- PSSI menegaskan sepak bola Indonesia masih dalam pengawasan ketat FIFA pasca terjadinya kericuhan suporter di Sleman dan Jayapura.
- Insiden penyalaan flare di Stadion Maguwoharjo serta perusakan fasilitas di Stadion Lukas Enembe menjadi perhatian serius bagi PSSI.
- PSSI dan PT LIB akan mengevaluasi aturan larangan suporter tandang untuk menentukan kebijakan kompetisi sepak bola pada musim depan.
Evaluasi Aturan Suporter Tandang
Imbas dari insiden tersebut, PSSI memastikan larangan kehadiran suporter tamu di stadion masih berlaku hingga ada keputusan baru.
Federasi bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan menggelar rapat evaluasi untuk menentukan kelanjutan regulasi tersebut pada musim depan.
“Kita akan lihat perkembangannya. LIB akan menyampaikan laporan kepada PSSI untuk dikaji apakah aturan suporter tandang bisa dibuka atau tidak,” kata Yunus.
Meski diwarnai insiden di akhir kompetisi, PSSI tetap menyatakan penyelenggaraan liga berjalan hingga selesai. Namun, kejadian di Sleman dan Papua akan menjadi bahan evaluasi bersama.
Sebagai catatan, pengawasan FIFA terhadap sepak bola Indonesia merupakan dampak dari Tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022, yang mendorong perbaikan standar keamanan stadion nasional.