- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menargetkan atmosfer besar saat Timnas Indonesia menjadi tuan rumah FIFA Series 2026.
- Indonesia akan menjadi tuan rumah FIFA Series perdana menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026.
- Debut pelatih John Herdman diharapkan membawa energi baru setelah sukses membawa Kanada ke Piala Dunia 2022.
Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan atmosfer besar akan menyelimuti Stadion Utama Gelora Bung Karno saat Timnas Indonesia menjadi tuan rumah FIFA Series 2026. Terlebih, skuad Garuda kini ditangani pelatih berpengalaman, John Herdman.
Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026.
Bagi Erick Thohir, turnamen ini bukan sekadar laga uji coba internasional. FIFA Series di Jakarta menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk memulai era baru bersama Herdman.
Ajang ini sekaligus memberi kesempatan bagi publik sepak bola nasional untuk melihat wajah baru permainan skuad Garuda.
Menurut Erick, kesempatan menjadi tuan rumah ajang FIFA yang baru pertama kali digelar ini harus dimanfaatkan untuk menunjukkan kesiapan Indonesia sebagai pusat sepak bola di kawasan.
![Mantan pemain belakang timnas Portugal dan Benfica, Steven Vitoria disebut-sebut telah ditunjuk menjadi asisten John Herdman di Timnas Indonesia. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/23/32975-john-herdman-steven-vitoria.jpg)
“Kami ingin FIFA Series di GBK menjadi momentum positif," kata Erick Thohir dalam keterangan resminya.
"Bukan hanya bagi Timnas, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah pertandingan internasional dengan atmosfer yang luar biasa. Oleh karena itu, kesiapan lapangan dan fasilitas lainnya sudah dipersiapkan sebaik mungkin,” jelasnya.
Laga melawan Saint Kitts and Nevis akan menjadi debut Herdman bersama Timnas Indonesia. Sosok asal Inggris itu dikenal memiliki rekam jejak kuat di sepak bola internasional.
Ia pernah membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun.
“Coach Herdman punya rekam jejak yang jelas. Dia membangun Kanada dari tim yang tidak diperhitungkan hingga tampil di Piala Dunia," ujarnya.
"Kami berharap pengalaman itu bisa membawa energi baru bagi Timnas Indonesia,” sambung Erick.