- TOP Oss meminta KNVB menyelidiki keabsahan izin kerja pemain keturunan Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, setelah laga 13 Maret.
- KNVB menyatakan akan melakukan penyelidikan serius terhadap kasus ini karena dianggap kompleks dan membutuhkan waktu.
- Otoritas liga menegaskan hasil pertandingan musim ini tidak akan dibatalkan selama proses investigasi berlangsung.
Suara.com - Kontroversi izin kerja pemain keturunan Indonesia di kompetisi Belanda semakin memanas.
Setelah NAC Breda, kini TOP Oss resmi mengajukan permohonan ke KNVB untuk menyelidiki keabsahan pemain Indonesia, Nathan Tjoe-A-On.
TOP Oss mempertanyakan laga melawan Willem II pada 13 Maret lalu. Mereka mengikuti langkah NAC yang lebih dulu memprotes status pemain lawan dalam kompetisi resmi.
Terkait gugatan ini, pihak KNVB mengatakan akan melakukan penyelidikan serius.
“Kasus ini jelas diteliti dengan hati-hati. Ini adalah perkara kompleks dengan banyak dimensi dan membutuhkan waktu,” ujar juru bicara KNVB seperti dilansir dari ESPN.
Meski polemik berkembang, otoritas liga menegaskan tidak akan ada perubahan hasil dalam waktu dekat.
“Selama penyelidikan berlangsung, kami tidak berniat membatalkan pertandingan atau mengulang laga musim ini,” tegas pernyataan resmi tersebut.
Investigasi terhadap status kedua pemain kini berada di tangan jaksa sepak bola profesional KNVB.
Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, menegaskan posisi kompetisi tetap stabil.
“Semua pertandingan yang sudah dimainkan akan tetap dianggap sah,” katanya kepada media.
Ia menambahkan keputusan akhir masih menunggu hasil investigasi.
“Jika sudah ada sikap final dari jaksa, maka keputusan sementara ini akan kami tetapkan secara definitif,” ujarnya.
De Jong juga menekankan bahwa jaksa tidak memiliki wewenang untuk memerintahkan pertandingan ulang.
“Mereka bisa menjatuhkan sanksi seperti denda, tetapi bukan memutuskan laga harus diulang,” jelasnya.
Kontributor: Adam Ali