FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 04 Februari 2026 | 14:57 WIB
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
Sumardji (Suara.com)
baca 10 detik
  • Sumardji dijatuhi skorsing 20 laga karena terbukti melakukan serangan fisik kepada wasit Ma Ning.

  • Selain larangan mendampingi tim, Sumardji didenda Rp324 juta yang wajib dibayar dalam 30 hari.

  • Pelanggaran pasal 14 Kode Disiplin FIFA ini didasarkan pada bukti video dan laporan resmi.

Suara.com - FIFA resmi menjatuhkan sanksi berat kepada Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. Ia dilarang mendampingi Timnas Indonesia dalam 20 pertandingan akibat insiden penyerangan terhadap wasit pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hukuman tersebut diberikan menyusul tindakan agresif Sumardji terhadap wasit asal China, Ma Ning, seusai pertandingan Timnas Indonesia vs Irak pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar 11 Oktober 2025.

Pada laga tersebut, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor 0-1.

Berdasarkan laporan yang diterima Komite Disiplin FIFA, Sumardji dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran berat. Ia disebut menyerang Ma Ning dari belakang hingga sang wasit terjatuh dan kehilangan keseimbangan.

Dalam laporan resmi FIFA dijelaskan bahwa tindakan tersebut baru terhenti setelah Sumardji dipisahkan oleh sejumlah pemain Timnas Indonesia.

Akibat insiden itu, Ma Ning langsung mengacungkan kartu merah kepada Sumardji yang saat itu menjabat sebagai Manajer Timnas Indonesia.

"Dalam konteks ini, Komite mengamati dari bukti yang telah disebutkan di atas bahwa setelah pertandingan, Tergugat (Sumardji) menyerang wasit, dengan menerjangnya dari belakang dan mendorongnya secara agresif dan kasar hingga terlentang, membuatnya kehilangan keseimbangan selama beberapa meter," tulis laporan Komite Disiplin FIFA.

"Sebelum dipisahkan oleh pemain yang mencegah Tergugat melanjutkan serangannya terhadap wasit. Sebagai tanggapan atas serangan tersebut, wasit segera menunjukkan kartu merah kepada Tergugat," sambungnya.

Dalam proses pemeriksaan, FIFA juga menegaskan bahwa Sumardji tidak membantah bukti-bukti yang dikumpulkan oleh pengawas pertandingan, termasuk laporan resmi dan rekaman video.

baca juga

"Tergugat tidak menyangkal bahwa ia menyerang wasit," tulis laporan resmi FIFA.

"Bahkan, Tergugat belum mengajukan posisi atau bukti apa pun untuk membantah laporan petugas pertandingan atau rekaman video (meskipun telah diberi kesempatan untuk melakukannya)," imbuhnya.

Atas perbuatannya, Sumardji dinyatakan melanggar pasal 14 Kode Disiplin FIFA poin I terkait penyerangan terhadap perangkat pertandingan.

Dalam aturan tersebut, pelanggaran semacam ini minimal dapat dijatuhi hukuman larangan mendampingi tim selama 15 pertandingan.

"Sekurang-kurangnya larangan 15 pertandingan atau jangka waktu yang sesuai untuk menyerang petugas pertandingan, termasuk menyikut, meninju, menendang, menggigit, meludah, atau memukul," tulis Kode Disiplin FIFA.

Namun, FIFA memutuskan menjatuhkan hukuman yang lebih berat. Sumardji dilarang mendampingi Timnas Indonesia dalam 20 pertandingan ke depan.

"Tergugat dikenai hukuman skorsing selama dua puluh (20) pertandingan, yang akan dijalani sesuai dengan pasal 69 FDC," tulis keputusan Kode Disiplin FIFA.

Tak hanya itu, Sumardji juga dikenai sanksi finansial berupa denda sebesar 15.000 Swiss Franc atau sekitar Rp324 juta.

FIFA memberikan tenggat waktu 30 hari sejak keputusan dikeluarkan untuk melunasi denda tersebut.

"Pihak Tergugat wajib membayar denda sebesar CHF 15.000. Pihak Tergugat diberikan batas waktu terakhir tiga puluh (30) hari terhitung sejak pemberitahuan keputusan ini untuk membayar denda tersebut.

Setelah batas waktu terakhir tersebut berakhir dan jika terjadi pelanggaran berulang atau kegagalan untuk mematuhi sepenuhnya keputusan dalam jangka waktu yang ditentukan, tindakan tambahan dapat dikenakan oleh Komite Disiplin FIFA," tulis keputusan Komite Disiplin FIFA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman

FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:10 WIB

Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026

Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 02 Februari 2026 | 23:00 WIB

Bertarung di FIFA Series 2026, Indonesia Dipastikan Tak Bisa Dapatkan Poin Maksimal dari Lawannya

Bertarung di FIFA Series 2026, Indonesia Dipastikan Tak Bisa Dapatkan Poin Maksimal dari Lawannya

Your Say | Senin, 02 Februari 2026 | 18:44 WIB

Terkini

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB

Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar

Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:35 WIB

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas

Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera

Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:05 WIB

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:04 WIB

Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T

Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:56 WIB

Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey

Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:36 WIB