-
Semen Padang FC resmi memecat Dejan Antonic setelah hasil imbang melawan PSIM Yogyakarta.
-
Andre Rosiade menegaskan pergantian pelatih dilakukan demi memperbaiki performa tim yang sedang menurun.
-
Pihak manajemen segera mencari pelatih baru untuk menakhodai tim menghadapi laga kontra PSBS Biak.
"Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh suporter agar Semen Padang bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan," harap dia.
Harapan besar disematkan kepada seluruh elemen tim agar bisa segera beradaptasi dengan situasi transisi yang sedang terjadi saat ini.
Target terdekat adalah menunjukkan penampilan yang jauh lebih solid saat tim harus bersua dengan kekuatan PSBS Biak nantinya.
Semangat juang para pemain diharapkan kembali berkobar demi mengamankan poin penuh dalam pertandingan-pertandingan krusial di depan mata mereka.
Andre sangat menginginkan adanya perubahan drastis dalam cara bermain tim agar bisa bersaing lebih kompetitif di kasta tertinggi.
Di sisi lain, Dejan Antonic sendiri sempat memberikan keterangan pers sebelum surat pemecatannya keluar secara resmi ke publik.
Ia mengakui bahwa hasil tanpa gol pada laga Rabu malam (4/3/2026) tersebut merupakan hasil yang sangat memukul perasaan dirinya.
Lini depan Semen Padang tampak kesulitan menembus pertahanan lawan meski telah menguasai jalannya pertandingan di hadapan pendukung sendiri.
Angelo Meneses dan rekan setimnya berkali-kali mendapatkan peluang emas di depan gawang namun gagal dikonversi menjadi sebuah gol kemenangan.
Eks pelatih PSS Sleman tersebut mengklaim bahwa segala persiapan taktis sebenarnya sudah dilakukan secara maksimal sebelum pertandingan dimulai di lapangan.
Dejan menekankan bahwa program latihan yang ia berikan selalu mencakup aspek penajaman insting mencetak gol bagi seluruh barisan penyerang.
Namun pada kenyataannya, efektivitas permainan di atas lapangan hijau tidak berjalan sesuai dengan skenario yang telah disusun tim pelatih.
Kini mantan pelatih tersebut harus meninggalkan Padang dengan catatan yang kurang memuaskan bagi para pendukung setia Semen Padang FC.
Kekosongan posisi pelatih diharapkan tidak mengganggu fokus para pemain dalam mempersiapkan fisik dan taktik untuk pertandingan selanjutnya yang berat.
Manajemen berkomitmen akan memberikan fasilitas terbaik bagi pelatih baru agar bisa mengangkat kembali prestasi klub di level nasional.
Semen Padang FC kini berada di persimpangan jalan untuk menentukan arah kebijakan teknis mereka di sisa kompetisi BRI Super League.
Dukungan moral dari suporter sangat dibutuhkan agar para pemain tetap memiliki motivasi tinggi meskipun tanpa didampingi oleh pelatih kepala tetap.
Kehilangan poin di kandang sendiri memang menjadi masalah klasik yang harus segera dicarikan solusinya oleh manajemen dan staf kepelatihan.
Proses rekrutmen pelatih baru dipastikan akan dilakukan secara selektif untuk memastikan visi misi pelatih sejalan dengan target juara klub.
Seluruh jajaran manajemen berharap keputusan pahit ini akan membawa dampak positif yang instan bagi raihan poin tim kedepannya.
"Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh suporter agar Semen Padang bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan," harap dia.
Harapan tersebut menjadi penutup dari rangkaian drama pemecatan pelatih yang sempat menghebohkan publik sepak bola Sumatera Barat hari ini.
Kini beban berat ada di pundak asisten pelatih dan pemain untuk membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dari keterpurukan saat ini.
Masyarakat Padang tetap menaruh harapan besar agar tim kesayangan mereka tidak terus terlempar dari persaingan papan atas klasemen liga.
Waktu akan menjawab apakah pergantian nakhoda ini adalah solusi jitu atau justru menjadi risiko baru bagi perjalanan tim musim ini.