- Pemain Jerman Leon Goretzka mengkritik Donald Trump yang memicu solidaritas negara Eropa jelang Piala Dunia 2026.
- Beberapa tokoh Eropa, termasuk presiden klub Bundesliga, mendiskusikan opsi boikot Piala Dunia 2026.
- Goretzka optimistis turnamen sepak bola dunia 2026 akan menjadi ajang hebat dan memajukan olahraga tersebut.
Suara.com - Gelandang Bayern Munich dan tim nasional Jerman, Leon Goretzka jadi pemain pertama yang blak-blakan kritik pedas kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjelang Piala Dunia 2026.
Dalam wawancara bersama media ternama Jerman Die Zeit, Goretzka menyatakan bahwa kepemimpinan Trump justru memicu semangat solidaritas di antara negara-negara Eropa yang akan tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
“Donald Trump telah membuat kami merasa bukan hanya sebagai orang Jerman, tetapi juga sebagai orang Eropa,” ujar Goretzka.
Menurut pemain berusia 30 tahun itu, tim-tim Eropa kini datang ke Piala Dunia dengan kepercayaan diri tinggi dan mentalitas unggul dibanding benua lain.
“Negara lain memang sudah berkembang, tetapi dalam pertandingan paling penting di dunia, kami masih berada di depan dibanding benua lain,” tegasnya.
“Eropa tidak tertinggal. Kami justru akan menunjukkan kualitas sebenarnya di lapangan.”
Menjelang turnamen yang akan berlangsung pada 11 Juni–19 Juli 2026, wacana boikot Piala Dunia mulai mengemuka di Eropa.
Presiden klub Bundesliga St Pauli, Oke Gottlich, yang juga menjabat sebagai salah satu wakil presiden federasi sepak bola Jerman, menyatakan bahwa:
“Sudah waktunya untuk serius mempertimbangkan dan mendiskusikan boikot Piala Dunia ini.”
Baca Juga: Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal
Tak hanya itu, mantan Presiden FIFA Sepp Blatter juga ikut bersuara.
Dalam unggahan di platform X, Blatter mengutip pernyataan pakar anti-korupsi asal Swiss, Mark Pieth, yang mengajak publik mempertanyakan legitimasi Piala Dunia 2026.
“Saya pikir Mark Pieth benar untuk mempertanyakan Piala Dunia ini,” tulis Blatter.
Meski menyadari adanya ketegangan politik dan isu global, Goretzka tetap optimistis terhadap kualitas Piala Dunia 2026.
“Saya sadar ada perdebatan politik. Tapi saya tetap percaya ini akan menjadi turnamen yang hebat. Piala Dunia ini akan mengembangkan sepak bola di sana dan meyakinkan banyak orang bahwa sepak bola adalah olahraga yang luar biasa,” ujarnya.
Kontributor: Azka Putra