Batal Ambil Suaka di Australia, Keluarga Kapten Timnas Putri Iran Diduga Diintimidasi

Galih Prasetyo

Senin, 16 Maret 2026 | 12:17 WIB
Batal Ambil Suaka di Australia, Keluarga Kapten Timnas Putri Iran Diduga Diintimidasi
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia. [Dok. X]
baca 10 detik
  • Kapten timnas putri Iran, Zahra Ghanbari, membatalkan permohonan suaka di Australia karena khawatir keselamatan keluarganya di Iran.
  • Ghanbari menjadi pemain kelima yang menarik permohonan perlindungan, diduga akibat intimidasi sistematis oleh Federasi Sepak Bola Iran.
  • Tujuh pemain yang awalnya meminta suaka kini hanya menyisakan dua orang yang masih bertahan di Australia.

Suara.com - Kapten tim nasional sepak bola putri Iran, Zahra Ghanbari, memutuskan meninggalkan Australia setelah sebelumnya mengajukan permohonan suaka.

Menurut laporan dari media Barat seperti Dailymail menyebut bahwa alasan Zahra batal ambil suaka di Australia ialah kekhawatiran meningkat terhadap keselamatan keluarga para pemain yang masih berada di Iran.

Ghanbari, 34 tahun, menjadi pemain kelima yang membatalkan permintaan perlindungan.

Media pemerintah Iran melaporkan ia akan kembali ke Teheran melalui Malaysia, menyusul beberapa rekan setimnya yang lebih dulu menarik permohonan suaka dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, Zahra Soltan Meshkehkar, Mona Hamoudi, dan Zahra Sarbali juga memilih pulang.

Perubahan sikap para pemain memicu dugaan adanya tekanan terhadap keluarga mereka di Iran, terutama setelah salah satu pemain pertama yang mundur dari permohonan suaka dikabarkan menerima ancaman.

Pemerintah Australia secara resmi memberikan suaka kepada lima anggota timnas wanita Iran yang memutuskan tidak kembali ke tanah air mereka usai perhelatan Piala Asia Putri 2026. [Instagram]
Pemerintah Australia secara resmi memberikan suaka kepada lima anggota timnas wanita Iran yang memutuskan tidak kembali ke tanah air mereka usai perhelatan Piala Asia Putri 2026. [Instagram]

Sementara itu mantan pemain futsal Iran yang kini hidup di pengasingan, Shiva Amini, mengatakan sejumlah atlet kembali karena intimidasi terhadap keluarga mereka semakin berat.

Ia menyebut ada informasi bahwa Federasi Sepak Bola Iran bekerja sama dengan Garda Revolusi untuk memberi tekanan sistematis kepada keluarga para pemain.

Dari tujuh anggota tim yang sempat meminta perlindungan, hanya dua orang yang masih bertahan di Australia.

baca juga

Pemerintah Australia sebelumnya menyetujui visa kemanusiaan bagi enam pemain dan satu staf yang mengaku takut menghadapi hukuman jika kembali ke Iran.

Kontroversi bermula saat timnas putri Iran memilih diam ketika lagu kebangsaan diputar pada laga pembuka Piala Asia Wanita, 2 Maret lalu.

Aksi tersebut dianggap sebagai bentuk protes dan memicu kecaman keras di dalam negeri, bahkan sebagian media menyebut mereka sebagai pengkhianat.

Salah satu pemain dilaporkan menerima pesan suara dari keluarganya agar tidak kembali karena khawatir akan keselamatan mereka.

Pesan lain yang dikirim secara diam-diam juga meminta para pemain tetap berada di luar negeri demi menghindari risiko penangkapan atau hukuman berat.

Pemerintah Iran justru menyambut kepulangan para pemain dan menyebut keputusan itu sebagai bentuk patriotisme.

Kementerian Olahraga Iran menyatakan semangat nasional para atlet telah menggagalkan upaya pihak asing yang dituduh mencoba memanfaatkan situasi politik melalui kasus tersebut.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Belum Mau Hentikan Operasi di Iran, Isyaratkan Kesepakatan Rahasia di Tengah Ketegangan

Trump Belum Mau Hentikan Operasi di Iran, Isyaratkan Kesepakatan Rahasia di Tengah Ketegangan

News | Senin, 16 Maret 2026 | 10:44 WIB

Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran

Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran

News | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS

Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 07:55 WIB

Trump Ngambek: Minta Bantuan China, Jepang dan NATO di Selat Hormuz

Trump Ngambek: Minta Bantuan China, Jepang dan NATO di Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 07:04 WIB

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

News | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

×