Real Madrid Gagal Lolos Langsung Liga Champions, Mbappe Sebut Permainan El Real Sangat Memalukan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 29 Januari 2026 | 14:41 WIB
Real Madrid Gagal Lolos Langsung Liga Champions, Mbappe Sebut Permainan El Real Sangat Memalukan
Kylian Mbappe (IG Kylian Mbappe)
  • Real Madrid kalah 2-4 dari Benfica dan gagal masuk posisi delapan besar klasemen.

  • Kylian Mbappe mengkritik keras performa tim yang dianggap tidak memiliki mentalitas sebagai juara.

  • Los Blancos terlempar ke posisi sembilan dan harus melalui babak playoff Liga Champions.

Suara.com - Malam kelam menyelimuti raksasa Liga Spanyol saat melakoni laga pamungkas fase grup di markas Benfica.

Kekalahan telak 2-4 yang diderita Real Madrid menjadi pukulan telak bagi ambisi besar klub tersebut.

Meskipun Kylian Mbappe berhasil menyumbangkan dua gol, performa lini belakang El Real tampak sangat rapuh.

Hasil negatif ini memastikan skuad asuhan Alvaro Arbeloa gagal menembus posisi delapan besar klasemen akhir.

Kekecewaan mendalam terlihat jelas dari raut wajah para pemain setelah peluit panjang dibunyikan wasit.

Mbappe tidak mampu menyembunyikan rasa frustrasinya atas inkonsistensi yang ditunjukkan oleh rekan-rekan setimnya.

Penyerang bernomor punggung sembilan tersebut merasa ada sesuatu yang hilang dari semangat juang timnya.

"Saya tidak punya penjelasan yang jelas mengenai hal ini. Kami tidak memiliki kontinuitas dalam permainan, ini adalah masalah yang harus kami selesaikan. Kami tidak bisa berada di posisi ini setiap hari, ini bukan tim juara," ujar Mbappe seperti dilansir dari Football Espana.

Pernyataan keras ini mencerminkan betapa buruknya koordinasi permainan Madrid saat menghadapi tekanan tuan rumah.

Bagi Mbappe, mencetak gol pribadi tidak ada artinya jika kolektivitas tim hancur di lapangan.

Benfica tampil sangat dominan dan mampu mengeksploitasi setiap celah di barisan pertahanan Los Merengues.

Gol keempat yang bersarang ke gawang Madrid menjadi simbol rapuhnya fokus para pemain di menit akhir.

"Kami bermain buruk. Kemudian kalah 2-3, gol keempat tidak mengubah apa pun, agak memalukan tetapi tidak mengubah apapun. Pekan lalu kami bermain bagus tetapi sekarang tidak, kami harus memiliki kontinuitas," katanya melanjutkan.

Ketidakkonsistenan performa ini menjadi sorotan utama bagi staf pelatih sebelum memasuki fase sistem gugur.

Real Madrid yang biasanya ditakuti di Eropa kini justru terlihat rentan dan mudah kehilangan kendali.

Sebelum pertandingan ini dimulai, Real Madrid sebenarnya berada dalam posisi yang sangat menguntungkan.

Mereka sempat menduduki peringkat ketiga klasemen di bawah bayang-bayang Arsenal dan juga Bayern Munchen.

Namun, kehilangan tiga poin di laga krusial ini membuat posisi mereka merosot tajam secara drastis.

Kini Real Madrid harus puas mengakhiri fase liga dengan menempati peringkat kesembilan secara keseluruhan.

Satu poin saja sebenarnya cukup untuk membuat mereka menyalip posisi Manchester City di zona aman.

Andai laga berakhir imbang, Madrid dipastikan lolos langsung karena unggul produktivitas gol atas City.

Kegagalan ini memaksa tim penguasa Liga Champions tersebut harus menempuh jalur playoff yang lebih berat.

Alvaro Arbeloa kini memiliki beban berat untuk membangkitkan mentalitas juara anak asuhnya yang sedang runtuh.

Statistik menunjukkan bahwa intensitas serangan Madrid menurun drastis pada babak kedua pertandingan melawan Benfica tersebut.

Para pendukung setia Madrid kini menanti perubahan nyata agar kejayaan di Eropa tidak terhenti prematur.

Perjalanan di kompetisi kasta tertinggi Eropa musim ini terbukti jauh lebih kompetitif bagi Los Blancos.

Mbappe menegaskan bahwa tanpa perbaikan mendasar, status tim juara hanyalah sekadar nama tanpa bukti nyata.

Arsenal dan Bayern Munchen sendiri sukses mempertahankan konsistensi mereka dengan finis di posisi dua teratas.

Madrid kini harus bersiap menghadapi lawan-lawan tangguh lainnya untuk memperebutkan tiket tersisa ke 16 besar.

Fokus utama saat ini adalah membenahi stabilitas permainan agar kejadian memalukan di Portugal tidak terulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Real Madrid Dibobol Kiper Benfica di Liga Champions, Pelatih Barcelona Ikut Berkomentar

Real Madrid Dibobol Kiper Benfica di Liga Champions, Pelatih Barcelona Ikut Berkomentar

Bola | Kamis, 29 Januari 2026 | 12:49 WIB

Jose Mourinho Bongkar Strategi Jebloskan Real Madrid ke Playoff Liga Champions

Jose Mourinho Bongkar Strategi Jebloskan Real Madrid ke Playoff Liga Champions

Bola | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:35 WIB

Kiper Benfica Bingung Bisa Bobol Gawang Real Madrid

Kiper Benfica Bingung Bisa Bobol Gawang Real Madrid

Bola | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia

Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:57 WIB

FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih

FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026

Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:38 WIB

Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar

Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:11 WIB

Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala

Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:04 WIB

Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde

Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:58 WIB

Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut

Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:52 WIB

Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026

Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:07 WIB

Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa

Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:00 WIB

3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026

3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 18:10 WIB