- Persib Bandung berpotensi untung finansial fantastis jika Timnas Irak lolos Piala Dunia 2026 melalui playoff.
- Irak akan menghadapi Bolivia pada final playoff 1 April 2026 untuk memperebutkan satu tiket lolos putaran final.
- FIFA akan distribusikan $355 juta kepada klub yang pemainnya berpartisipasi, termasuk babak kualifikasi seperti Frans Putros.
Suara.com - Persib Bandung berpotensi mendapatkan keuntungan finansial yang fantastis jika Timnas Irak berhasil mengamankan satu tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.
Peluang ini terbuka lebar setelah Irak dipastikan akan menantang Bolivia di partai final Playoff Antarbenua.
Timnas Bolivia sendiri melaju ke final setelah sukses menyingkirkan Suriname dengan skor 2-1 di Estadio BBVA, Jumat (27/3/2026) pagi WIB.
Pemenang dari duel Irak vs Bolivia yang akan digelar pada Rabu (1/4/2026) mendatang berhak atas satu tiket ke Amerika Utara dan akan tergabung di Grup I bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal.
Bagi Persib, kelolosan Irak akan menjadi berkah tersendiri. Pasalnya, FIFA telah mengumumkan skema baru dalam Program Manfaat Klub (CBP) yang akan mendistribusikan total dana sebesar 355 juta Dolar AS (sekitar Rp5,8 triliun) kepada klub-klub di seluruh dunia yang pemainnya terlibat dalam Piala Dunia 2026.
Yang lebih menguntungkan, skema baru ini untuk pertama kalinya juga akan memberikan kompensasi bagi klub yang melepas pemainnya di babak kualifikasi, bukan hanya di putaran final.
Dengan bek andalan mereka, Frans Putros menjadi bagian penting dari skuad Irak di babak kualifikasi dan playoff, Persib dipastikan akan mendapatkan bagian dari dana tersebut jika Irak lolos.
Presiden FIFA, Gianni Infantino menjelaskan bahwa program yang diperluas ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi besar yang diberikan klub.
"Edisi yang disempurnakan dari Program Manfaat Klub FIFA untuk Piala Dunia FIFA 2026 melangkah lebih jauh dengan mengakui secara finansial kontribusi besar yang diberikan oleh begitu banyak klub dan pemain mereka di seluruh dunia untuk penyelenggaraan babak kualifikasi dan turnamen final," kata Presiden FIFA Gianni Infantino, dikutip dari situs resmi FIFA.
"Sebanyak 355 juta dolar AS akan didistribusikan kepada klub-klub untuk melepas pemain mereka, dan ini memperkuat kolaborasi solid kami dengan Asosiasi Klub Eropa dan klub-klub di seluruh dunia saat kita semua menantikan edisi Piala Dunia FIFA yang inovatif dan inklusif secara global tahun depan," imbuhnya.
Angka ini menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan Piala Dunia 2022, di mana FIFA hanya menyalurkan sekitar Rp3,3 triliun (209 juta dolar AS) kepada 440 klub.