-
Ralf Rangnick menargetkan tim nasional Austria melaju jauh melampaui pencapaian babak 16 besar Euro.
-
Sebanyak 26 pemain resmi terpilih memperkuat Austria, termasuk bintang veteran seperti David Alaba.
-
Austria berada di Grup J bersama sang juara bertahan Argentina, Aljazair, dan Jordania.
Suara.com - Ralf Rangnick menetapkan target tinggi bagi Timnas Austria untuk melewati pencapaian babak 16 besar pada kompetisi Eropa tahun lalu. Mantan arsitek taktik Manchester United tersebut optimistis armada Das Team mampu berbicara banyak pada turnamen sepak bola terakbar di dunia tahun ini.
Langkah awal yang krusial telah diambil dengan menyaring performa para pemain sepanjang musim kompetisi domestik. Melalui pertimbangan matang tersebut, nakhoda asal Jerman itu resmi merilis daftar komparatif 26 penggawa pilihan yang siap bertolak menuju turnamen.
Keberadaan para pemain veteran yang merumput di liga-liga top Eropa menjadi pilar utama penyusunan kekuatan ini. Nama-nama besar seperti David Alaba, Marko Arnautovic, Konrad Laimer, Marcel Sabitzer, hingga Kevin Danso kembali mendapat kepercayaan penuh mengisi pos utama.
![Cristiano Ronaldo (tengah) saat masih memperkuat Manchester United bersama Ralf Rangnick (kanan) sebagai pelatih interim klub. [BEN STANSALL / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/06/26/83872-ralf-rangnick-cristiano-ronaldo.jpg)
Rangnick sangat meyakini bahwa kombinasi mental bertanding dan kematangan taktis skuad bentukannya akan menjadi pembeda di lapangan. Kesiapan fisik dan kedalaman komposisi pemain ini diyakini mampu meredam agresivitas tim-tim raksasa dunia lainnya.
“Kami ingin melangkah lebih jauh daripada di Euro (2024). Itu berarti bahwa kami ingin maju di grup dan kemudian setidaknya selamat dari pertandingan play-off pertama,” ujar Ralf Rangnick dalam laman resmi federasi sepak bola Austria OFB, Selasa.
Das Team tidak ingin sekadar menjadi tim pelengkap yang gugur prematur dalam turnamen empat tahunan ini. Strategi matang kini tengah digodok berdasarkan rapor penampilan tim pada kejuaraan lintas negara sebelumnya.

Keberanian bermain terbuka dan kedisplinan transisi menjadi fokus utama yang terus dibenahi oleh tim kepelatihan. Langkah ini diambil agar Austria tidak kembali melakukan kesalahan defensif serupa yang merugikan momentum penting mereka.
“Kami ingin menarik kesimpulan yang tepat dari pengalaman di Euro lalu, menunjukkan apa yang ada di tim ini, dan melangkah sejauh mungkin," kata mantan pelatih Manchester United tersebut.
Ujian konsistensi Austria dipastikan langsung mendapat tantangan masif sejak bergulirnya laga-laga di babak awal. Berdasarkan hasil pengundian resmi, armada Das Team dipastikan tergabung dalam jajaran persaingan ketat di Grup J.
Mereka dijadwalkan bakal saling bentrok memperebutkan tiket lolos dengan sang juara bertahan, Argentina. Selain sang jawara dunia, Austria juga wajib mewaspadai kekuatan kolektif dari dua tim kuat lain, yakni Aljazair dan Jordania.
Ambisi besar yang diusung oleh tim nasional Austria ini merupakan respons langsung dari hasil minor pada gelaran Euro 2024. Langkah mereka kala itu terhenti secara dramatis di babak 16 besar, yang kemudian memicu perombakan strategi dari Ralf Rangnick.