-
Jordi Amat raih Man of the Match saat Persija menang 1-0 atas Bali United.
-
Perubahan posisi menjadi gelandang menjadi kunci sukses Jordi Amat di Stadion Gianyar.
-
Jordi Amat merasa bangga dan berseloroh ingin berganti posisi secara permanen di tim.
Baginya, kemenangan kolektif jauh lebih berharga dibandingkan sekadar gelar individu yang disematkan kepadanya malam itu.
Dukungan para suporter yang hadir langsung di Gianyar juga menjadi suntikan motivasi tambahan bagi seluruh punggawa Macan Kemayoran.
“Tapi ya, bangga bisa meraih kemenangan. Terima kasih untuk semua rekan setim saya, juga untuk semua pendukung yang datang,” jelasnya.
Pergeseran posisi dari bek tengah menjadi gelandang bertahan ternyata mampu ia jalankan dengan kualitas teknis yang sangat mumpuni.
Fleksibilitas taktik yang ditunjukkan Jordi Amat memberikan dimensi baru bagi skema permainan Persija Jakarta di musim ini.
Kesuksesan menjalankan peran sebagai "metronom" tim membuatnya merasa sangat bangga sekaligus terkejut dengan potensi dirinya sendiri.
Bahkan ia sempat berseloroh mengenai kemungkinan dirinya akan terus menempati posisi barunya tersebut di pertandingan-pertandingan mendatang.
“Gila rasanya bisa memenangkan penghargaan Man of the Match bermain sebagai gelandang. Tapi mungkin saya harus ganti posisi," ucapnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa nyamannya Jordi Amat saat harus berjibaku mengatur ritme permainan dari sektor tengah lapangan.
Ia berharap momentum positif ini bisa terus berlanjut demi membawa Persija Jakarta bersaing di papan atas klasemen liga.
Kemenangan atas Bali United menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Macan Kemayoran untuk menatap laga-laga selanjutnya yang semakin berat.
Kehadiran sosok pemimpin seperti Jordi Amat di lini tengah diyakini akan memberikan stabilitas yang dibutuhkan oleh tim dalam jangka panjang.
Antusiasme tinggi terpancar dari wajahnya saat membahas prospek masa depan tim dalam persaingan ketat di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Jadi, sangat bahagia, sangat senang bisa membantu dan semoga masih banyak lagi yang akan datang,” pungkas eks pemain Johor Darul Ta'zim itu.
Hasil positif di Gianyar ini sekaligus memutus tren negatif dan membuktikan bahwa strategi adaptasi pemain bisa menjadi kunci kemenangan.