- Beckham Putra, gelandang Persib, siap berjuang keras demi kepercayaan pelatih baru Timnas, John Herdman.
- Persiapan tim berfokus intensif pada pematangan taktik, khususnya aspek transisi permainan dan mekanisme pressing.
- Kehadiran pemain diaspora dianggap positif karena meningkatkan kualitas dan mempercepat pembangunan chemistry tim.
Suara.com - Gelandang serang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha menunjukkan mentalitas baja dan fokus tinggi jelang laga debut Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih baru, John Herdman.
Terpilih masuk dalam skuad final berisi 23 pemain untuk FIFA Series 2026, Beckham menegaskan siap berjuang habis-habisan demi mendapatkan kepercayaan sang pelatih.
Meski pemanggilannya sempat mendapat respons kurang baik dari sebagian netizen, Beckham memilih untuk menjawabnya dengan kerja keras di lapangan latihan.
Ia mengungkapkan bahwa persiapan tim jelang laga perdana melawan Saint Kitts and Nevis berjalan sangat baik, dengan fokus utama pada pematangan aspek taktikal yang diusung Herdman.
Secara spesifik, Beckham membeberkan menu latihan intensif yang diberikan, di mana transisi permainan menjadi salah satu sorotan utama.
"Di hari pertama kami fokus ke defending. Hari kedua sempat ke attacking, dan sekarang kembali ke defending untuk pematangan jelang pertandingan pertama," kata Beckham Putra dilansir dari laman Kita Garuda.
"Kami belajar bagaimana melakukan pressing, lalu bagaimana kembali dari pressing, dan juga bagaimana keluar dari tekanan," imbuhnya.
Pemain jebolan akademi Persib ini juga mengakui dampak positif dari kehadiran para pemain yang berkarier di luar negeri.
Menurutnya pengalaman dan kualitas mereka menjadi inspirasi dan pemicu untuk saling mendukung demi membangun kekompakan tim dalam waktu persiapan yang singkat.
"Dengan adanya pemain diaspora, itu sangat membantu meningkatkan kualitas," ujar pemain Persib tersebut.
"Mereka punya pengalaman berbeda, dan kami di liga lokal juga belajar. Intinya kami saling support dan harus menyatu. Alhamdulillah chemistry sejauh ini sangat bagus," lanjutnya.
Di tengah persaingan ketat di lini tengah Timnas Indonesia yang diisi banyak pemain berkualitas, Beckham memiliki strategi tersendiri untuk merebut hati sang pelatih.
Alih-alih terbebani dengan kompetisi, ia memilih untuk fokus penuh dalam memahami dan mengadaptasi filosofi permainan yang dibawa oleh John Herdman.
"Saya lebih fokus ke taktikal. Ini pelatih baru, jadi saya harus benar-benar memahami apa yang dia mau," kata Beckham.
"Filosofinya menarik dan saya harus bisa mengikuti itu," tutup pemain berusia 24 tahun ini.