- Jayden Oosterwolde yang berdarah Indonesia-Suriname mengakui ditanya setiap bulan oleh orang tuanya untuk berganti kewarganegaraan membela skuad Garuda.
- Pemain berusia 24 tahun itu secara tegas masih menolak permintaan keluarganya karena berambisi besar untuk menembus skuad utama Timnas Belanda.
- Karier Oosterwolde sedang meroket usai dikabarkan masuk radar klub raksasa PSG dengan nilai pasar Rp312 miliar, yang makin membuka peluangnya dipanggil skuad Oranje.
Suara.com - Nama Jayden Oosterwolde jadi sorotan publik akibat ketertarikan raksasa Eropa, Paris Saint-Germain (PSG). Di samping rumor itu, fakta bahwa orang tuanya aktif mendorong sang bek untuk membela Timnas Indonesia pun kembali mencuat.
Bek tangguh milik klub Fenerbahce ini tengah menghadapi dilema batin karena harus memilih antara mengejar ambisi menembus Timnas Belanda atau memenuhi permintaan keluarga.
Sikap penolakan sementara Oosterwolde terhadap tawaran membela skuad Garuda menegaskan betapa tingginya standar persaingan sepak bola Eropa bagi para pemain keturunan berdarah Nusantara.
Rayuan Rutin Sang Ibunda
![Jayden Oosterwolde masih mengabaikan Timnas Indonesia dan lebih memilih fokus pada karier klubnya di Liga Turki. [Dok. IG/JaydenOosterwolde]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/11/79027-jayden-oosterwolde.jpg)
Di balik rumor transfer bernilai fantastis menuju ibu kota Prancis, terselip sebuah kisah personal yang sangat emosional bagi sang pemain bertahan.
Pemuda berusia 24 tahun tersebut ternyata memiliki ikatan darah yang kuat dengan Nusantara melalui garis keturunan sang ibu.
Sementara itu, darah Suriname juga mengalir di dalam nadinya yang diwariskan langsung dari pihak sang ayah.
Fakta mengejutkan terungkap saat ia melakukan sesi wawancara eksklusif bersama salah satu media olahraga terkemuka di Turki, A Spor.
Oosterwolde mengaku bahwa keluarganya tidak pernah lelah merayunya untuk mempertimbangkan karier internasional di tanah leluhur.
Sang ibu dikabarkan rutin menanyakan kesediaan putranya tersebut untuk beralih federasi dan mengenakan seragam Merah Putih.
Mimpi Besar Berseragam Timnas Belanda
"Ya, masih menjadi mimpi saya untuk bermain bagi Timnas Belanda," ucap Jayden Oosterwolde secara blak-blakan.
"Ibuku berasal dari Indonesia dan ayahku dari Suriname," tambahnya menjelaskan latar belakang keluarganya.
Tuntutan emosional dari kedua orang tuanya rupanya datang hampir setiap bulan tanpa henti.
"Jadi, mereka menghubungi saya setiap bulan menanyakan apakah saya ingin bermain untuk Indonesia atau Suriname, tetapi saya masih ingin bermain untuk Timnas Belanda," ungkapnya dengan nada tegas.