Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:44 WIB
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
PSM Makassar (Antara)
baca 10 detik
  • PSM Makassar kalah 0-1 dari Persebaya akibat lemahnya penyelesaian akhir meski mendominasi statistik serangan.

  • Pelatih Tomas Trucha menyoroti 40 sentuhan di kotak penalti yang gagal menjadi gol kemenangan.

  • Pemain berjanji tampil lebih energik sejak babak pertama pada laga Liga 1 berikutnya nanti.

Selain itu, total 12 tembakan telah dilepaskan namun tidak satupun yang berhasil menggetarkan jala gawang musuh.

Pelatih menilai ada kesalahan dalam pengambilan keputusan akhir yang dilakukan oleh para pemain saat mendapatkan momentum.

Banyak peluang bersih yang terbuang percuma hanya karena kurangnya ketenangan di depan gawang Persebaya Surabaya semalam.

Fokus perbaikan kini dialihkan sepenuhnya pada bagaimana mempertajam insting gol para penyerang mereka di laga selanjutnya.

“Masalah kami bukan di pertahanan karena kami tidak kebobolan banyak gol. Tantangan terbesar adalah menciptakan peluang bersih dan menyelesaikannya menjadi gol,” ujarnya.

Secara organisasi permainan, lini belakang tim ini sebenarnya sudah menjalankan instruksi dengan cukup sangat baik.

Rendahnya jumlah gol yang bersarang di gawang mereka membuktikan bahwa koordinasi bek berjalan sesuai dengan rencana.

Masalah utama tetap berakar pada transisi positif yang gagal diselesaikan dengan penyelesaian akhir yang mematikan.

Keseimbangan antara bertahan dan menyerang kini menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat bagi jajaran manajemen.

baca juga

Manajemen klub dilaporkan telah bergerak cepat dengan mendatangkan tenaga baru untuk memperkuat kedalaman skuat yang ada.

Kehadiran pemain tambahan ini diharapkan mampu memberikan warna baru dan variasi serangan yang lebih kreatif lagi.

Kini pelatih memiliki fleksibilitas lebih dalam menentukan pilihan pemain jika ada pilar utama yang terpaksa harus absen.

Harapan besar diletakkan pada pundak para pemain baru agar bisa segera beradaptasi dengan atmosfer kompetisi yang ketat.

Sinergi antara manajemen dan tim teknis diharapkan segera membuahkan hasil positif dalam bentuk poin di klasemen.

“Manajemen sudah melakukan segalanya untuk membantu kami, dan sekarang tugas kami adalah mulai meraih poin,” tuturnya.

Di sisi lain, Luka Cumic selaku pemain merasa performa tim pada paruh pertama pertandingan sangat jauh dari harapan.

Kurangnya energi dan tekanan di menit-menit awal membuat lawan lebih leluasa dalam mengendalikan ritme permainan di tengah.

Mereka baru mencoba meningkatkan intensitas serangan secara signifikan ketika memasuki babak kedua namun semuanya sudah terlambat.

Semangat juang yang lebih tinggi menjadi janji para pemain untuk ditebus pada pertandingan-pertandingan yang akan datang nantinya.

“Kami tidak bermain bagus di babak pertama. Kami butuh lebih banyak energi dan tekanan. Di babak kedua kami mencoba mencetak gol dan harus memberikan 100 persen di pertandingan berikutnya,” ujar Cumic.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen tim untuk tidak meremehkan sedikitpun kelengahan di lapangan.

Mentalitas pemenang harus segera dipulihkan agar kepercayaan diri para pemain kembali berada pada level yang tertinggi.

Seluruh tim kini fokus penuh untuk menatap jadwal berikutnya demi mengamankan posisi mereka di papan tengah klasemen.

Kemenangan menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi demi mengobati luka para pendukung akibat kekalahan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil

Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 04:35 WIB

Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar

Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 22:03 WIB

Rekan Lionel Messi Akhirnya Debut! Girang Sentuh Rumput JIS Bareng Persija Jakarta

Rekan Lionel Messi Akhirnya Debut! Girang Sentuh Rumput JIS Bareng Persija Jakarta

Bola | Senin, 23 Februari 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

×