10 Pemain Keturunan Indonesia Eropa Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia 2030

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:05 WIB
10 Pemain Keturunan Indonesia Eropa Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia 2030
Daijiro Chirino (IG Daijiro Chirino)
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia membidik pemain diaspora Eropa untuk target Piala Dunia 2030 mendatang.

  • Naturalisasi pemain muda berkualitas menjadi strategi utama PSSI membangun kekuatan jangka panjang.

  • Sebanyak sepuluh pemain keturunan di berbagai posisi berpotensi memperkuat skuad Garuda masa depan.

Tristan Gooijer merupakan pemain bertahan yang saat ini dipinjamkan dari Ajax Amsterdam ke PEC Zwolle.

Fleksibilitasnya dalam bermain sebagai bek sayap maupun bek tengah menjadikannya opsi yang sangat menarik bagi pelatih.

Nama lain yang mencolok adalah Pascal Struijk yang saat ini menjadi bagian penting Leeds United di Inggris.

Pascal Struijk saat ini menjadi bagian penting Leeds United yang bertarung di kasta teratas Liga Inggris.

Posisi bermain pemain berusia 26 tahun tersebut adalah bek tengah yang memiliki kedisiplinan tinggi di lapangan.

Selanjutnya ada Jenson Seelt yang merupakan pemain pinjaman dari klub Inggris Sunderland menuju tim Wolfsburg.

Pemain pinjaman dari Sunderland ke Wolfsburg ini berposisi sebagai bek tengah dan memiliki postur yang ideal.

Sejauh ini, pemain berusia 22 tahun tersebut telah mengemas sembilan penampilan di Bundesliga yang sangat kompetitif.

Untuk posisi gelandang, nama Laurin Ulrich muncul sebagai kandidat kuat untuk mengatur ritme permainan tim nasional.

baca juga

Laurin Ulrich saat ini memperkuat tim kasta kedua Liga Jerman, FC Magdeburg, dengan visi bermain sangat baik.

Ia berposisi sebagai gelandang tengah dan serang sehingga cocok untuk meneruskan peran Thom Haye di masa depan.

Sektor serangan juga memiliki nama Luke Vickery yang kini sedang meniti karier profesional di Benua Kanguru.

Luke Vickery merupakan pemain yang pada musim ini memperkuat tim Liga Australia, Macarthur, sebagai juru gedor.

Ia berposisi sebagai penyerang sayap atau striker yang memiliki kecepatan di atas rata-rata pemain pada umumnya.

Posisi penjaga gawang juga tidak luput dari perhatian dengan munculnya talenta muda berbakat dari Liga Belanda.

Kayne van Oevelen merupakan pemain berposisi kiper yang saat ini memperkuat FC Volendam di kasta tertinggi Belanda.

Ia masih berusia 22 tahun dan menjadi pilihan utama di klub tersebut berkat refleks yang luar biasa.

Selanjutnya ada Mitchell van Rooijen yang memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi berbeda pada lini tengah.

Mitchell van Rooijen saat ini memperkuat tim kasta kedua Liga Belanda, TOP Oss, sebagai pemain kunci mereka.

Pemain berusia 27 tahun tersebut berposisi sebagai gelandang tengah dan bek sayap yang sangat enerjik di lapangan.

Dari kasta kedua Liga Spanyol, terdapat nama Daijiro Chirino yang konsisten menunjukkan performa solid setiap pekan.

Daijiro Chirino merupakan pemain berposisi bek kanan yang memiliki kemampuan bertahan serta membantu serangan dengan baik.

Ia saat ini menjadi andalan klub kasta kedua Liga Spanyol, UD Almeria, dalam upaya promosi ke kasta utama.

Lalu ada Luc Marijnissen yang berkarier di Liga Belgia untuk menambah opsi di jantung pertahanan skuad Garuda.

Luc Marijnissen memperkuat FCV Dender yang saat ini bermain di kasta teratas Liga Belgia dengan performa stabil.

Ia berposisi sebagai bek tengah yang dikenal memiliki ketenangan dalam mematahkan serangan balik lawan yang cepat.

Terakhir, ada nama Jordy Wehrmann yang sudah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia secara langsung melalui kompetisi lokal.

Jordy Wehrmann merupakan pemain yang memperkuat Madura United di Super League dengan kontribusi yang sangat signifikan.

Ia berposisi sebagai gelandang tengah dan bertahan yang bertugas memutus aliran bola lawan sebelum masuk pertahanan.

Dengan deretan nama berbakat ini, jalan menuju prestasi dunia bagi sepak bola Indonesia tampak semakin nyata.

PSSI diharapkan terus bergerak cepat untuk mengamankan jasa para pemain ini demi kejayaan merah putih.

Semangat nasionalisme yang dipadukan dengan kualitas teknik tinggi akan menjadi senjata mematikan bagi Indonesia nantinya.

Seluruh elemen sepak bola nasional kini bersatu demi mewujudkan mimpi melihat Garuda terbang tinggi di internasional.

Sejarah baru siap ditulis oleh generasi emas ini dalam beberapa tahun yang akan datang bagi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax

Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:57 WIB

Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax

Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:30 WIB

Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!

Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:22 WIB

Terkini

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

×