- Pelatih Hajime Moriyasu meminta maaf karena mencoret Wataru Endo dari skuad Jepang untuk Piala Dunia 2026.
- Keputusan diambil karena tim medis menilai kondisi fisik Endo belum siap untuk tampil maksimal sepanjang turnamen.
- Ko Itakura ditunjuk menjadi kapten baru Jepang untuk memimpin tim dalam laga krusial melawan timnas Belanda.
Suara.com - Pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu, menyampaikan permintaan maaf terbuka sehari jelang laga kontra Timnas Belanda di Piala Dunia 2026.
Ia mengakui keputusan mencoret Wataru Endo dari skuad adalah langkah sulit yang menyakitkan banyak pihak.
Endo sebelumnya berjuang keras pulih dari cedera kaki yang cukup lama.
Gelandang Liverpool itu bahkan sempat tampil dalam laga uji coba melawan Islandia pada 31 Mei, memberi harapan untuk masuk skuad final.
Namun, setelah evaluasi bersama tim medis, Moriyasu memutuskan Endo belum siap tampil maksimal sepanjang turnamen.
“Berdasarkan pengamatan kami, akan sulit bagi Wataru bermain 100 persen di laga pertama maupun sepanjang turnamen,” ujarnya dilansir dari ESPN.

Keputusan tersebut membuat Endo kecewa, dan Moriyasu tidak menutupinya.
“Saya benar-benar menyesal telah menyakiti dia, keluarganya, dan semua yang mendukungnya. Saya meminta maaf kepada semuanya, tapi ini demi kepentingan tim dan Jepang,” tegasnya.
Sebagai gantinya, ban kapten Jepang akan dikenakan Ko Itakura dalam laga penting ini.
Moriyasu menilai bek Ajax itu memiliki kepemimpinan kuat dan mampu menjaga keharmonisan tim di dalam maupun luar lapangan.
“Ko memahami prinsip tim dan mampu menularkannya. Saya percaya dia bisa menciptakan atmosfer positif melalui komunikasi yang baik,” kata Moriyasu.