3 Panduan Jitu Cetak Gol dari Situasi Bola Mati Ala Arsenal: Inswinger Jadi Kunci

Galih Prasetyo

Rabu, 04 Maret 2026 | 07:00 WIB
3 Panduan Jitu Cetak Gol dari Situasi Bola Mati Ala Arsenal: Inswinger Jadi Kunci
Tren taktik bola mati tengah marak di Premier League 2026. Situasi sepak pojok kini bukan sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk mencetak gol seperti yang ditunjukkan Arsenal. [Instagram]
baca 10 detik
  • Tren taktik bola mati, khususnya sepak pojok, menjadi senjata utama mencetak gol di Premier League 2026.
  • Umpan inswinger cepat dan melengkung menjadi kunci efektif karena mempermudah penyelesaian di kotak penalti.
  • Strategi modern menuntut pemenuhan kotak enam yard dengan pemain duel udara untuk memaksimalkan peluang gol.

Suara.com - Tren taktik bola mati tengah marak di Premier League 2026. Situasi sepak pojok kini bukan sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk mencetak gol seperti yang ditunjukkan Arsenal.

Liverpool, sang juara bertahan, sempat jadi korban tren taktik baru ini. The Reds kesulitan menghadapi lemparan jauh dan sepak pojok.

Anak asuh Arne Slot itu kini pun mulai meniru tren taktik baru tersebut. Liverpool justru tampil ganas lewat skema serupa.

Dalam kemenangan 5-2 atas West Ham United di Anfield, tiga gol lahir dari situasi sepak pojok.

Dominik Szoboszlai, Mohamed Salah, dan Jarrod Bowen sama-sama mengirim umpan inswinger yang berujung gol.

Berikut panduan langkah demi langkah untuk memahami dan memanfaatkan situasi bola mati seperti yang ditunjukkan Arsenal.

Tren taktik bola mati tengah marak di Premier League 2026. Situasi sepak pojok kini bukan sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk mencetak gol seperti yang ditunjukkan Arsenal. [Instagram]
Tren taktik bola mati tengah marak di Premier League 2026. Situasi sepak pojok kini bukan sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk mencetak gol seperti yang ditunjukkan Arsenal. [Instagram]

Tendangan Melengkung Adalah Kunci

Umpan inswinger atau tendangan melengkung kini jadi pilihan utama.

Bola yang langsung mengarah ke gawang membuat sentuhan kecil saja sudah cukup untuk mencetak gol.

baca juga

Dalam kotak penalti yang penuh sesak, penyerang tak perlu sundulan sempurna untuk bisa merobek gawang lawan.

Arah bola yang sejak awal menuju gawang juga mengurangi kebutuhan tenaga besar dalam duel udara.

Ini penting karena banyak pemain kini tak lagi mengambil ancang-ancang panjang dari tepi kotak penalti.

Umpan Cepat Lebih Mematikan

Sepak pojok modern menuntut kecepatan. Umpan yang whipped atau melengkung cepat lebih efektif daripada bola lambung tinggi.

Dengan hingga 10 pemain memenuhi kotak enam yard, ruang gerak sangat terbatas.

Kecepatan bola menciptakan kekacauan, kaki dan kepala bertabrakan, kerap berujung gol atau bahkan gol bunuh diri.

Selain itu, bola cepat lebih sulit diantisipasi kiper. Mereka ragu keluar dari sarang karena risiko tabrakan dan salah timing.

Namun ada pengecualian. Jika skema mengincar sentuhan kedua, bola bisa diarahkan ke tiang jauh untuk disundul kembali ke tengah oleh spesialis duel udara seperti bek Arsenal, William Saliba.

Penuhi Kotak Enam Yard

Taktik lama dengan bek tengah menunggu di luar kotak kini ditinggalkan. Pemain-pemain terbaik dalam duel udara langsung ditempatkan di jantung kerumunan.

Arsenal, Chelsea, dan Liverpool sukses memaksimalkan pendekatan ini. Semakin banyak tubuh di depan gawang, semakin kecil peluang kiper melakukan tangkapan bersih.

Kepadatan ini juga menyulitkan wasit mengidentifikasi pelanggaran kecil. Bahkan dengan VAR, kontak minor sering luput dari hukuman.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadan 2026, Mesut Ozil Perbanyak Tilawah dan Jalankan Pesan Ibunda Bantu Pengungsi

Ramadan 2026, Mesut Ozil Perbanyak Tilawah dan Jalankan Pesan Ibunda Bantu Pengungsi

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:52 WIB

Pasang Alat Peredam Suara di Rumah dan 2 Rahasia Unik di Balik Kegacoran Benjamin Sesko

Pasang Alat Peredam Suara di Rumah dan 2 Rahasia Unik di Balik Kegacoran Benjamin Sesko

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:21 WIB

Bukan Hanya Set Piece! Bedah Taktik Mikel Arteta saat Arsenal Tumbangkan Chelsea

Bukan Hanya Set Piece! Bedah Taktik Mikel Arteta saat Arsenal Tumbangkan Chelsea

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:13 WIB

Manchester City Siapkan Rp1,5 Triliun untuk Tino Livramento

Manchester City Siapkan Rp1,5 Triliun untuk Tino Livramento

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:40 WIB

Riccardo Calafiori Ungkap Keinginan Pulang ke AS Roma

Riccardo Calafiori Ungkap Keinginan Pulang ke AS Roma

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×