-
John Herdman menyiapkan pemain muda berbakat untuk hadapi FIFA Series pada Maret 2026 mendatang.
-
Lima talenta Super League seperti Dony Tri Pamungkas diproyeksikan masuk skuad utama Timnas Indonesia.
-
Timnas Indonesia menargetkan kemenangan atas Saint Nevis and Kitts demi dongkrak posisi peringkat FIFA.
Suara.com - Juru taktik Timnas Indonesia, John Herdman, tengah mempersiapkan komposisi pemain terbaik menjelang turnamen FIFA Series 2026.
Kompetisi prestisius tersebut dijadwalkan bakal bergulir pada akhir bulan ini, mulai 27 hingga 30 Maret 2026.
Langkah awal skuad Garuda dalam ajang ini adalah menghadapi tantangan dari tim Saint Nevis and Kitts.
Apabila meraih hasil positif, Indonesia akan menanti pemenang dari duel antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon.
Ambisi besar diusung oleh pelatih asal Inggris tersebut untuk membawa Indonesia naik kelas dalam tabel peringkat FIFA.
Strategi utama yang kemungkinan diambil adalah dengan mengandalkan energi segar dari talenta muda di kompetisi domestik.
Sederet pemain muda potensial yang merumput di Super League kini menjadi sorotan utama karena performa mereka yang konsisten.
Dony Tri Pamungkas menjadi nama pertama yang mencuri perhatian berkat penampilan impresifnya bersama tim Persija Jakarta.
Pemain yang baru menginjak usia 21 tahun ini telah menunjukkan kematangan visi bermain yang sangat luar biasa.
Hingga saat ini, ia telah mencatatkan total 17 laga di Super League dengan kontribusi satu gol.
Pengalaman internasional Dony di level senior maupun junior menjadi modal berharga bagi skuad asuhan John Herdman nanti.
Bahkan sang pelatih sempat melontarkan pujian secara terbuka saat melihat aksi pemain sayap lincah milik Macan Kemayoran ini.
Selain Dony, gelandang kreatif milik Arema FC, Arkhan Fikri, juga diprediksi akan mengisi satu tempat di tim nasional.
Eksistensi Arkhan di lini tengah Singo Edan musim ini sangat vital dengan catatan 18 penampilan di liga domestik.
Arkhan sukses membukukan dua gol serta satu assist yang membuktikan efektivitasnya dalam membantu skema penyerangan timnya.
Secara statistik di level internasional, pemain berusia 21 tahun ini tercatat telah mengoleksi sebanyak tujuh caps senior.
Beralih ke sektor pertahanan, sosok Cahya Supriadi yang membela PSIM Yogyakarta kini menjadi pembicaraan hangat para pengamat.
Kiper yang saat ini berumur 23 tahun tersebut tampil sebagai tembok kokoh yang sangat sulit ditembus lawan.
Ia telah dipercaya mengawal gawang PSIM dalam 21 pertandingan selama bergulirnya kompetisi Super League musim 2025-2026.
Capaian tujuh kali nirbobol atau clean sheet menjadi bukti otentik betapa tangguhnya kualitas individu yang ia miliki.
Nama selanjutnya yang dinilai layak masuk dalam daftar panggil John Herdman adalah bek tangguh Bali United, Kadek Arel.
Kadek Arel merupakan tipe pemain yang sulit untuk digantikan di jantung pertahanan tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut.
Dirinya sudah mengumpulkan menit bermain yang cukup tinggi dengan total sebanyak 21 pertandingan di musim berjalan.
Kepemimpinannya di lapangan sudah teruji mengingat ia sering mengemban tanggung jawab sebagai kapten di Timnas U-23.
Terakhir, ada nama Toni Firmansyah yang merupakan permata muda milik klub kebanggaan warga Surabaya, Persebaya.
Meski masih berumur 21 tahun, ia sudah menembus tim utama Persebaya sejak pertengahan tahun 2023 yang lalu.
Toni telah mencatatkan 18 penampilan sepanjang musim 2025-2026 dan menyumbangkan satu assist untuk tim kebanggaan Bonek.
Kehadiran para pemain muda ini diharapkan mampu memberikan warna baru dalam permainan Timnas Indonesia di panggung dunia.
Seluruh elemen pendukung sepak bola nasional kini menantikan keputusan resmi terkait rilis daftar pemain pilihan pelatih.