Duh, Wasit Akhirnya Ngaku Salah Bikin Keputusan Berujung Barcelona Digilas Girona

Arief Apriadi

Rabu, 25 Februari 2026 | 09:00 WIB
Duh, Wasit Akhirnya Ngaku Salah Bikin Keputusan Berujung Barcelona Digilas Girona
Komite Wasit Spanyol (CTA) akhirnya mengakui gol kemenangan Girona atas Barcelona seharusnya tidak sah. Simak detail kesalahan VAR dalam insiden Jules Kounde di La Liga. [Dok. IG Barcelona]
baca 10 detik
  • CTA mengakui gol Fran Beltrán untuk Girona seharusnya dianulir karena Claudio Echeverri melanggar Jules Koundé sebelum gol tercipta.
  • Federasi Sepak Bola Spanyol menegaskan VAR melakukan kesalahan nyata karena tidak meminta wasit meninjau ulang insiden injakan kaki tersebut.
  • Meski sempat dirugikan, Barcelona saat ini berhasil kembali ke puncak klasemen La Liga mengungguli Real Madrid dengan selisih satu poin.

Suara.com - Komite Wasit Spanyol (CTA) secara mengejutkan mengakui adanya kesalahan fatal dalam pengambilan keputusan saat Barcelona menelan kekalahan pahit dari Girona pekan lalu.

Gol kemenangan Girona yang dicetak oleh Fran Beltrán pada menit ke-86 seharusnya dianulir karena terjadi pelanggaran yang jelas terhadap bek Barcelona, Jules Koundé, dalam proses serangan tersebut.

Pengakuan ini muncul setelah pihak Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) melakukan pengamatan mendalam dan mengonfirmasi bahwa teknologi VAR seharusnya melakukan intervensi untuk membatalkan gol kontroversial di Stadion Montilivi itu.

Otoritas pihak menjelaskan bahwa penyerang Girona, Claudio Echeverri, terbukti menginjak kaki Jules Koundé tepat sebelum memberikan operan yang berujung pada gol penentu kemenangan tersebut.

Meskipun VAR sempat meninjau seluruh fase serangan, namun saat itu justru menganggap kejadian tersebut sebagai kejadian yang masuk dalam ranah interpretasi sehingga gol tetap diizinkan.

Pihak RFEF Merujuk pada 'Aturan 12: Pelanggaran dan Kelakuan Buruk' yang menyatakan bahwa injakan yang ceroboh harus dihukum dengan tendangan bebas dan kartu kuning.

Berdasarkan hasil evaluasi, Echeverri dinilai menggunakan kekuatan berlebihan yang efektif menyingkirkan Jules Koundé dari upaya bertahan.

Pihak otoritas wasit kini menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan sebuah kesalahan yang nyata dan jelas, sehingga wasit di lapangan seharusnya mendapatkan saran untuk mengubah keputusannya.

"Dalam duel satu lawan satu di luar kotak penalti, seorang penyerang Girona menginjak kaki bek Barcelona dengan sepatunya tepat sebelum mengoper bola kepada rekan setimnya," kata RFEF dan CTA.

baca juga

"VAR meninjau seluruh fase penyerangan dan, dengan mempertimbangkan insiden tersebut sebagai sesuatu yang terbuka untuk interpretasi wasit, menegakkan keputusan di lapangan dan mengesahkan gol tersebut.

'Hukum 12: Pelanggaran dan Perilaku Tidak Pantas' menjelaskan bahwa injakan sembrono merupakan pelanggaran dan kartu kuning. Perebutan bola tidak membebaskan pemain dari melakukan pelanggaran."

Barcelona menanggapi pengakuan dosa tim wasit tersebut melalui unggahan di media sosial yang menyiratkan rasa terima kasih sekaligus sindiran halus kepada pihak penyelenggara liga.

"Memiliki kesalahan adalah sebuah langkah besar. Menghindarinya adalah langkah berikutnya," tulis pihak klub melalui akun resmi mereka pada Selasa waktu setempat.

Keresahan kubu Catalan ini sebenarnya sudah memuncak sejak beberapa hari sebelumnya ketika mereka mengirimkan surat protes resmi terkait inkonsistensi penggunaan VAR.

Barcelona sempat merasa dirugikan saat gol Pau Cubarsí dianulir setelah peninjauan VAR selama tujuh menit dalam laga kontra Atlético Madrid di ajang Copa del Rey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga

Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 20:06 WIB

Barcelona Gaet Bintang Muda 16 Tahun dari Norwich City

Barcelona Gaet Bintang Muda 16 Tahun dari Norwich City

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 15:52 WIB

Ngeri! Suporter Napoli Nyaris Tewas Ditikam Istri Gara-Gara Frustasi ke VAR, Kok Bisa?

Ngeri! Suporter Napoli Nyaris Tewas Ditikam Istri Gara-Gara Frustasi ke VAR, Kok Bisa?

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:45 WIB

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%

Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional

Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:20 WIB

×