Nyali Petinggi Ratchaburi FC Ciut Intip Militansi Bobotoh Jelang Tandang ke Markas Persib Bandung

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Februari 2026 | 17:09 WIB
Nyali Petinggi Ratchaburi FC Ciut Intip Militansi Bobotoh Jelang Tandang ke Markas Persib Bandung
Persib Bandung (Rahman)
baca 10 detik
  • Ratchaburi FC berlakukan status siaga tertinggi bagi suporternya saat bertandang ke markas Persib.

  • Pemicu ketegangan adalah insiden gesekan antarsuporter yang terjadi pada pertemuan leg pertama.

  • Manajemen klub Thailand mengkhawatirkan militansi pendukung Persib saat laga di GBLA mendatang.

Pihak Ratchaburi menyadari betul bagaimana fanatisme luar biasa yang dimiliki oleh pendukung tuan rumah.

Mereka memprediksi atmosfer di Stadion GBLA akan jauh lebih menekan dibandingkan pertandingan sebelumnya.

Ada ketakutan akan adanya aksi balasan dari oknum pendukung tuan rumah akibat insiden sebelumnya.

Oleh karena itu, kewaspadaan mandiri sangat ditekankan kepada seluruh rombongan suporter dari Thailand.

"Pihak klub mengkhawatirkan insiden pada leg pertama dapat menjadi pemicu balasan dari suporter tuan rumah di 'Tanah Air Garuda' yang dikenal memiliki militansi tinggi, sehingga mengimbau para pendukung Thailand untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari segala bentuk konfrontasi demi keselamatan," jelasnya.

Siam Sport memberikan gambaran detail mengenai pemicu keributan yang terjadi di markas Ratchaburi.

Menurut mereka, pendukung tim tamu terus memberikan tekanan verbal yang memancing emosi suporter lokal.

Tindakan tersebut kabarnya dilakukan secara konsisten selama jalannya pertandingan di tribun stadion.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika kedua massa bertemu di akses keluar setelah peluit panjang.

baca juga

"Laporan menyebutkan bahwa pemicu kejadian bermula dari suporter tim tamu yang terus melontarkan provokasi kepada pendukung 'Rajamangkorn' sepanjang 90 menit pertandingan."

Pertemuan dua kelompok suporter tersebut menciptakan suasana yang sangat mencekam bagi siapa pun di sana.

Aksi dorong mendorong sempat terjadi di tengah kerumunan yang emosinya sudah meledak-ledak.

"Seusai laga, kedua kelompok suporter berhadapan di area pintu keluar stadion."

"Yang kemudian memicu adu mulut sengit dan sedikit aksi saling dorong di tengah situasi yang sangat tegang dan berpotensi membesar kapan saja."

Beruntung, respons cepat dari pihak kepolisian setempat mampu meredam amarah kedua kelompok pendukung tersebut.

Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban dengan luka serius akibat peristiwa di Thailand.

"Beruntung, petugas keamanan segera turun tangan untuk meredam keadaan sehingga tidak ada korban luka serius sebelum kedua pihak akhirnya membubarkan diri," jelasnya.

Kini, fokus beralih pada bagaimana prosedur pengamanan yang akan diterapkan di Kota Bandung nanti.

Persib Bandung sendiri dikenal memiliki basis massa yang sangat besar dan sangat loyal.

Pihak keamanan di Indonesia diharapkan mampu memberikan jaminan keselamatan bagi seluruh pihak yang hadir.

Meski situasi memanas, esensi dari sepak bola sebagai pemersatu bangsa harus tetap dijaga.

Para pemain kedua tim diharapkan tetap profesional dan tidak terpengaruh oleh isu di luar lapangan.

Kemenangan Ratchaburi di leg pertama memberikan mereka modal berharga secara teknis di atas rumput.

Namun, dukungan ribuan suporter Persib tentu akan menjadi pemain ke-12 yang sangat menyulitkan tamu.

Diharapkan pertandingan leg kedua nanti dapat berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan keamanan sedikit pun.

Seluruh pecinta sepak bola Asia tentu menantikan duel taktis antara wakil Indonesia dan Thailand ini.

Kedua tim masih memiliki peluang untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka di panggung internasional.

Mari kita nantikan apakah imbauan waspada dari Ratchaburi FC ini akan terbukti atau tidak.

Semoga atmosfer di Stadion GBLA tetap kondusif namun tetap memberikan tekanan mental bagi lawan.

Keamanan suporter adalah prioritas utama di atas hasil akhir sebuah pertandingan sepak bola profesional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debut Mengecewakan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, Bojan Hodak Sindir Level Liga 1

Debut Mengecewakan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, Bojan Hodak Sindir Level Liga 1

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:06 WIB

Bojan Hodak Akui Persib Main Jelek, Leg 2 Berat Kalahkan Ratchaburi FC

Bojan Hodak Akui Persib Main Jelek, Leg 2 Berat Kalahkan Ratchaburi FC

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:03 WIB

Kronologis Bobotoh Provokasi Fans Ratchaburi FC Hingga Nyaris Baku Hantam

Kronologis Bobotoh Provokasi Fans Ratchaburi FC Hingga Nyaris Baku Hantam

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:46 WIB

Terkini

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

×