Jan Olde Sebut Kartu Merah Alex Martins 'Bodoh' usai Dewa United Gagal Tekuk Persib

Arief Apriadi

Selasa, 21 April 2026 | 13:20 WIB
Jan Olde Sebut Kartu Merah Alex Martins 'Bodoh' usai Dewa United Gagal Tekuk Persib
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menyesali hasil imbang 2-2 kontra Persib Bandung. Ia soroti kesalahan pemain dan kartu merah "bodoh" Alex Martins sebagai penyebabnya. [Dok. Suara.com/Rahman]
baca 10 detik
  • Jan Olde Riekerink kecewa karena Dewa United gagal mempertahankan keunggulan 2-0 atas Persib Bandung akibat kesalahan individual pemain di lapangan.
  • Kartu merah yang diterima Alex Martins pada menit ke-63 dianggap sebagai tindakan "bodoh" yang merusak momentum kemenangan tim tuan rumah di Banten.
  • Meskipun mengantongi satu poin dari pemuncak klasemen, sang pelatih merasa timnya kehilangan dua poin berharga karena tidak menjalankan instruksi taktik dengan disiplin.

Suara.com - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya setelah kemenangan yang sudah di depan mata atas Persib Bandung mendadak sirna.

Meskipun Dewa United sempat memimpin dua gol tanpa balas, hasil imbang 2-2 di Banten International Stadium dianggap sebagai kerugian besar akibat instruksi taktik yang tidak dijalankan sempurna.

Juru taktik asal Belanda tersebut bahkan secara pedas menyoroti kartu merah yang diterima Alex Martins Ferreira sebagai titik balik kehancuran strategi timnya pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.

Petaka Kartu Merah dan Hilangnya Momentum

Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink. (Rahman)
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink. (Rahman)

Pertandingan yang berlangsung panas pada Senin (20/4/2026) malam tersebut awalnya terlihat akan menjadi milik tuan rumah sepenuhnya.

Dewa United sempat berada di atas angin berkat lesakan gol dari Alex Martins Ferreira pada menit ke-24 dan aksi menawan Ricky Kambuaya di menit ke-61.

Namun, situasi berubah drastis setelah sang pencetak gol pertama, Alex Martins, justru harus mandi lebih cepat usai menerima kartu merah pada menit ke-63.

Riekerink menilai pengusiran tersebut sebagai tindakan yang sangat tidak perlu dan merusak seluruh rencana besar yang telah dipersiapkan tim.

"Kami mendapat kartu merah yang sangat bodoh, itu hampir tidak bisa diterima," ketus Riekerink dengan nada menyesal usai laga.

baca juga

Kegagalan Menjalankan Instruksi

Pasca bermain dengan sepuluh orang, konsentrasi pertahanan Dewa United mulai rontok menghadapi gempuran bola-bola panjang dari skuad Maung Bandung.

Thom Haye berhasil memperkecil kedudukan lewat titik putih pada menit ke-77, sebelum Andrew Jung memupus harapan tuan rumah lewat gol penyeimbang di menit ke-86.

Sang pelatih merasa para pemainnya seolah kehilangan arah dan melupakan materi instruksi yang sudah ia tanamkan selama masa persiapan latihan.

"Saya pikir para pemain bisa belajar bahwa jika saya mencoba mengajarkan sesuatu, mereka harus melakukannya," tegas mantan pelatih Galatasaray tersebut.

Ia mengkritik bagaimana timnya gagal mengantisipasi strategi Persib yang cenderung mengandalkan umpan lambung langsung ke jantung pertahanan.

Realitas Poin di Klasemen Sementara

Secara hitung-hitungan perolehan poin, hasil imbang melawan pemuncak klasemen sebenarnya bukanlah catatan yang terlalu memalukan bagi Dewa United.

Akan tetapi, Riekerink merasa anak asuhnya memiliki potensi besar untuk menyapu bersih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir mereka.

"Lawan Malut di tandang dan Persib di kandang, dapat empat poin. Itu bukan hasil yang buruk, tapi saya rasa tetap saja seharusnya kami bisa dapat enam poin," tambahnya.

Ia menyadari bahwa menghadapi tim sekelas Persib memang membutuhkan fokus ekstra tinggi selama 90 menit penuh tanpa celah kesalahan sedikit pun.

"Kami kehilangan dua poin karena kesalahan sendiri. Dan kami juga memenangkan satu poin karena mereka adalah tim yang fantastis," jelasnya lagi.

Performa Dewa United

Dewa United saat ini tengah berjuang keras untuk menstabilkan posisi mereka di papan tengah guna merangkak naik ke zona yang lebih kompetitif di akhir musim.

Sepanjang kompetisi BRI Super League 2025/2026, masalah konsentrasi di menit-menit akhir pertandingan memang menjadi evaluasi rutin bagi jajaran tim pelatih Banten Warriors.

Kegagalan mempertahankan keunggulan di kandang sendiri menjadi pelajaran mahal bagi skuad Dewa United untuk menghadapi sisa pertandingan yang kian berat.

Riekerink kini dituntut untuk segera memulihkan mentalitas bertanding para pemainnya agar tidak kembali mengulangi kesalahan individual yang merugikan kolektif tim.

Kontributor : Rahman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Persib Dirugikan Wasit, Umuh Muchtar Pertanyakan Fungsi VAR

Merasa Persib Dirugikan Wasit, Umuh Muchtar Pertanyakan Fungsi VAR

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 13:05 WIB

Akhirnya Muncul, Fadly Alberto Akui Dirinya Bodoh Lakukan Tendangan Kungfu

Akhirnya Muncul, Fadly Alberto Akui Dirinya Bodoh Lakukan Tendangan Kungfu

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 11:58 WIB

Bos Bhayangkara FC Bongkar Pemicu Fadly Alberto Nekat Lakukan Tendangan Kungfu

Bos Bhayangkara FC Bongkar Pemicu Fadly Alberto Nekat Lakukan Tendangan Kungfu

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

Pernyataan Fadly Alberto Hengga Usai Viral Lakukan Tendangan Kungfu

Pernyataan Fadly Alberto Hengga Usai Viral Lakukan Tendangan Kungfu

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 10:29 WIB

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Bandung

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Bandung

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 08:55 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×