3 Faktor yang Bikin Elkan Baggott Rawan Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Senin, 09 Maret 2026 | 20:30 WIB
3 Faktor yang Bikin Elkan Baggott Rawan Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia
Elkan Baggott saat membela Timnas Indonesia di laga uji coba melawan Libya (pssi.org)
baca 10 detik
  • Minimnya menit bermain kompetitif Elkan Baggott di Ipswich Town berpotensi menurunkan kualitas match fitness dan insting bertahannya di level internasional.
  • Kehadiran Elkan setelah dua tahun absen berisiko merusak chemistry pertahanan Timnas Indonesia yang sudah terbangun solid oleh pemain seperti Jay Idzes dan Rizky Ridho.
  • Postur tinggi Elkan membuatnya kurang lincah, sehingga rawan dieksploitasi oleh penyerang lawan yang mengandalkan kecepatan dan taktik serangan balik.

Suara.com - Kabar kembalinya Elkan Baggott ke dalam skuad Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih anyar, John Herdman, langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter.

Bek jangkung keturunan Inggris tersebut masuk dalam daftar panggil untuk menghadapi ajang FIFA Series 2026 pada akhir Maret mendatang.

Pemanggilan ini menjadi momen comeback bagi Baggott setelah dirinya absen membela Skuad Garuda selama kurang lebih dua tahun.

Kali terakhir pemain Ipswich Town tersebut mengenakan seragam Merah Putih adalah saat Timnas Indonesia kalah dari Australia pada 28 Januari 2024 di era kepelatihan Shin Tae-yong.

Meskipun kehadirannya bisa menambah kekuatan duel udara, keputusan John Herdman memanggil kembali Elkan Baggott nyatanya menyimpan sejumlah risiko taktis di lapangan.

Berikut adalah tiga ancaman negatif yang berpotensi muncul jika John Herdman memaksakan Elkan Baggott masuk ke skuad utama Timnas Indonesia:

1. Kondisi Fisik dan Minimnya Menit Bermain Kompetitif

Faktor paling mengkhawatirkan dari pemanggilan Elkan Baggott saat ini adalah minimnya jam terbang reguler sang pemain di level klub.

Sepanjang musim ini, bek berusia 23 tahun tersebut sangat kesulitan menembus skuad utama Ipswich Town di kompetisi Liga Inggris.

baca juga

Elkan lebih sering menghabiskan waktunya sebagai penghangat bangku cadangan atau bermain untuk tim usia muda di kompetisi cadangan.

Kurangnya intensitas pertandingan kompetitif ini berpotensi membuat insting bertahan dan match fitness Elkan menurun drastis saat menghadapi lawan level internasional.

Jika dipaksakan bermain, ia bisa menjadi titik lemah yang mudah dieksploitasi oleh barisan penyerang lawan yang memiliki kebugaran penuh.

2. Risiko Merusak Chemistry Lini Belakang yang Sudah Terbangun

Ancaman kedua berkaitan erat dengan stabilitas dan kekompakan komunikasi antarpemain di jantung pertahanan Skuad Garuda.

Selama hampir dua tahun absennya Elkan, Timnas Indonesia telah membangun fondasi lini belakang yang sangat solid dan padu.

Pemain-pemain seperti Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, hingga Kevin Diks telah menemukan chemistry yang kuat satu sama lain dalam berbagai pertandingan krusial.

Memasukkan kembali pemain yang sudah lama terputus dari ekosistem tim nasional berisiko merusak ritme kerja sama yang sudah terbangun rapi tersebut.

Proses adaptasi ulang Elkan dengan rekan-rekan setimnya akan membutuhkan waktu ekstra yang mungkin tidak tersedia dalam turnamen jangka pendek seperti FIFA Series.

3. Rawan Kena Serangan Balik Cepat

Ancaman ketiga yang harus diwaspadai oleh John Herdman adalah karakteristik fisik Elkan Baggott yang bisa menjadi pedang bermata dua.

Postur tubuhnya yang menjulang setinggi 1,96 meter memang menjadi keunggulan mutlak dalam duel-duel udara di kotak penalti.

Namun, postur raksasa tersebut sering kali membuat pergerakannya menjadi kurang lincah saat harus berhadapan dengan penyerang sayap berpostur kecil yang mengandalkan akselerasi.

Lawan-lawan di FIFA Series seperti St. Kitts and Nevis yang dikenal mengandalkan gaya bermain cepat dan serangan balik bisa menjadikan lambatnya transisi Elkan sebagai sasaran empuk.

Dalam skema pertahanan modern yang menuntut garis pertahanan tinggi, lambatnya recovery run seorang bek bisa berakibat fatal bagi keamanan gawang Timnas Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Keuntungan Timnas Indonesia Kembali Panggil Elkan Baggott Jelang FIFA Series 2026

3 Keuntungan Timnas Indonesia Kembali Panggil Elkan Baggott Jelang FIFA Series 2026

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 15:15 WIB

Marc Klok usai Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia: Kami Sudah Berbicara Cukup Lama

Marc Klok usai Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia: Kami Sudah Berbicara Cukup Lama

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 14:32 WIB

Tak Hanya Comeback, Provisional Skuat Garuda Juga Dihiasi Deretan Pemain Debutan!

Tak Hanya Comeback, Provisional Skuat Garuda Juga Dihiasi Deretan Pemain Debutan!

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 14:31 WIB

3 Pemain Sangat Berpotensi Debut Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

3 Pemain Sangat Berpotensi Debut Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 14:30 WIB

Marc Klok Bicara Filosofi John Herdman usai Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Marc Klok Bicara Filosofi John Herdman usai Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

×