Sepak bola Amerika Serikat mengalami lonjakan minat dan partisipasi masif menjelang perhelatan Piala Dunia 2026.
Suara.com - Demam sepak bola kini tengah melanda Amerika Serikat dengan skala yang jauh lebih besar dibandingkan 3 dekade silam.
Kondisi ini menandai pergeseran budaya olahraga di mana sepak bola bukan lagi sekadar tontonan asing bagi warga lokal.
Data terbaru menunjukkan bahwa infrastruktur liga profesional kini telah tumbuh secara organik di hampir seluruh penjuru negeri.
![Gareth Bale mencetak gol pada menit ke 120+8' untuk membawa Los Angeles FC menyamakan kedudukan 3-3 atas Philadelphia Union dalam laga final Piala MLS 2022 di Bane of California Stadium, Minggu (6/11/2022) dini hari WIB. LAFC jadi juara usai menang adu penalti 3-0. [Twitter/@LAFC/@GarethBale11]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/07/87485-gareth-bale-lafc-piala-mls-2022-3.jpg)
Fenomena ini diprediksi akan mencapai puncaknya saat kick-off Piala Dunia 2026 dimulai pada tanggal 11 Juni mendatang.
Publik kini melihat sepak bola sebagai bagian integral dari gaya hidup harian mereka, bukan sekadar hobi musiman.
Ekonom Wake Forest, Todd McFall, memberikan pandangannya mengenai perubahan perilaku ekonomi masyarakat terhadap olahraga ini.
"Orang-orang bersedia membayar untuk menonton sepak bola," ujar McFall kepada Axios.
![Gareth Bale mengangkat trofi juara Piala MLS 2022. Dia jadi pahlawan usai mencetak gol pada menit ke 120+8' untuk membawa Los Angeles FC menyamakan kedudukan 3-3 atas Philadelphia Union dalam laga final Piala MLS 2022 di Bane of California Stadium, Minggu (6/11/2022) dini hari WIB. LAFC jadi juara usai menang adu penalti 3-0. [Twitter/@LAFC/@GarethBale11]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/07/32262-gareth-bale-lafc-piala-mls-2022-2.jpg)
"Mereka memahami sepak bola dan telah menjadikan sepak bola sebagai bagian dari hidup mereka," tambahnya.
Berdasarkan riset Nielsen, sekitar 37 persen responden meyakini ketertarikan mereka terhadap sepak bola akan terus meroket.
Peningkatan ini dibarengi dengan kemudahan akses siaran pertandingan dari berbagai liga top dunia setiap harinya.
Statistik menunjukkan bahwa jumlah pemain sepak bola tingkat SMA telah meningkat dari 7,5 persen pada 1994 menjadi 10,6 persen.
Artinya, terdapat hampir sembilan ratus ribu pelajar yang aktif berkompetisi di lapangan hijau pada periode saat ini.
Secara keseluruhan, lebih dari 16 juta orang tercatat aktif memainkan sepak bola luar ruangan di seluruh Amerika Serikat.
Transformasi ini menciptakan peluang ekonomi baru melalui pembukaan berbagai jenjang liga profesional pria maupun wanita.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem olahraga di Amerika Serikat telah matang secara kualitas dan kuantitas.
CEO Federasi Sepak Bola AS, JT Batson, menekankan pentingnya ketersediaan jalur karier yang jelas bagi para atlet.
"Anda memiliki pasar yang telah tumbuh di mana orang-orang dapat memiliki karier nyata dalam olahraga kami," ungkap Batson.
Major League Soccer (MLS) kini telah berkembang pesat hingga memiliki 30 tim sejak memulai debutnya pada tahun 1996.
Struktur liga juga diperkuat dengan kehadiran divisi bawah seperti MLS Next Pro dan USL Championship yang terus berekspansi.
Sektor sepak bola wanita tidak kalah progresif dengan rencana penambahan tim di Atlanta serta Columbus pada tahun 2028.
Bek Timnas AS dan Charlotte FC, Tim Ream, merefleksikan betapa sulitnya menjadi pemain profesional pada masa lampau.
"Sangat mudah untuk melupakan betapa langkanya bermain secara profesional di level mana pun pada tahun 1994," tutur Ream.
Ream mengenang masa kecilnya saat menyaksikan Piala Dunia 1994 di mana siaran sepak bola di televisi masih sangat langka.
Kini, teknologi digital memungkinkan siapa saja untuk menyaksikan pertandingan favorit mereka hanya melalui genggaman tangan.
Ketersediaan fasilitas lapangan berstandar internasional juga semakin merata di berbagai negara bagian untuk mendukung hobi masyarakat.
Piala Dunia FIFA mendatang akan diselenggarakan secara kolaboratif oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan juga Kanada.
Momen ini membangkitkan memori keberhasilan Piala Dunia 1994 yang menjadi titik balik awal popularitas sepak bola di Negeri Paman Sam.
Turnamen edisi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga laga final yang sangat dinantikan pada 19 Juli.