Masalah Imran Nahumarury dengan Malut United, Kini Resmi Jadi Pelatih Semen Padang

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:35 WIB
Masalah Imran Nahumarury dengan Malut United, Kini Resmi Jadi Pelatih Semen Padang
Imran Nahumarury (Liga Indonesia)
baca 10 detik
  • Semen Padang FC resmi menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih baru menggantikan Dejan Antonic.

  • Posisi klub saat ini terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Super 2025/2026.

  • Misi utama Imran adalah mengamankan sepuluh laga sisa agar tim terhindar dari degradasi.

Suara.com - Manajemen Semen Padang FC secara mengejutkan mengumumkan sosok nakhoda baru untuk memimpin skuad di sisa musim.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat manajemen terhadap merosotnya performa tim yang kian mengkhawatirkan di kompetisi.

Melalui kanal komunikasi digitalnya, klub berjuluk Kabau Sirah tersebut memperkenalkan Imran Nahumarury sebagai suksesor di kursi kepelatihan.

Prosesi perkenalan juru taktik baru ini dilakukan sesaat sebelum memasuki waktu ibadah bagi masyarakat di wilayah Padang.

"Welcome to coach Imran Nahumarury at SPFC," tulis Semen Padang di media sosial Instagram resmi klub pada Kamis (5/3) sore.

Imran Nahumarury sendiri merupakan sosok yang memiliki portofolio cukup mentereng saat menangani klub sebelumnya yakni Malut United.

Ia tercatat sebagai aktor utama yang berhasil mengantarkan Malut United menembus kasta tertinggi pada periode musim 2023/2024.

Di bawah asuhannya, klub tersebut sempat menjelma menjadi tim yang disegani hingga mampu bersaing di jajaran papan atas.

Namun perjalanan kariernya di sana sempat terusik oleh berbagai isu miring saat kompetisi tengah memasuki masa jeda.

baca juga

Muncul kabar mengenai gesekan internal serta perilaku negatif yang dinilai memberikan dampak buruk bagi stabilitas tim dan pemain.

Sebelum meresmikan kedatangan Imran, manajemen telah lebih dulu mengambil tindakan tegas terhadap pelatih sebelumnya yaitu Dejan Antonic.

Keputusan pendepakan Antonic diumumkan secara resmi oleh pihak klub tepat pada Kamis siang sebelum suksesornya diperkenalkan.

Langkah pemutusan kerja sama ini menjadi harga mati akibat rentetan hasil buruk yang terus menghantui klub asal Sumatera tersebut.

Dejan Antonic sendiri sebenarnya belum genap setahun menangani tim sejak didatangkan pada pertengahan Oktober tahun lalu.

Ia awalnya diproyeksikan sebagai pengganti Eduardo Almeida yang juga dianggap gagal dalam mengangkat performa tim di lapangan.

Kondisi Semen Padang FC saat ini memang sedang berada dalam situasi yang sangat kritis di tabel klasemen sementara.

Hingga pekan ke-24, tim kebanggaan warga Padang ini masih tertahan di peringkat ke-17 dengan perolehan poin yang minim.

Sejauh ini mereka hanya mampu mengumpulkan total 17 poin dari puluhan laga yang telah dilakoni sepanjang musim berjalan.

Harapan besar kini dibebankan kepada pundak Imran Nahumarury agar mampu mengubah nasib tim dalam waktu yang sangat singkat.

Target utama manajemen saat ini adalah memastikan klub tetap eksis di kasta tertinggi dan tidak terlempar ke kasta bawah.

Peluang untuk bertahan sebenarnya masih terbuka lebar mengingat kompetisi menyisakan sepuluh pertandingan krusial yang harus dimaksimalkan.

Manajemen optimistis bahwa kebangkitan bisa terjadi seperti pengalaman tim pada musim-musim sebelumnya yang berhasil lolos dari lubang jarum.

Situasi di papan bawah klasemen Super League 2025/2026 saat ini memang sedang berada dalam tensi yang sangat tinggi.

Semen Padang harus bersaing ketat dengan Persis Solo yang menghuni dasar klasemen dengan selisih poin yang sangat tipis.

Selain itu, tantangan juga datang dari PSBS Biak yang berada satu tingkat di atas mereka dengan perolehan sebanyak 18 poin.

Beberapa tim lain seperti Persijap Jepara dan Madura United juga belum sepenuhnya aman dari ancaman pergeseran posisi.

Hanya berselisih beberapa angka saja, setiap kemenangan di laga sisa akan menjadi penentu nasib tim-tim papan bawah tersebut.

Kombinasi taktik Imran Nahumarury dan mentalitas pemain menjadi kunci utama jika ingin menyalip perolehan poin pesaing terdekat mereka.

Sisa musim ini akan menjadi ujian berat bagi Imran untuk membuktikan kualitasnya di tengah tekanan besar publik Padang.

Kemenangan demi kemenangan wajib diraih segera guna menjauhkan diri dari bayang-bayang degradasi yang sudah di depan mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Van Gastel Puji Mental Baja PSIM Yogyakarta Usai Tahan Imbang Semen Padang Meski Kalah Jumlah Pemain

Van Gastel Puji Mental Baja PSIM Yogyakarta Usai Tahan Imbang Semen Padang Meski Kalah Jumlah Pemain

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:29 WIB

Pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic Dipecat Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta

Pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic Dipecat Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:05 WIB

Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Sukses Puncaki Daftar Top Skor Super League

Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Sukses Puncaki Daftar Top Skor Super League

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:15 WIB

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

News | Senin, 14 September 2026 | 12:13 WIB

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 12:10 WIB

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

×