- Timnas Indonesia meraih posisi runner up FIFA Series 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Bulgaria pada 30 Maret 2026.
- Agenda terdekat setelah FIFA Series adalah FIFA Matchday Juni 2026 untuk evaluasi dan pembangunan fondasi tim.
- Puncak agenda 2026 adalah ASEAN Championship (Piala AFF) Juli-Agustus, di mana Indonesia berada di Grup A.
Suara.com - Perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 telah berakhir dengan status sebagai runner up.
Meski harus mengakui keunggulan tipis 0-1 dari Bulgaria di partai puncak, Senin (30/3/2026), perjalanan skuad Garuda tidak berhenti di sini.
Serangkaian agenda penting sudah menanti tim asuhan John Herdman sepanjang tahun 2026.
Turnamen mini yang menjadi debut bagi Herdman ini menunjukkan banyak sinyal positif.
Walaupun kalah di final, Indonesia mampu mendominasi penguasaan bola hingga 71 persen dan menciptakan sejumlah peluang emas yang membentur mistar gawang.
Hasil ini menjadi fondasi awal bagi sang pelatih untuk menatap agenda berikutnya.
Setelah FIFA Series, ujian selanjutnya bagi skuad Garuda adalah agenda FIFA Matchday yang dijadwalkan pada 1 hingga 9 Juni 2026.
Dalam periode ini, tim nasional lazimnya akan melakoni satu hingga dua pertandingan uji coba internasional.
Hingga saat ini, PSSI memang belum mengumumkan siapa lawan yang akan dihadapi. Namun, periode ini akan menjadi kesempatan krusial bagi John Herdman untuk melanjutkan proses pembangunan fondasi tim.
Evaluasi dari dua laga di FIFA Series, terutama soal penyelesaian akhir yang menjadi sorotan di partai final, kemungkinan besar akan menjadi fokus utama perbaikan.
Laga ini juga bisa menjadi panggung bagi para pemain muda seperti Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas untuk kembali unjuk gigi.
Puncak agenda Timnas Indonesia di tahun 2026 adalah partisipasi di Piala AFF, yang kini berganti nama menjadi ASEAN Championship.
Turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara ini akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil undian, Timnas Indonesia tergabung di Grup A. Di grup ini, skuad Garuda akan menghadapi rival-rival kuat seperti Vietnam dan Singapura, serta Kamboja dan pemenang dari laga play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Format fase grup yang kembali menggunakan sistem kandang dan tandang akan menjadi tantangan tersendiri bagi John Herdman dan pasukannya.