10 Pemain Keturunan Indonesia Eropa Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia 2030

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:05 WIB
10 Pemain Keturunan Indonesia Eropa Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia 2030
Daijiro Chirino (IG Daijiro Chirino)
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia membidik pemain diaspora Eropa untuk target Piala Dunia 2030 mendatang.

  • Naturalisasi pemain muda berkualitas menjadi strategi utama PSSI membangun kekuatan jangka panjang.

  • Sebanyak sepuluh pemain keturunan di berbagai posisi berpotensi memperkuat skuad Garuda masa depan.

Suara.com - Ambisi besar sedang dibangun Timnas Indonesia untuk menembus panggung internasional yang lebih tinggi.

Gelombang pemain keturunan Indonesia yang berkarier di kompetisi elite Eropa kini menjadi tumpuan harapan baru bagi publik tanah air.

Langkah ini diambil guna memastikan skuad Garuda memiliki daya saing yang setara saat berhadapan dengan raksasa Asia.

Keberadaan talenta keturunan diproyeksikan mampu membawa perubahan instan namun berkelanjutan bagi prestasi tim nasional di masa depan.

PSSI kini tidak hanya melihat hasil jangka pendek namun fokus pada visi besar tahun-tahun mendatang.

Target besar telah dicanangkan untuk menghadapi gelaran bergengsi Piala Asia 2027 serta kualifikasi Piala Dunia 2030.

Integrasi antara pemain lokal dan diaspora diharapkan menciptakan harmoni permainan yang jauh lebih solid dan modern.

Kehadiran sosok seperti Jay Idzes dan kawan-kawan sebelumnya telah membuktikan bahwa kualitas tim meningkat secara drastis.

Kini perhatian beralih pada pencarian bakat di sektor pertahanan yang menjadi fondasi utama dalam sebuah pertandingan.

baca juga

Bek dengan jam terbang tinggi di liga top Eropa menjadi prioritas utama untuk menjaga area penalti Garuda.

Selain pertahanan, sektor tengah memerlukan kreator serangan yang memiliki ketahanan fisik luar biasa dalam menjaga tempo.

Pemain yang terbiasa dengan intensitas tinggi di kompetisi Eropa diyakini mampu memperbaiki kualitas distribusi bola nasional.

Sektor depan juga menjadi sorotan utama karena Indonesia membutuhkan penyerang yang memiliki insting gol sangat tajam.

Beberapa nama muda yang menimba ilmu di akademi elite luar negeri mulai masuk dalam radar pantauan tim kepelatihan.

Kombinasi pengalaman dan jiwa muda pemain tersebut akan menjadi modal berharga bagi masa depan Timnas Indonesia.

Tristan Gooijer merupakan pemain bertahan yang saat ini dipinjamkan dari Ajax Amsterdam ke PEC Zwolle.

Fleksibilitasnya dalam bermain sebagai bek sayap maupun bek tengah menjadikannya opsi yang sangat menarik bagi pelatih.

Nama lain yang mencolok adalah Pascal Struijk yang saat ini menjadi bagian penting Leeds United di Inggris.

Pascal Struijk saat ini menjadi bagian penting Leeds United yang bertarung di kasta teratas Liga Inggris.

Posisi bermain pemain berusia 26 tahun tersebut adalah bek tengah yang memiliki kedisiplinan tinggi di lapangan.

Selanjutnya ada Jenson Seelt yang merupakan pemain pinjaman dari klub Inggris Sunderland menuju tim Wolfsburg.

Pemain pinjaman dari Sunderland ke Wolfsburg ini berposisi sebagai bek tengah dan memiliki postur yang ideal.

Sejauh ini, pemain berusia 22 tahun tersebut telah mengemas sembilan penampilan di Bundesliga yang sangat kompetitif.

Untuk posisi gelandang, nama Laurin Ulrich muncul sebagai kandidat kuat untuk mengatur ritme permainan tim nasional.

Laurin Ulrich saat ini memperkuat tim kasta kedua Liga Jerman, FC Magdeburg, dengan visi bermain sangat baik.

Ia berposisi sebagai gelandang tengah dan serang sehingga cocok untuk meneruskan peran Thom Haye di masa depan.

Sektor serangan juga memiliki nama Luke Vickery yang kini sedang meniti karier profesional di Benua Kanguru.

Luke Vickery merupakan pemain yang pada musim ini memperkuat tim Liga Australia, Macarthur, sebagai juru gedor.

Ia berposisi sebagai penyerang sayap atau striker yang memiliki kecepatan di atas rata-rata pemain pada umumnya.

Posisi penjaga gawang juga tidak luput dari perhatian dengan munculnya talenta muda berbakat dari Liga Belanda.

Kayne van Oevelen merupakan pemain berposisi kiper yang saat ini memperkuat FC Volendam di kasta tertinggi Belanda.

Ia masih berusia 22 tahun dan menjadi pilihan utama di klub tersebut berkat refleks yang luar biasa.

Selanjutnya ada Mitchell van Rooijen yang memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi berbeda pada lini tengah.

Mitchell van Rooijen saat ini memperkuat tim kasta kedua Liga Belanda, TOP Oss, sebagai pemain kunci mereka.

Pemain berusia 27 tahun tersebut berposisi sebagai gelandang tengah dan bek sayap yang sangat enerjik di lapangan.

Dari kasta kedua Liga Spanyol, terdapat nama Daijiro Chirino yang konsisten menunjukkan performa solid setiap pekan.

Daijiro Chirino merupakan pemain berposisi bek kanan yang memiliki kemampuan bertahan serta membantu serangan dengan baik.

Ia saat ini menjadi andalan klub kasta kedua Liga Spanyol, UD Almeria, dalam upaya promosi ke kasta utama.

Lalu ada Luc Marijnissen yang berkarier di Liga Belgia untuk menambah opsi di jantung pertahanan skuad Garuda.

Luc Marijnissen memperkuat FCV Dender yang saat ini bermain di kasta teratas Liga Belgia dengan performa stabil.

Ia berposisi sebagai bek tengah yang dikenal memiliki ketenangan dalam mematahkan serangan balik lawan yang cepat.

Terakhir, ada nama Jordy Wehrmann yang sudah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia secara langsung melalui kompetisi lokal.

Jordy Wehrmann merupakan pemain yang memperkuat Madura United di Super League dengan kontribusi yang sangat signifikan.

Ia berposisi sebagai gelandang tengah dan bertahan yang bertugas memutus aliran bola lawan sebelum masuk pertahanan.

Dengan deretan nama berbakat ini, jalan menuju prestasi dunia bagi sepak bola Indonesia tampak semakin nyata.

PSSI diharapkan terus bergerak cepat untuk mengamankan jasa para pemain ini demi kejayaan merah putih.

Semangat nasionalisme yang dipadukan dengan kualitas teknik tinggi akan menjadi senjata mematikan bagi Indonesia nantinya.

Seluruh elemen sepak bola nasional kini bersatu demi mewujudkan mimpi melihat Garuda terbang tinggi di internasional.

Sejarah baru siap ditulis oleh generasi emas ini dalam beberapa tahun yang akan datang bagi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax

Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:57 WIB

Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax

Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:30 WIB

Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!

Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:22 WIB

Terkini

15 Contoh Soal Rata-Rata, Modus, dan Median Kelas 6 SD Lengkap dengan Pembahasan

15 Contoh Soal Rata-Rata, Modus, dan Median Kelas 6 SD Lengkap dengan Pembahasan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 10:11 WIB

Apa Keunggulan Teknologi yang Digunakan pada Sepatu New Balance 530 Dibandingkan dengan Model Lain?

Apa Keunggulan Teknologi yang Digunakan pada Sepatu New Balance 530 Dibandingkan dengan Model Lain?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:10 WIB

Kepergok Kuasai 4 Mobil Mewah, Anggota DPRD Bantaeng Dilaporkan ke Polisi

Kepergok Kuasai 4 Mobil Mewah, Anggota DPRD Bantaeng Dilaporkan ke Polisi

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 10:09 WIB

Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8

Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 10:01 WIB

Harga Emas Global Naik, HPE Emas Kembali Melonjak pada Paruh Kedua September

Harga Emas Global Naik, HPE Emas Kembali Melonjak pada Paruh Kedua September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:01 WIB

Review Serial The Gentlemen Season 2: Pengkhianatan Berdarah Keluarga Glass

Review Serial The Gentlemen Season 2: Pengkhianatan Berdarah Keluarga Glass

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:00 WIB

Viral Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak

Viral Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 09:56 WIB

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

×