-
Bali United menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-21 Super League di Stadion Dipta.
-
Kedua tim mengincar kemenangan setelah sama-sama mengalami kekalahan pada pertandingan pekan lalu.
-
Pelatih Johnny Jansen menargetkan poin penuh di kandang untuk mengakhiri tren negatif tim.
Suara.com - Persaingan papan atas Super League 2025/2026 kembali memanas melalui duel klasik antara Bali United kontra Persija Jakarta.
Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar akan menjadi saksi bisu perjuangan kedua tim pada Minggu malam ini.
Laga pekan ke-21 ini menjadi momentum krusial bagi Serdadu Tridatu maupun Macan Kemayoran untuk kembali ke jalur kemenangan.
Kedua kesebelasan sama-sama membawa modal negatif setelah menelan pil pahit pada pertandingan di pekan sebelumnya.
Tuan rumah baru saja dihajar oleh Persebaya Surabaya, sedangkan tim tamu dipaksa menyerah saat menghadapi Arema FC.
Misi Bangkit Bali United di Kandang
Kondisi psikologis skuat asuhan Johnny Jansen saat ini sedang diuji setelah rentetan hasil yang kurang memuaskan.
Klub kebanggaan masyarakat Pulau Dewata ini tercatat sudah tiga kali berturut-turut gagal mengamankan poin maksimal di liga.
Kemenangan terakhir yang mereka rasakan terjadi saat menumbangkan PSM Makassar pada tanggal 9 Januari yang lalu.
Setelah itu, performa Bali United menurun dengan hasil imbang melawan Semen Padang serta kekalahan dari Persik dan Persebaya.
Tiga poin di markas sendiri menjadi harga mati jika mereka ingin tetap bersaing di papan atas klasemen.
Evaluasi Lini Depan Johnny Jansen
Pelatih Johnny Jansen menyoroti efektivitas penyelesaian akhir anak asuhnya yang dianggap masih menjadi kendala utama di lapangan.
Kegagalan memaksimalkan peluang saat bertandang ke markas Persebaya menjadi pelajaran berharga bagi seluruh staf pelatih dan pemain.
Arsitek tim asal Belanda tersebut menegaskan bahwa timnya harus lebih klinis saat sudah berada di area pertahanan lawan.