-
Niklas Sule pensiun akhir musim 2025/2026 karena rentetan cedera yang menghambat performa fisiknya.
-
Trauma cedera lutut saat melawan Hoffenheim menjadi alasan utama Sule berhenti bermain bola.
-
Bek Dortmund ini memilih pensiun demi menjaga kesehatan dan waktu berkualitas bersama anak-anak.
Suara.com - Niklas Sule secara mengejutkan mengumumkan keputusannya untuk mengakhiri karier sepak bola profesionalnya tepat pada pengujung musim 2026.
Langkah besar ini diambil oleh bek Borussia Dortmund tersebut setelah mempertimbangkan kondisi fisiknya yang terus menurun akibat rentetan cedera.
Mantan pemain Bayern Munchen ini merasa bahwa tubuhnya tidak lagi mampu menopang beban kompetisi di level tertinggi sepak bola Eropa.
![Bek Bayern Munich, Niklas Sule. [CHRISTOF STACHE / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/02/08/39766-niklas-sule.jpg)
Keputusan pensiun ini menjadi kabar emosional bagi para penggemar sepak bola di Jerman mengingat usia sang pemain yang masih kompetitif.
Sule menegaskan bahwa kesehatan jangka panjang dan kualitas hidup bersama keluarga menjadi prioritas utamanya saat ini.
Pemicu utama keputusan ini adalah insiden medis terbaru yang dialami Sule saat membela Dortmund dalam beberapa laga terakhir.
Sule mengungkapkan rasa trauma yang mendalam setiap kali merasakan nyeri di bagian lutut yang pernah mengalami cedera parah.

"Saya selalu merasa takut setiap kali ada rasa sakit muncul, pikiran saya langsung tertuju pada kerusakan ligamen," ungkap Sule.
Ketakutan akan kehilangan kemampuan berjalan normal di masa depan membuatnya memilih untuk berhenti sebelum kondisi semakin memburuk.
Baginya, tekanan mental akibat dihantui cedera ligamen (ACL) jauh lebih berat daripada persaingan di atas lapangan hijau.
Selama berkarier, Niklas Sule dikenal sebagai tembok kokoh yang sulit ditembus baik di level klub maupun tim nasional.
Puncak prestasinya terjadi saat ia membantu Bayern Munchen meraih trofi Liga Champions serta mendominasi gelar juara Bundesliga.
Bersama Timnas Jerman, Sule juga menjadi pilar penting di berbagai turnamen internasional sebelum performanya terganggu masalah kebugaran.
Kini, ia bersiap melakoni laga-laga terakhirnya di Bundesliga sebagai momen perpisahan dengan rekan setim dan para pendukung.
Dunia sepak bola akan mengenang Sule sebagai salah satu bek dengan kemampuan fisik dan visi bermain yang luar biasa di generasinya.