Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 26 Februari 2026 | 07:05 WIB
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
Marc Klok (IG Marc Klok)
baca 10 detik
  • Indonesia resmi menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno.

  • Turnamen ini merupakan ajang debut pelatih baru John Herdman bersama Timnas Indonesia.

  • Marc Klok menyoroti pentingnya adaptasi taktik dan pembangunan chemistry dalam skuad Garuda.

Pemain bernomor punggung 23 ini menilai teknis di lapangan hijau bukan satu-satunya fokus utama saat ini.

Membangun kedekatan antar pemain atau chemistry dianggap jauh lebih krusial dalam masa transisi kepelatihan seperti sekarang.

Turnamen singkat ini menjadi laboratorium eksperimen yang tepat bagi Herdman untuk meramu komposisi tim terbaiknya.

Klok berharap rekan-rekannya mampu memanfaatkan setiap menit bermain untuk memahami keinginan sang nakhoda baru tersebut.

"Jadi, pasti kita mulai dari kosong dan FIFA Match Series itu adalah momentum untuk bangun tim lagi untuk ke depannya, bikin chemistry, dan ya cari momen dan situasi terbaik dengan pelatih yang baru," terangnya.

Langkah awal Indonesia dalam turnamen ini akan dimulai dengan meladeni kekuatan tim dari zona CONCACAF.

Pertandingan perdana melawan St. Kitts and Nevis dijadwalkan mentas pada tanggal 27 Maret 2026 di Jakarta.

Kemenangan dalam laga pembuka ini menjadi harga mati jika Rizky Ridho dan kolega ingin melaju ke final.

Nasib Indonesia di partai puncak akan bergantung pada hasil laga antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon.

baca juga

Jika berhasil mengamankan poin penuh, antusiasme suporter di stadion diprediksi akan semakin bergejolak menuju laga pamungkas.

Terkait peta kekuatan lawan, Marc Klok mengakui masih cukup asing dengan peta kekuatan tim St. Kitts and Nevis.

Meskipun belum mengenal detail gaya main mereka, ia tetap menaruh rasa hormat dan kewaspadaan yang sangat tinggi.

Klok menyadari bahwa setiap negara yang bertanding di level internasional pasti memiliki keunggulan individu yang menonjol.

"Tidak tahu. Saya lihat juga negara itu, tapi saya belum tahu mereka bagus atau tidak. Tapi ya, pasti kalau kita lihat international stage, pasti semua tim punya kualitas individual dan ada Bulgaria juga," ujarnya.

Sikap waspada ini penting agar skuad Garuda tidak meremehkan lawan yang secara peringkat mungkin terlihat di bawah.

Perhatian khusus justru diberikan Marc Klok kepada Timnas Bulgaria yang dianggap sebagai lawan paling kompetitif.

Pengalaman Klok saat berkarier di Liga Bulgaria bersama klub Cherno More pada 2014 menjadi modal informasi berharga.

Ia memahami betul bagaimana karakteristik fisik dan gaya bermain yang biasanya diusung oleh tim-tim dari Eropa Timur.

Budaya sepak bola Bulgaria yang mengandalkan kekuatan fisik menjadi catatan penting bagi lini pertahanan Indonesia nantinya.

Klok memberikan sedikit gambaran mengenai apa yang akan dihadapi oleh rekan-rekannya jika bertemu dengan negara tersebut.

Menurut pandangan pribadinya, Bulgaria memiliki tipikal pemain dengan postur tubuh yang sangat atletis dan menjulang tinggi.

Karakter permainan mereka tidak terlalu rumit dalam hal kombinasi operan pendek namun sangat efektif dalam menyerang.

"Saya cukup lama main di Bulgaria, jadi saya tahu mereka kuat. Postur besar, orang yang tinggi, kuat, main direct football. Tidak terlalu kombinasi, tapi ya lumayan bagus," ungkap Klok.

Gaya main direct football ini berpotensi merepotkan jika koordinasi lini belakang Indonesia belum solid di bawah pelatih baru.

Turnamen FIFA Series ini pun dipastikan menjadi ujian nyata pertama bagi kecerdikan taktik John Herdman di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax

Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:57 WIB

Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax

Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:30 WIB

Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!

Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:22 WIB

Terkini

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

×