- Johnny Jansen secara terang-terangan mengaku berambisi membawa mantan anak asuhnya di PEC Zwolle, Eliano Reijnders, ke skuad Bali United musim ini.
- Keinginan reuni tersebut gagal terwujud karena sang pemain berlabel Timnas Indonesia itu akhirnya lebih memilih menerima pinangan dari Persib Bandung.
- Meski gagal merekrutnya, Jansen tetap menghargai keputusan berani Eliano untuk mencari pengalaman baru di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Meski gagal mengamankan tanda tangan mantan pemain didikannya, Jansen tetap menaruh respek tinggi atas keputusan berani yang diambil sang bek sayap.
"Menurut saya, itu pilihan yang bagus karena ini adalah petualangan baru baginya," ungkapnya.
"Dia bisa belajar dari pengalaman tersebut."
Sang pelatih meyakini bahwa anak didiknya itu sebenarnya masih memiliki kualitas mumpuni untuk bersaing di kasta tertinggi kompetisi Eropa.
"Meskipun dia sebenarnya bisa bermain di level yang lebih tinggi di Belanda, saya tetap melihat itu sebagai pilihan yang baik," tegasnya.
Laga Sengit Sarat Gengsi
Sayangnya, malam reuni tersebut harus berakhir dengan pil pahit bagi skuad Serdadu Tridatu yang dipaksa menyerah dengan skor tipis 2-3 dari tuan rumah.
Tiga gol kemenangan skuad Pangeran Biru dilesakkan oleh Ramon 'Tanque' de Andrade Souza, Luciano Guaycochea, dan Federico Barba.
Sementara perlawanan pantang menyerah tim tamu hanya mampu membuahkan dua gol hiburan melalui aksi Teppei Yachida dan Jordy Bruijn menjelang bubaran.
Sebagai latar belakang, pertemuan dua tim raksasa ini selalu menghadirkan tensi tinggi karena materi pemain bertabur bintang yang dimiliki oleh kedua kesebelasan.
Kehadiran sosok sekaliber Eliano Reijnders di kubu Persib semakin menegaskan tingginya daya tarik kompetisi domestik bagi para pemain keturunan berkelas Eropa.
Kontributor : Rahman