Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:22 WIB
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
Perjalanan jauh Selandia Baru dan Austrlia menuju panggung Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat [Suara.coim]
baca 10 detik
  • FIFA memantau keamanan timnas Iran di Piala Dunia 2026 pasca serangan rudal Amerika Serikat.

  • Nasib Iran di Grup G masih belum berubah meski tensi militer kedua negara memanas.

  • Sekjen FIFA Mattias Grafstrom menegaskan perlunya kajian mendalam sebelum mengambil keputusan terkait turnamen.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, akhirnya memberikan keterangan resmi mengenai posisi federasi saat ini.

Keterangan tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri agenda tahunan IFAB yang berlangsung di Cardiff, Wales.

Grafstrom menegaskan bahwa otoritas sepak bola tertinggi masih melakukan peninjauan mendalam terhadap eskalasi yang ada.

Beliau mengaku sudah mengantongi informasi terkait laporan penyerangan tersebut sejak pagi hari sebelum rapat dimulai.

Pihak FIFA saat ini belum mau terburu-buru dalam mengambil keputusan strategis terkait status kepesertaan negara terkait.

“Saya membaca berita tentang Iran pagi ini seperti Anda semua,” ujar Grafstrom secara transparan kepada media.

Pihak internal federasi dikabarkan telah menggelar diskusi khusus untuk membedah potensi risiko keamanan di masa depan.

“Kami telah mengadakan pertemuan dan saat ini masih terlalu dini untuk memberikan komentar lebih rinci,” tambah Grafstrom.

FIFA menegaskan komitmennya untuk tidak abai terhadap isu kemanusiaan dan keamanan global yang sedang berkembang.

baca juga

“Namun kami akan terus memantau perkembangan semua isu yang terjadi di berbagai belahan dunia," tutupnya dalam laporan ESPN.

Hingga detik ini, belum ada sinyal bahwa FIFA akan mendiskualifikasi atau mengubah status partisipasi Iran.

Federasi memilih untuk tetap konsisten mengikuti arus informasi dan perkembangan situasi di lapangan secara objektif.

Namun, publik kembali menyoroti kedekatan antara pimpinan FIFA dan kepala negara Amerika Serikat tersebut.

Perlu diingat bahwa Presiden FIFA Gianni Infantino pernah memberikan apresiasi khusus kepada Donald Trump tahun lalu.

Penghargaan bertajuk “FIFA Peace Prize” tersebut diserahkan langsung kepada Trump pada bulan Desember silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?

Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 00:37 WIB

Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Sport | Minggu, 01 Maret 2026 | 00:04 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×