Pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic Dipecat Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 05 Maret 2026 | 14:05 WIB
Pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic Dipecat Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta
Dejan Antonic (Antara)
baca 10 detik
  • Semen Padang FC resmi memecat Dejan Antonic setelah hasil imbang melawan PSIM Yogyakarta.

  • Andre Rosiade menegaskan pergantian pelatih dilakukan demi memperbaiki performa tim yang sedang menurun.

  • Pihak manajemen segera mencari pelatih baru untuk menakhodai tim menghadapi laga kontra PSBS Biak.

"Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh suporter agar Semen Padang bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan," harap dia.

Harapan besar disematkan kepada seluruh elemen tim agar bisa segera beradaptasi dengan situasi transisi yang sedang terjadi saat ini.

Target terdekat adalah menunjukkan penampilan yang jauh lebih solid saat tim harus bersua dengan kekuatan PSBS Biak nantinya.

Semangat juang para pemain diharapkan kembali berkobar demi mengamankan poin penuh dalam pertandingan-pertandingan krusial di depan mata mereka.

Andre sangat menginginkan adanya perubahan drastis dalam cara bermain tim agar bisa bersaing lebih kompetitif di kasta tertinggi.

Di sisi lain, Dejan Antonic sendiri sempat memberikan keterangan pers sebelum surat pemecatannya keluar secara resmi ke publik.

Ia mengakui bahwa hasil tanpa gol pada laga Rabu malam (4/3/2026) tersebut merupakan hasil yang sangat memukul perasaan dirinya.

Lini depan Semen Padang tampak kesulitan menembus pertahanan lawan meski telah menguasai jalannya pertandingan di hadapan pendukung sendiri.

Angelo Meneses dan rekan setimnya berkali-kali mendapatkan peluang emas di depan gawang namun gagal dikonversi menjadi sebuah gol kemenangan.

baca juga

Eks pelatih PSS Sleman tersebut mengklaim bahwa segala persiapan taktis sebenarnya sudah dilakukan secara maksimal sebelum pertandingan dimulai di lapangan.

Dejan menekankan bahwa program latihan yang ia berikan selalu mencakup aspek penajaman insting mencetak gol bagi seluruh barisan penyerang.

Namun pada kenyataannya, efektivitas permainan di atas lapangan hijau tidak berjalan sesuai dengan skenario yang telah disusun tim pelatih.

Kini mantan pelatih tersebut harus meninggalkan Padang dengan catatan yang kurang memuaskan bagi para pendukung setia Semen Padang FC.

Kekosongan posisi pelatih diharapkan tidak mengganggu fokus para pemain dalam mempersiapkan fisik dan taktik untuk pertandingan selanjutnya yang berat.

Manajemen berkomitmen akan memberikan fasilitas terbaik bagi pelatih baru agar bisa mengangkat kembali prestasi klub di level nasional.

Semen Padang FC kini berada di persimpangan jalan untuk menentukan arah kebijakan teknis mereka di sisa kompetisi BRI Super League.

Dukungan moral dari suporter sangat dibutuhkan agar para pemain tetap memiliki motivasi tinggi meskipun tanpa didampingi oleh pelatih kepala tetap.

Kehilangan poin di kandang sendiri memang menjadi masalah klasik yang harus segera dicarikan solusinya oleh manajemen dan staf kepelatihan.

Proses rekrutmen pelatih baru dipastikan akan dilakukan secara selektif untuk memastikan visi misi pelatih sejalan dengan target juara klub.

Seluruh jajaran manajemen berharap keputusan pahit ini akan membawa dampak positif yang instan bagi raihan poin tim kedepannya.

"Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh suporter agar Semen Padang bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan," harap dia.

Harapan tersebut menjadi penutup dari rangkaian drama pemecatan pelatih yang sempat menghebohkan publik sepak bola Sumatera Barat hari ini.

Kini beban berat ada di pundak asisten pelatih dan pemain untuk membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dari keterpurukan saat ini.

Masyarakat Padang tetap menaruh harapan besar agar tim kesayangan mereka tidak terus terlempar dari persaingan papan atas klasemen liga.

Waktu akan menjawab apakah pergantian nakhoda ini adalah solusi jitu atau justru menjadi risiko baru bagi perjalanan tim musim ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSIM Yogyakarta Kehilangan Ze Valente Lawan Semen Padang, Van Gastel Putar Otak

PSIM Yogyakarta Kehilangan Ze Valente Lawan Semen Padang, Van Gastel Putar Otak

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 16:25 WIB

Evaluasi Van Gastel usai PSIM Yogyakarta Kembali ke Jalur Kemenangan

Evaluasi Van Gastel usai PSIM Yogyakarta Kembali ke Jalur Kemenangan

Bola | Minggu, 01 Maret 2026 | 10:16 WIB

Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta

Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 05:26 WIB

Terkini

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Kejagung Soal Transparansi

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Kejagung Soal Transparansi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:14 WIB

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

Surakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump

Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:08 WIB

Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar

Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:06 WIB

Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart

Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:04 WIB

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:00 WIB

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:59 WIB

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi,  Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

×