- Bek Karim Rekik bersama keluarga kesulitan meninggalkan Uni Emirat Arab karena dokumen bayi belum tersedia.
- Kantor diplomatik Belanda di Dubai dan Abu Dhabi ditutup sementara oleh Kementerian Luar Negeri demi keamanan.
- Rekik mengkritik keras pemerintah Belanda sebab tidak dapat memproses dokumen perjalanan darurat bagi putri barunya.
Suara.com - Bek Karim Rekik mengaku terjebak di Timur Tengah setelah kesulitan meninggalkan Uni Emirat Arab bersama keluarganya.
Eks bek PSV itu mengatakan bahwa anaknya yang masih bayi tak bisa mendapat dokumen atau izin pergi meninggalkan tempat tersebut.
Rekik mengkritik keras respons pemerintah Belanda karena tidak bisa mengurus dokumen perjalanan untuk bayi yang baru lahir.
Melalui Instagram, Rekik membagikan tangkapan layar email saat mencoba mengajukan dokumen darurat bagi putrinya.
Rekik mengatakan situasi keamanan membuat keluarganya ingin segera meninggalkan kawasan tersebut.
“Kami ingin pergi secepat mungkin karena situasi di sini,” tulis Rekik dilansir dari Voetbalzone.
“Sayangnya kami belum memiliki paspor Belanda untuk putri kami yang baru lahir.”
Rencana Rekik adalah terbang ke Belanda dari Abu Dhabi atau melalui Oman. Namun, permohonan paspor yang diajukan tidak dapat diproses karena kantor diplomatik Belanda sementara ditutup.
Dalam balasan email, Kementerian Luar Negeri Belanda menjelaskan bahwa layanan dihentikan demi keamanan.
Baca Juga: Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
“Untuk keselamatan Anda dan staf kami, Konsulat Jenderal di Dubai dan Kedutaan Besar di Abu Dhabi saat ini ditutup untuk pengunjung,” tulis pihak kementerian.
Masalahnya tidak berhenti di situ. Pemerintah juga menyebut Oman tidak menerima dokumen perjalanan darurat bagi bayi.
Situasi tersebut membuat Rekik frustrasi. Mantan pemain PSV Eindhoven itu meminta pemerintah Belanda segera turun tangan.
“Tidak mungkin mendapatkan dokumen perjalanan atau dokumen darurat untuk bayi yang baru lahir agar bisa terbang ke Belanda,” tulisnya.
“Ini skandal. Tidak adakah pihak dari negara Belanda yang bisa membantu?”
Rekik, yang pernah mencatat empat penampilan bersama Timnas Belanda, bergabung dengan Al Jazira pada musim panas 2023 setelah ditebus sekitar dua juta euro dari Sevilla FC.