- Timnas Malaysia dijatuhi sanksi dua kali kalah WO 0-3 dari Nepal dan Vietnam karena menurunkan pemain ilegal.
- Sanksi ini membuat ranking FIFA Malaysia anjlok dari posisi 121 ke 128 dunia.
- Meski tidak mendapat tambahan poin, Timnas Indonesia berpotensi naik ke peringkat 121 dunia, menyalip posisi Malaysia.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Timnas Malaysia yang harus menerima sanksi berat berupa dua kali kekalahan WO di ajang Kualifikasi Piala Asia 2027.
Sanksi dari AFC tersebut secara otomatis membuat peringkat FIFA Harimau Malaya anjlok drastis, yang secara tak langsung berpotensi menguntungkan posisi Timnas Indonesia.
Hukuman ini dijatuhkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia karena adanya pelanggaran administrasi terkait pemain yang diturunkan.
Malaysia dianggap menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam dua pertandingan krusial mereka.
Akibatnya, mereka dinyatakan kalah telak 0-3 saat berhadapan dengan Timnas Nepal dan juga Timnas Vietnam.
Dampak dari sanksi ini langsung terasa pada posisi mereka di tabel peringkat dunia.
Sebelumnya, rival serumpun Indonesia ini bertengger di peringkat 121 dunia dengan koleksi 1.145,89 poin.
Namun setelah adanya pengurangan poin akibat kekalahan WO, angka tersebut kini merosot menjadi 1.123,21.
Penurunan drastis ini membuat posisi Malaysia terjun bebas ke peringkat 128 dunia.
Lantas, bagaimana efek domino dari jatuhnya posisi Malaysia ini terhadap skuad Garuda?
Meskipun Timnas Indonesia tidak mendapatkan tambahan poin apa pun, kondisi terbaru ini berpotensi mendongkrak posisi mereka.
Saat ini, Indonesia diketahui mengoleksi total 1.144,73 poin di ranking FIFA.
Dengan terjun bebasnya peringkat Malaysia, skuad Merah Putih berpeluang besar untuk naik satu peringkat dari posisi 122 ke posisi 121 dunia.
Meski begitu, kenaikan tersebut belum bisa dianggap sebagai sebuah lompatan yang signifikan.
Lonjakan besar baru akan benar-benar terjadi jika Indonesia mampu meraih hasil positif di ajang FIFA Series 2026 akhir bulan ini.