Fokus utama saat ini adalah mematangkan taktik demi meredam permainan cepat yang menjadi ciri khas tim-tim ASEAN.

Kemenangan atas Vietnam di fase grup akan menjadi kunci penting untuk mengamankan posisi menuju babak semifinal.

Target juara menjadi harga mati bagi seluruh elemen tim demi membanggakan jutaan pecinta sepak bola nasional.

Dengan komposisi pemain yang kini dihuni banyak bakat muda potensial, Indonesia optimistis bisa berbicara banyak.

Pengalaman bertanding di level Asia menjadi modal berharga bagi para pemain untuk menghadapi tekanan di panggung regional.

Setiap laga di Grup A akan dianggap sebagai partai final demi menjaga peluang lolos sebagai juara grup.

Masyarakat kini menanti bagaimana strategi yang akan diterapkan untuk mengatasi perlawanan ketat dari negara-negara tetangga tersebut.

Piala AFF 2026 diprediksi akan menjadi edisi yang paling menarik perhatian sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Vietnam Soroti Reaksi John Herdman yang Kaget Timnas Indonesia Belum Pernah Juara Piala AFF

Media Vietnam Soroti Reaksi John Herdman yang Kaget Timnas Indonesia Belum Pernah Juara Piala AFF

Bola | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00 WIB

Profil Anak John Herdman yang Pernah Bikin Timnas Indonesia U-20Kewalahan

Profil Anak John Herdman yang Pernah Bikin Timnas Indonesia U-20Kewalahan

Bola | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:34 WIB

John Herdman Bakal Tanding Lawan Eks Pelatih Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

John Herdman Bakal Tanding Lawan Eks Pelatih Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bola | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:25 WIB

Terkini

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

×