- Marc Guehi menyelesaikan transfer senilai 20 juta poundsterling ke Manchester City setelah menolak Liverpool dan Arsenal.
- Guehi memilih City karena ingin meraih gelar lagi dan berkembang di lingkungan terbaik asuhan Guardiola.
- Kepindahan ini penting bagi City untuk mengatasi krisis cedera di lini pertahanan utama mereka saat ini.
Suara.com - Marc Guehi resmi menjadi bagian dari Manchester City setelah menuntaskan kepindahan senilai 20 juta poundsterling.
Namun, di balik transfer ini, tersimpan cerita penolakan terhadap dua raksasa Liga Inggris lainnya, Liverpool dan Arsenal.
Marc Guehi yang merupakan kapten di Crystal Palace, telah menjadi properti panas di bursa transfer.
Liverpool nyaris mendapatkannya pada musim panas lalu sebelum kesepakatan itu kandas di menit-menit akhir.
Sementara itu, Arsenal juga menunjukkan minat serius, meskipun dilaporkan memiliki strategi berbeda, yakni menunggu hingga musim panas untuk mendapatkannya secara gratis saat kontraknya habis.
Namun ketika Manchester City datang dengan tawaran konkret, Guehi menegaskan bahwa tidak ada keraguan sedikit pun dalam benaknya.
Bagi bek mantan akademi Chelsea ini, panggilan dari sang juara bertahan adalah sesuatu yang tidak bisa ia tolak.
"Ada banyak pembicaraan dan kehebohan. Tetapi ketika mereka bertanya apakah saya ingin datang ke City, hanya ada satu jawaban," ujar Guehi sebagaimana dikutip dari Metro UK.
Ambisi untuk kembali merasakan gelar menjadi salah satu pendorong utama keputusannya. Guehi ingin menjadi bagian dari mesin pemenang yang telah dibangun Pep Guardiola.
Baca Juga: Marc Guehi Merasa Bangga Resmi Gabung Manchester City
"Saya tahu bagaimana rasanya menang dan saya tidak akan berhenti sampai saya mendapatkan perasaan yang sama," katanya.
"Banyak yang telah dikatakan, tetapi saya akan membiarkan permainan sepak bola saya yang berbicara," imbuh Guehi.
Kedatangan Guehi menjadi angin segar bagi City yang tengah dilanda krisis cedera di lini pertahanan.
Kehilangan John Stones, Josko Gvardiol, dan Ruben Dias membuat Guardiola harus memutar otak, bahkan mengandalkan duo muda Abdukodir Khusanov dan Max Alleyne dalam beberapa laga terakhir.
Bagi Guehi, bergabung dengan City bukan hanya soal trofi, tetapi juga tentang pengembangan diri di lingkungan terbaik.
Ia melihat Etihad Stadium sebagai tempat yang sempurna untuk mencapai level permainan tertinggi.