- Manchester City mengalahkan Arsenal 2-0 di final Piala Liga Inggris, momen penting perebutan gelar Premier League.
- Gary Neville mengkritik keras kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga, atas kesalahan fatal yang dianggap blunder besar.
- Meskipun Arsenal unggul sembilan poin, Neville menilai kemenangan City ini memberikan momentum krusial dalam perburuan gelar.
Suara.com - Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai kemenangan Manchester City atas Arsenal di final Piala Liga Inggris sebagai momen krusial dalam perebutan gelar Premier League musim ini.
Neville menyebut hasil tersebut sebagai pukulan telak bagi ambisi Arsenal di Premier League.
City mengunci kemenangan 2-0 lewat dua gol cepat Nico O’Reilly di babak kedua.
Arsenal yang sempat tampil solid di babak pertama justru kehilangan arah setelah kebobolan.
Neville secara khusus mengkritik kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga, atas kesalahan fatalnya.
“Itu kesalahan besar di momen penting. Kepa benar-benar melakukan blunder,” ujarnya dilansir dari Metro.uk
Neville juga menyoroti gaya bermain Kepa yang dinilai memperlambat tempo dan mengundang tekanan lawan.
“Dia terlalu lama memegang bola, itu justru mengangkat semangat City. Itu tidak membantu Arsenal sama sekali,” tegas Neville.
Menurut Neville, performa Arsenal di babak kedua sangat mengecewakan.
“Arsenal seperti mengecil dalam pertandingan ini. Apa yang terjadi? Mereka hilang begitu saja,” katanya.
Kemenangan ini disebut memberi dorongan besar bagi City yang sebelumnya mendapat banyak kritik.
“Manchester City mendapatkan momentum yang mereka butuhkan,” ujar Neville.
Meski kalah di final Piala Liga Inggris, Arsenal masih memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan sembilan poin dari City.
Namun, Neville memperingatkan tekanan kini berbalik ke tim asuhan Mikel Arteta.
“Arsenal harus segera bangkit. Pep Guardiola pasti bangga, tapi Arteta sekarang punya pekerjaan besar,” katanya.