- Umuh Muchtar mengecam kepemimpinan wasit Yoko Supriyanto yang mengesahkan gol pertama Dewa United meski bola dianggap sudah keluar garis.
- Manajer Persib tersebut mempertanyakan urgensi penggunaan teknologi VAR di Liga Indonesia jika kejadian krusial di atas lapangan tidak dicek kembali.
- Meski merasa dirugikan oleh pengadil lapangan, Umuh Muchtar meminta pemain Persib tetap fokus menghadapi laga berat selanjutnya kontra Arema FC.
Misi Bangkit Pangeran Biru Jelang Lawan Arema FC
Umuh juga menyentil kegagalan wasit dalam memanfaatkan fasilitas VAR secara optimal pada momen krusial tersebut.
Ia mempertanyakan esensi keberadaan teknologi mahal tersebut jika kesalahan kasatmata di atas garis lapangan tetap tidak terkoreksi.
"Udah cuma saya cuma di perhitungan yang itu aja, yang bola pertama. Itu buat apa ada VAR gitu kan?" ucap Umuh Muchtar bertanya-tanya.
Kekecewaannya semakin memuncak karena menurut pantauannya, posisi bola sudah sangat jelas keluar dari area permainan.
"Bagaimana semua orang tahu bahwa bola udah bukan nempel di garis, sudah keluar dari garis. Nah ini yang saya sakit ya," ungkapnya.
Isu Perwasitan di Super League
Meskipun merasa dirugikan, Umuh Muchtar meminta seluruh penggawa Maung Bandung untuk segera melupakan hasil imbang yang menyesakkan tersebut.
"Ya tapi apa boleh buat lah semua ya, silakan ya. Mungkin semua akan melihat kejadian seperti itu," pungkasnya memberikan pesan pasrah sekaligus kritik.
Persib Bandung kini harus fokus penuh karena masih menyisakan enam pertandingan sisa yang sangat krusial dalam perebutan gelar juara.
Hasil imbang kontra Dewa United membuat posisi mereka di klasemen masih belum sepenuhnya aman dari kejaran tim-tim di bawahnya.
Sebagai informasi, Persib dijadwalkan akan segera menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat mendatang.
Kontributor : Rahman