- Media Vietnam Soha menyoroti langkah agresif PSSI era John Herdman merekrut empat pemain keturunan Eropa.
- PSSI kini menerapkan proyek naturalisasi lebih terarah, tidak spontan, dengan analisis mendalam terhadap pemain target.
- Empat pemain yang disebut adalah Pascal Struijk, Jenson Seelt, Dean Zandbergen, dan Laurin Ulrich untuk berbagai posisi.
Suara.com - Media Vietnam, Soha menyoroti langkah terbaru Timnas Indonesia di era kepelatihan John Herdman yang dinilai semakin agresif dalam menjaring pemain keturunan dari Eropa.
Dalam laporan khususnya, Soha menilai PSSI kini tengah menyiapkan proyek naturalisasi yang lebih terarah demi memperkuat kualitas skuad Garuda.
Dalam judul laporannya, media Vietnam tersebut menyebut bahwa Indonesia bersiap menambah empat pemain baru melalui jalur naturalisasi.
Kebijakan itu dikaitkan dengan upaya jangka panjang untuk meningkatkan daya saing tim nasional dengan merekrut pemain yang merumput di kompetisi Eropa.
"Bersiap untuk memperkenalkan empat pemain naturalisasi, pelatih baru Indonesia masih melakukan pencarian bakat di Eropa," tulis Soha, dalam tajuk laporannya.
Mereka juga menilai kerja sama PSSI dan John Herdman menunjukkan pola yang lebih serius dibandingkan periode sebelumnya.
Proses naturalisasi kini dianggap tidak lagi bersifat spontan, melainkan melalui tahapan pemantauan dan evaluasi yang lebih terukur.
Media Vietnam ini kemudian mengungkap empat pemain yang disebut-sebut masuk radar Timnas Indonesia.
Nama pertama adalah Pascal Struijk, bek Leeds United yang memiliki darah Indonesia dari pihak ibunya.
Baca Juga: Jairo Riedewald Hidupkan Kembali Kariernya di Sheffield United, Bakal Dibujuk John Herdman?
Pengalaman Struijk bermain di Inggris dinilai dapat memberi dampak besar bagi pertahanan skuad Garuda.
Namun belum lama ini, Struijk juga menegaskan bahwa dirinya menunggu untuk dipanggil Timnas Belanda ketimbang tim Merah Putih.
Nama berikutnya adalah Jenson Seelt, pemain belakang muda milik Wolfsburg. Soha menyebut Seelt memiliki keturunan Maluku dari garis ayahnya dan dipandang sebagai aset potensial untuk sektor pertahanan Timnas Indonesia di masa mendatang.
Dari sektor depan, Dean Zandbergen turut masuk dalam daftar. Penyerang setinggi 188 cm yang membela VVV Venlo itu diketahui memiliki ibu asal Depok, Jawa Barat.
Walau besar di Belanda, kehadiran Zandbergen dinilai bisa menghadirkan alternatif baru dalam skema serangan Indonesia.
Sementara itu, Laurin Ulrich menjadi nama lain yang menarik perhatian. Gelandang FC Magdeburg tersebut pernah mengenakan ban kapten tim nasional junior Jerman dan disebut memiliki hubungan keluarga dengan Indonesia melalui kakeknya.